oleh

Pertumbuhan Perekonomian Lamongan Tumbuh Positif

LamonganDetakpos – Pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengalami pertumbuhan positif dengan investasi sebesar Rp473,1 miliar tahun ini, meskipun perekonomian secara nasional mengalami “turbulensi”.

“Ini menunjukkan Lamongan sangat kondusif untuk invetasi. Para investor masih memberi kepercayaan untuk menanamkan modalnya di Lamongan,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lamongan Agus Hendrawan dalam release yang diterima detakpos di Bojonegoro, Jumat (9/11).

Dengan terus tumbuhnya investasi, sambung dia, diharapkan bisa berimbas secara langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah investasi tersebut terdiri dari Rp133.836.845.655 berupa investasi domestik, Rp174.726.000.000 dari Penanaman Modal Dalam negeri (PMDN), dan Rp164.558.430.000 dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA).

Pada Tribulan I, Jaka Mitra Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang jasa bounded warehousing menambah investasi Rp26.617.800.000. Sehingga total investasinya di Kabupaten Lamongan sebesar Rp713.516.600.000.

Sedangkan untuk PMA, Mahan Indo Global, perusahaan yang berasal dari India menginvestasikan 784.400 dolar Amerika Serikat. keduanya saat ini masih berupa jenis permohonan izin prinsip.

Kemudian pada tribulan II, Natpac Graha Arthamas, perusahaan yang bergerak di bidang usaha perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas menambah investasinya sebesar Rp62.092.900.000. Sehingga total investasinya di Kabupaten Lamongan menjadi sebesar Rp220.582.300.000.

Sedangkan dari PMA, Eastern Logistics perusahaan yang berasal dari Singapura menambah investasinya menjadi 38.226.600 dolar Amerika Serikat.

Kabupaten Lamongan rupanya juga menjadi favorit bagi perusahaan galangan kapal untuk beroperasi. Saat ini terdapat beberapa perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal di pantura Lamongan. Meski belum semuanya beroperasi.

Beberapa perusahaan galangan kapal yang sudah beroperasi yakni PT. Lintech Duta Pratama, Dok Pantai Lamongan, Lamongan Marine Industri, Prakitri Hasta Dharma dan PT Tri Ratna Diesel. (*/d1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini