oleh

Kementerian BUMN Tinjau Toko Semen Puncak Jaya

Puncak Jaya –  Detakpos – Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Stragis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno meninjau kesiapan logistik sejumlah toko pengecer semen dengan harga terjangkau di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena, Papua, Sabtu (12/7/2017).

Dalam kunjungannya itu, ia didampingi  Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman serta Direktur Komersial PPI, Trisilo Ari Setiyawan

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada mendapatkan pelayanan yang sama.

“Untuk itu pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat,” katanya menegaskan.

Pada kesempatan itu Bupati Puncak Jaya Henock Ibo mengatakan  mahalnya harga semen di daerahnya yang sampai mencapai Rp2 juta per zak mengakibatkan pembangunan terhambat.

Hal itu, katanya,  bisa dilihat bangunan di Kota Mulia Puncak Jaya tidak ada yang bertingkat, disebabkan mahalnya harga semen.

“Konstruksi yang ada dengan bahan kayu termasuk bangunan kantor pemkab,” katanya.

Ia menambahkan kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya pada 2017 mencapai 2.000 ton/tahun, sedangkan diproyeksikan pada  2018 akan meningkat menjadi 3,600 ton/tahun.

Penyerapan tertinggi, lanjut dia, pada proyek proyek pemerintah yang mencapai 3.000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat.

Untuk sampai ke Kabupaten Puncak Jaya, semen dari pelabuhan Timika menuju Wamena diangkut dengan menggunakan pesawat cargo dan disitribusikan menggunakan angkutan darat.

Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman mengatakan, setelah melakukan tinjauan ke toko – toko pengecer di Puncak Jaya dan Wamena pada prinsipnya mereka sudah siap untuk menjual semen sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET) yang telah ditetapkan.

“Masyarakat bisa membeli semen dengan harga terjangkau di toko toko yang ada logo BUMN hadir untuk negeri,” katanya.

Proses pengiriman perdana Semen Tonasa dari Makassar sudah sampai di pelabuhan Timika sebanyak 312 ton. Untuk selanjutnya akan didistribusikan, agar kondisi tetap baik, zak kita lapisi dengan plastik.

“Untuk menjaga jangan sampai tiba dipegunungan sudah beku dan jadi batu, karena musuh utama semen adalah air,” ucapnya. (d1/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini