oleh

Di Kemenkeu Besok, Gubernur Jatim Dalami Obligasi Daerah

JakartaDetakpos– Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Suharso Monoarfa menyarankan Gubernur Jawa Timur membuka ruang pembeayaan 218 proyek melalui Obligasi Daerah.

“Obligasi Daerah memungkinkan untuk bisa memberikan percepatan pembangunan di Jawa Timur,” jelas Gubernur Khofifah.

Setelah sebelumnya melakukan kunjungan perdana ke Kementerian BUMN, tim roadshow Perpres No. 80 Tahun 2019 Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang kali ini dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan lawatan ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) pada Rabu (15/1).

Dirinya menjelaskan, saat ini belum ada daerah di Indonesia yang mencoba format pendanaan tersebut, sehingga, masih perlu pendalaman-pendalaman oleh tim Pemprov Jatim yang rencananya akan dilakukan di kunjungan ke Kementrian Keuangan dan Kementerian dalam negeri minggu ini.

“Besok kita akan mengonfirmasi kembali kepada Menteri Keuangan, karena regulasi Obligasi Daerah ini ada di Menteri Keuangan,” tambahnya.

Gubernur Khofifah mengaku jika format pendanaan semacam ini sesungguhnya sudah pernah didiskusikan dengan Kanwil Bank Indonesia dan Kanwil OJK Jawa Timur. Namun pertemuan siang ini, menurut Gubernur telah membuka wawasan baru bagi jajaran Pemprov Jatim terkait peluang obligasi daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini