oleh

Wabup Gresik Berangkatkan Tiga Truk Elpiji Untuk BUMDes

Gresik Detakpos –  Wakil Bupati Gresik, Jawa Timur, Muhammad Qosim, memberangkatkan dua truk bermuatan elpiji masing-masing bermuatan 560 tabung elpiji 3 kilogram dan satu truk berisi gas elpiji “bright” gas 5,5 kilogram, yang dialokasikan untuk badan usaha milik desa (BUMDes).

“Dengan adanya pendistribusian elpiji ke BUMDes semoga tidak ada lagi kelangkaan elpiji di pedesaan,” kata Moch. Qosim didampingi Sekda Djoko Sulistiohadi, di Gresik, Senin (12/2).

Pemberangkatan tiga truk bermuatan elpiji itu ditandai dengan pemecahan kendi, yang dilakukan Moch. Qosim/.

Sesuai petunjuk Pertamina dari 309 Tahap awal pengiriman, ada 43 BumDes yang sudah disiapkan menjadi penyalur elpiji di desa-desa.   

Menurut “Sakles Eksekutive Elpiji Pertamina Bagus Sulistio Hadi yang didampingi penyaluran tahap awal diutamakan bagi BUMDesyang selama ini tidak ada penyalur elpiji di desanya.

Selain menyalurkan elpiji 3 kilogream, BUMDes juga diwajibkan untuk mensosialisasikan elpiji “non” Subsidi (Bright Gas) 5,5 kilogram seharga Rp65 ribu/tabung.

 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tursilowanto Hariogi didampingi Kabag Humas dan protocol Suyono menyatakan bahwa kedepan semua BUMDes berkesempatan untuk menjadi penyalur elpiji untuk masyarakat.

“BUMDes  juga di arahkan untuk memasarkan produk PT Wilmar Nabati dan PT Unilever untuk masyarakat desa,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, juga dijajaki kemungkinan BUMDes bisa menjadi penyalur puput PT Petrokimia Gresik. Dengan demikian, akan memotong rantai distribusi sehingga masyarakat akan mendapatkan barang yang murah.

“BUMDes sebagai agen perekonomian desa sesuai Permendes 4/2015 dan Perda Gresik Nomer 3 tahun 2017 segera terwujud,” ucapnya. (*/sdm)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini