oleh

PT TWU Tutup Kilang Minyak di Bojonegoro

BojonegoroDetakpos –  – PT Tri Wahana Universial (TWU) di Bojonegoro, Jawa Timur, memberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PKH) sebanyak 151 karyawan, karena kilang minyak ditutup tidak lagi mengolah minyak mentah produksi Blok Cepu.

Humas TWU di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro Imam Hambali, yang dimintai konfirmasi, Selasa (27/3) membenarkan TWU akan menutup kilang minyak yang dikelola di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, yang mampu mengolah minyak mentah 18.000 barel perhari.

“Semua karyawan yang terkena PHK sudah sepakat dengan besarnya uang pesangon yang diterima. PHK karyawan TWU mulai 31 Maret,” ucapnya. Ia juga mengaku termasuk karyawan yang terkena PHK.

Menurut dia,  PT TWU dengan berat hati terpaksa harus  menghentikan kegiatan produksi kilang minyak terhitung mulai 31 Januari 2018.

Hal ini disebabkan karena adanya kenaikan bahan baku minyak mentah Banyu Urip Blok Cepu, di Bojonegoro, sebesar 6 dolar Amerika Serikat per barel, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 4028 K/12/MEM/2017 tanggal 21 November 2018.

Di dalam surat itu juga disampaikan bahwa kenaikan harga minyak mengakibatkan bisnis TWU tidak ekonomis, oleh karena itu Manajemen TWU terpaksa harus menghentikan kegiatan produksi.

“Di dalam surat ini juga disertakan nama-nama 151 karyawan TWU yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK),” kata Kasi Persyaratan Ketenagakerjaan Disperinaker Bojonegoro R Fatoni.

Ia mengatakan disperinaker juga menerima surat yang berisi penutupan kilang minyak yang dikelola PT TWU di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu.

Ia menunjukkan surat yang berisi penutupan kilang minyak yang dikelola PT TWU itu tertanggal 12 Februari 2018 yang ditandatangani “HR Manager” PT TWU Hendrayadi.

“Nama-nama 151 karyawan yang di PHK juga dilampirkan di dalam surat dari PT TWU,” ucapnya. (*/d1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini