Detakpos.Com https://detakpos.com Karena berita bukan cuma katanya Wed, 28 Oct 2020 01:44:02 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 https://detakpos.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-detak-32x32.png Detakpos.Com https://detakpos.com 32 32 Produksi Padi 2020 Meningkat, Indonesia Tak Perlu Impor Beras https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/produksi-padi-2020-meningkat-indonesia-tak-perlu-impor-beras/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=produksi-padi-2020-meningkat-indonesia-tak-perlu-impor-beras https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/produksi-padi-2020-meningkat-indonesia-tak-perlu-impor-beras/#respond Wed, 28 Oct 2020 01:44:02 +0000 https://detakpos.com/?p=36209 JakartaDetakpos.com-Kinerja sektor pertanian di tahun 2020 menorehkan hasil yang menggembirakan. Melansir data penghitungan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 15 Oktober 2020, perkiraan produksi padi 2020 mengalami peningkatan 1,02 % dibanding tahun sebelumnya.

Produksi padi pada 2020 sebesar 55,16 juta ton GKG (Gabah Kering Giling), mengalami kenaikan 556,51 ribu ton dibandingkan produksi 2019 sebesar 54,60 juta ton GKG.

Tentang hal ini, Pemerhati Kebijakan Pertanian, Prof. Pantjar Simatupang menilai peningkatan produksi padi ini merupakan berita gembira dan prestasi membanggakan di tengah aneka berita sedih dan kegagalan akibat dampak pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Capaian ini membenarkan kebijakan pemerintah, di mana penghujung bulan Oktober ini belum mengumumkan akan melakukan impor beras dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak perlu mengimpor beras pada tahun 2020.

“Indonesia tidak perlu mengimpor beras pada tahun 2020 ini. La Nina dalam dua bulan ke depan harus dijadikan peluang untuk memacu peningkatan produksi padi musim tanam 2020/2021 sehingga pada 2021 pun tidak perlu impor beras,” demikian ujar Pantjar di Bogor, Selasa (27/10/2020).

Ia membeberkan tidak perlunya impor beras bukan semata-mata karena terjadi peningkatan produksi padi tersebut. Namun demikian, ada beberapa pertimbangan kunci yang menjadi penentu kebijakan impor beras.

“Pertama, stok beras Bulog pada akhir tahun mencukupi jika sekitar 1,0 sampai 1,5 juta ton. Realitasnya, Bulog mengatakan bahwa stok beras pada awal Januari 2020 adalah 2,2 juta ton, sedangkan hingga pertengahan Oktober 2020 volumen serapan gabah petani mencapai 988 ribu ton setara beras dan penyaluran 1,56 juta ton, sehingga stok adalah 1,628 juta ton. Stok Bulog pada akhir Desember 2020 diperkirakan aman di sekitar 1,5 juta ton,” beber Pantjar.

Pertimbangan kedua, kata Pantjar, mengacu norma FAO bahwa stok beras nasional cukup dengan SUR (Stock Utilization Ratio) di atas 18%. Realitasnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan stok pada awal Januari 2020 mencapai 5,90 juta ton, produksi sebesar 31,63 juta ton, dan konsumsi sebesar 29,37 juta ton sehinggga SUR juga aman di 27,78%.

“Ketiga, beras eceran telah menunjukkan gejala akselerasi peningkatan musim paceklik sejak bulan September. Realitasnya, BPS mencatat harga beras eceran menurun 0,12 persen pada Agustus dan berlanjut menurun 0,06 persen pada September 2020. Ini menunjukkan sentimen pasar yang tidak mengalami langka pasok. Artinya, sentimen pasar beras positif stabil,” terangnya.

Keempat, sebut Pantjar, produksi padi tidak menurun sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan beras pada tahun berjalan. Kriteria ini didasarkan pada laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,49%/tahun dan kecenderungan penurun konsumsi beras per kapita sekitar 1,5%/tahun sehingga total konsumsi beras diperkirakan tetap. Realitasnya, angka sementara BPS menunjukkan bahwa produksi padi 2020 meningkat 1,02%.

“Konsumsi beras pada tahun 2020 diperkirakan menurun sebagai akibat dari penurunan aktivitas ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 khususnya pada sektor rumah makan, restoran, katering, hotel, dan pariwisata yang banyak menggunakan beras. Dengan demikian, produksi beras 2020 diperkirakan tidak defisit, bahkan Kementerian Pertanian memperkirakan surplus produksi beras sebesar 2,26 juta ton.

Kelima, Pantjar menuturkan yang menjadi pertimbangan kunci pengambilan keputusan impor beras yakni prospek produksi padi dan kondisi sosial politik tahun depan. Realitasnya, BMKG dan Lembaga-Lembaga Meteorologi global telah menyatakan bahwa fenomena La Nina intensitas lemah hingga sedang telah muncul sejak September 2020 dan diperkirakan akan berlangsung hingga April 2021.

“La Nina intensitas lemah hingga sedang dan cukup lama sekitar 6 bulan atau lebih berdampak positif terhadap produksi padi Indonesia karena meningkatkan ketersediaan air untuk usaha tani. Artinya, kondisi sosial politik pada tahun 2021 diperkirakan stabil sehingga tidak akan menimbulkan gangguan terhadap pasar beras,” tuturnya.(d/5).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/produksi-padi-2020-meningkat-indonesia-tak-perlu-impor-beras/feed/ 0
Positivity Rate 7%, Prosentase Kasus Aktif Jatim Terendah Kedua https://detakpos.com/kabar/positivity-rate-7-prosentase-kasus-aktif-jatim-terendah-kedua/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=positivity-rate-7-prosentase-kasus-aktif-jatim-terendah-kedua https://detakpos.com/kabar/positivity-rate-7-prosentase-kasus-aktif-jatim-terendah-kedua/#respond Tue, 27 Oct 2020 23:12:49 +0000 https://detakpos.com/?p=36207 SurabayaDetakpos.com- Per 26 Oktober 2020, berdasarkan pengolahan data yang dirilis oleh Kemenkes RI, 5 Provinsi dengan prosentase Kasus Aktif terendah di Indonesia adalah Gorontalo yakni 2,66%, Jawa Timur yakni 4,55%, Kalimantan Selatan yakni 5,97%, Bali yakni 6,95% dan Maluku Utara yakni 8,67%.

Secara kuantitatif, kasus Aktif COVID-19 di Jawa Timur juga menjadi terendah dibandingkan provinsi besar lain di Jawa, dimana total kasus aktif COVID-19 Jawa Timur sebanyak 2.352 kasus, sedangkan Jawa Tengah sebanyak 3.762 kasus, Jawa Barat 9897 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 11.473 kasus.

Sedangkan jumlah kasus yang dites selama periode 19 – 25 Oktober 2020 mencapai 27.279 kasus dengan kasus positif yang ditemukan sebanyak 1.941 atau setara dengan positivity rate 7%. Jumlah kasus yang dites naik dari minggu sebelumnya tanggal 12-18 Oktober 2020 yakni 24.703 kasus yang diperiksa dengan kasus positif 1.939 atau setara dengan positivity rate 8%.

“Tentunya pencapaian ini harus kita pertahankan bersama dengan makin memperketat protokol kesehatan untuk terus mengendalikan penyebaran Covid-19,” tandas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, penegakan protokol kesehatan di Jatim saat ini telah menjangkau sekitar 3.5 juta warga melalui operasi Yustisi. Dimana, per 26 Oktober 2020 Operasi Yustisi di Jatim telah digelar di 251.653 titik dengan jumlah orang yang ditegur sebanyak 2.612. Kerja sosial sebanyak 403.692 orang, denda administratif kepada 60.190 orang, sita KTP Sebanyak 69. 837 orang, penutupan 71 tempat usaha serta 4 orang mendapatkan kurungan.

Khofifah berpesan, meskipun Jatim sudah bebas dari Zona Merah, yaitu per tanggal 27 sore tercatat zona kuning di jatim di 23 kabupaten/ kota (60%) dan zona orange sebanyak 15 kabupaten/kota (40%), pihaknya terus mewanti-wanti masyarakat agar jangan sampai lengah dalam menerapkan protokol kesehatan maupun dalam pelaksanaan 3M.

“Jatim telah menunjukkan hasil yang pesat dalam penanganan COVID-19, namun kita harus ingat pandemi ini belum usai. Kewaspadaan harus ditingkatkan, protokol kesehatan juga harus terus ditegakkan sembari menunggu vaksin yang efektif untuk COVID-19. Saya optimis bersama warga Jawa Timur, kita semua bisa melewati pandemi COVID-19 dengan hasil yang terbaik,”pungkas Khofifah. (*hms)

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/positivity-rate-7-prosentase-kasus-aktif-jatim-terendah-kedua/feed/ 0
PSSI dan Kemenpora Sepakat Kompetisi Segera Bergulir https://detakpos.com/olahraga/pssi-dan-kemenpora-sepakat-kompetisi-segera-bergulir/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pssi-dan-kemenpora-sepakat-kompetisi-segera-bergulir https://detakpos.com/olahraga/pssi-dan-kemenpora-sepakat-kompetisi-segera-bergulir/#respond Tue, 27 Oct 2020 23:00:40 +0000 https://detakpos.com/?p=36204 JakartaDetakpos.com-PSSI dan Kemenpora kembali dipertemukan dalam sesi webinar yang dilakukan oleh salah satu media, bernama BaBe (Baca Berita), Selasa (27/10).

Keduanya satu suara dan sepakat agar kompetisi di Indonesia harus segera bergulir, meski di tengah pandemi Covid-19.

Mochamad Iriawan dan Zainudin Amali hadir langsung sebagai nara sumber sebagai perwakilan dari PSSI dan Kemenpora. Turut hadir pula legenda timnas Indonesia era 90-an, Kurniawan Dwi Yulianto.
Dalam sesi tersebut,

Mochamad Iriawan menyampaikan pemaparannya mengenai road map persiapan Tim Nasional Indonesia U-19 yang nantinya akan bermain di Piala Dunia U-20 tahun 2021, yang sudah dilakukan dan yang nantinya akan dilakukan oleh timnas U-19 di bawah asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong.
“Kami masih berharap kompetisi bisa segera bergulir. Pelatih juga sudah punya road map sendiri. Piala Dunia menunjukkan kalau Indonesia dapat sukses menjadi tuan rumah yang baik dan berprestasi.

Untuk itu, kompetisi harus berjalan, karena muara dari kompetisi nantinya ke timnas. Dengan kompetisi, pemain juga bisa merasakan atmosfir sesungguhnya dalam suatu pertandingan,” tutur Iriawan.

“Kami sudah punya panduan protokol kesehatan (untuk kompetisi). Protokol kesehatan sudah dibuatkan bukunya. Memakai masker, dll sudah dilakukan saat pemain timnas melakukan TC baik di Indonesia maupun luar negeri, jadi untuk melakukan kompetisi, perlakuaannya akan sama dan ketat,” tegasnya.
Sejalan dengan Iriawan, Menpora Zainudin Amali pun mendukung agar kompetisi di Indonesia dapat berjalan kembali. “Seperti yang sudah dikatakan oleh Ketum PSSI, bahwa dengan persiapan yang sudah dilakukan oleh federasi, mengenai persiapan kompetisi, dengan menerapkan protokol kesehatan, maka betul, kompetisi harus segera diputar. Kompetisi pun juga dibutuhkan untuk perkembangan kemampuan pemain nantinya agar mereka siap di Piala Dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Kurniawan Dwi Yulianto juga mengatakan hal yang sama. Mantan pemain timnas itu menyampaikan pesan untuk para pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 nanti.
“Pemain harus membuktikan bahwa talenta dari Indonesia bagus. Pemain harus mengembangkan diri, banyak talent scouting, jadi mereka harus berusaha. Bersama klub yang bermain di kompetisi, mereka bisa mulai untuk mengasah kemampuan sepak bolanya demi menghadapi Piala Dunia nanti,” kata Kurniawan.(hms).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/olahraga/pssi-dan-kemenpora-sepakat-kompetisi-segera-bergulir/feed/ 0
Expo SMA Double Track, Jatim Gagas Akses Perbankan  untuk Millenial https://detakpos.com/gita-cita-pelajar/expo-sma-double-track-jatim-gagas-akses-perbankan-untuk-millenial/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=expo-sma-double-track-jatim-gagas-akses-perbankan-untuk-millenial https://detakpos.com/gita-cita-pelajar/expo-sma-double-track-jatim-gagas-akses-perbankan-untuk-millenial/#respond Tue, 27 Oct 2020 14:45:56 +0000 https://detakpos.com/?p=36201 SurabayaDetakpos.com– Di tengah pandemi Covid-19,  tidak menyurutkan kinerja Pemprov Jatim dalam meningkatkan kualitas generasi milenial.

Kali ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkesempatan membuka Virtual Expo SMA Double Track di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa(27/10).

Virtual Expo SMA Double Track ini sendiri, memamerkan  hasil karya para siswa dari Jatim yang sudah melalui proses asuhan dan asahan Tim ITS  melalui program SMA Double Track. Meskipun diselenggarakan secara virtual, nilai dari pertemuan dan format seperti ini tidak mengurangi makna dan semangat para siswa dalam memamerkan karyanya hasil dari proses selama ini.

“Format sepert ini efektif di saat pandemi, dan ini merupakan  bagian dari ikhtiar kita. Format semacam ini sudah dilakukan beberapa waktu lalu seperti Festival Ekonomi Syariah dan Jatim Fair. Format secara virtual disajikan secara tri dimension dan four dimension, sehingga pengunjung platform bisa mengetahui segala produk sangat jelas, ” ujarnya.

Dengan dipamerkannya hasil karya para siswa SMA Double Track, Gubernur Khofifah berharap  agar para generasi millenial untuk dibangunkan akses permodalan. Pihaknya, juga sudah berkomunikasi dengan Kadispendik Jatim untuk merealisasikannya.  Tujuan adanya akses permodalan ini sangat baik, yaitu agar generasi millenial bisa mengembangkan hasil karya untuk cakupan lebih luas. Akses permodalan ini bisa melalui berbagai lembaga misalnya dengan Bank Jatim atau Bank UMKM Jatim.

“Dua opsi tersebut memungkinkan karena kita bisa melakukan konektifitas agar para anak dengan ide dan kreatifitas yang brilian bisa mendapatkan support dari pemerintah,” terang Khofifah.

Adapun alternatif lain lanjut Khofifah, yaitu dengan merangkul corporate Social responsibility (CSR).  Misal kesulitan juga, ada alternatif lainnya yaitu seperti dana murah, program pemulihan ekonomi nasional (PEN),  dan Dagulir.  Oleh sebab it, Khofifah meminta kepada Kadispendik Jatim agar terlebih dahulu membangun akses dengan Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim.

“Apabila sudah ada akses misal anak anak bisa secara sendiri atau berkelompok  untuk mengakses permodalan secara kredit. Insyallah apabila ada upaya kita juga bisa mendapatkan CSR,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Mensos RI ini menyampaikan siswa yang sudah mengikuti program SMA Double Track diminta agar  membentuk kelompok atau ruang diskusi. Jadi, semisal ada masalah tentang pengembangan ide atau usaha bisa saling memberikan semangat dan mencari jalan keluar bersama.

“Forum discussion group (FDG) semacam ini juga penting, karena setiap personal akan memiliki  dinamika pasar yang berbeda-beda. Dengan FDG akan menciptakan solusi bersama untuk maju. Dengan mencari dan membangun pikiran secara bersama sama adalah salah satu solusi menyelesaikan masalah, ” ucapnya.

Gubernur Khofifah juga mengingatkan bahwa Jatim memiliki program Millenial Job Center (MJC). MJC adalah program Pemprov Jatim yang bertujuan membangun format Gig Ekonomi di Jatim. Didalam MJC  berkumpul banyak talent dan  anak muda. Bagi millenial yang bergabung akan mendapatkan mentor dari banyak pelaku e-commerce. Para talent akan ditemukan dengan klien (perusahaan) untuk magang kerja dan tentunya mendapatkan sertifikasi. (Hms*)

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/gita-cita-pelajar/expo-sma-double-track-jatim-gagas-akses-perbankan-untuk-millenial/feed/ 0
Ketum PSSI Puas Progres Timnas U-19 Selama TC di Kroasia https://detakpos.com/olahraga/ketum-pssi-puas-progres-timnas-u-19-selama-tc-di-kroasia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ketum-pssi-puas-progres-timnas-u-19-selama-tc-di-kroasia https://detakpos.com/olahraga/ketum-pssi-puas-progres-timnas-u-19-selama-tc-di-kroasia/#respond Tue, 27 Oct 2020 13:18:10 +0000 https://detakpos.com/?p=36198 JakartaDetakpos.com-Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi dan puas terhadap perkembangan pemain tim nasional Indonesia U-19 selama pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Apalagi ia setiap hari selalu memantau perkembangan skuat Garuda Muda.

Seperti diketahui, Garuda Muda menjalani TC dan sejumlah agenda uji coba selama dua bulan di negeri berjuluk Vatreni tersebut. David Maulana dan kawan-kawan berada di Kroasia sejak 30 Agustus lalu hingga 26 Oktober 2020 besok.

“Alhamdulillah perkembangan pemain semakin baik. Bisa dilihat dari performa mereka yang meningkat pada setiap laga uji coba. Seluruh pemain juga berlatih dan bermain dengan kerja keras, semangat dan berjuang secara maksimal. Mereka harus menjaga terus performa, konsistensi, dan jangan cepat puas,” kata Iriawan

Pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut juga mengapresiasi kinerja pelatih Shin Tae-yong dan seluruh ofisial yang telah membuat progres timnas U-19 menjadi lebih baik.

“PSSI selalu mendukung program pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia. Untuk program TC selanjutnya kami akan berdiskusi dengan pelatih Shin tae-yong serta Direktur Teknik Indra Sjafri, apalagi setelah timnas U-19 tidak jadi mengikuti turnamen Toulon Prancis karena batal digelar,” tambah Iriawan.

Timnas U-19 akan mendarat di Tanah Air pada Selasa (27/10/2020) malam. Setelah itu, David Maulana dan kawan-kawan mendapat libur dan kembali ke daerah masing-masing selama beberapa hari.
Garuda Muda menjalani sebelas laga uji coba selama di Kroasia yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1 dan 0-0), Hajduk Split (4-0). Selain itu juga menggelar satu kali internal game.

TC di Kroasia sebagai persiapan menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021 mendatang. Selain itu, Garuda Muda akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.(hms).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/olahraga/ketum-pssi-puas-progres-timnas-u-19-selama-tc-di-kroasia/feed/ 0
Lamongan, Sukses Program KB di tengah Pandemi https://detakpos.com/kesra/lamongan-sukses-program-kb-di-tengah-pandemi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lamongan-sukses-program-kb-di-tengah-pandemi https://detakpos.com/kesra/lamongan-sukses-program-kb-di-tengah-pandemi/#respond Tue, 27 Oct 2020 12:47:18 +0000 https://detakpos.com/?p=36195 Lamongan-Detakpos.com-Lamongan pemegang rekor tertinggi di Jawa Timur bahkan Nasional dalam jumlah kampung KB, yakni 107 yang tersebar di 27 kecamatan.

Hal tersebut diungkapkan  perwakilan BKKBN Jatim, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Uni Hidayati, saat pencanangan Kampung KB Tangguh Kabupaten Lamongan, di Balai Desa Balun Kecamatan Turi (27/10).

“1.421 kampung KB yang ada di Jawa Timur, paling banyak adalah Kabupaten Lamongan, pemegang rekor tertinggi di Jatim dan Nasional,” ujar Uni Hidayati.

Ditambahkan, Kampung KB dibentuk sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan keluarga serta masyarakat. Kampung KB bukan hanya mengurus tentang perihal kontrasepsi, melainkan urusan semua aspek keluarga agar menjadi keluarga yang berkualitas.

Menurut Uni, ukuran keberhasilan kampung KB tercermin dari tercapainya delapan fungsi keluarga, meliputi fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Fadeli juga menyatakan, Kabupaten Lamongan memiliki ketahanaan luar biasa, karena sebelum dibentuk berbagai kampung tangguh, Lamongan sudah memiliki 107 kampung KB tangguh dengan tujuan pengendalian penduduk, ekonomi, dan kesehatan.

“Laju pertumbuhan penduduk di Lamongan cukup terkendali, yakni 0,887 persen dan rata-rata kelahiran 1,91. Berarti rata-rata setiap keluarga memiliki anak di bawah dua,” ucap Fadeli.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Umuronah mengungkapkan, bahwa pada masa pandemi Lamongan aman dari baby boom atau ledakan angka kelahiran bayi yang ditakutkan dapat terjadi sebagai akibat pandemi covid-19.(d/6).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kesra/lamongan-sukses-program-kb-di-tengah-pandemi/feed/ 0
Kementerian PANRB: 28 dan 30 Oktober 2020 Cuti Bersama https://detakpos.com/pemerintahan/kementerian-panrb-28-dan-30-oktober-2020-cuti-bersama/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kementerian-panrb-28-dan-30-oktober-2020-cuti-bersama https://detakpos.com/pemerintahan/kementerian-panrb-28-dan-30-oktober-2020-cuti-bersama/#respond Tue, 27 Oct 2020 09:39:44 +0000 https://detakpos.com/?p=36191 JakartaDetakpos.com- Masyarakat diimbau teliti atas beredarnya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait hari libur nasional dan cuti bersama. SKB resmi yang dijadikan acuan cuti bersama dan libur nasional tahun 2020 adalah SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB No. 440/2020, 03/2020, 03/2020.

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji menerangkan bahwa SKB tersebut bisa dilihat pada situs jdih.menpan.go.id. “Dalam SKB tersebut, tanggal 28 dan 30 Oktober 2020 adalah cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW,” jelas Dwi, Selasa (27/10).

Sedangkan tanggal 29 Oktober 2020 adalah hari libur nasional untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. SKB tersebut ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Fachrul Razi, serta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah.

Lanjutnya dikatakan, cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan bagi ASN. Hal ini berdasarkan Keppres No. 17/2020 tentang Cuti Bersama Pegawai ASN Tahun 2020.

Dengan cuti bersama dan libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, berpotensi terjadi mobilisasi masyarakat ke lokasi wisata. Namun, Presiden Joko Widodo mengimbau agar momen ini tidak menjadi penyebab melonjaknya angka positif Covid-19.

“Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid-19,” ujar Presiden Jokowi, pada keterangan persnya.

Namun, untuk warga yang memiliki kepentingan mendesak pada rentang waktu tersebut, diharapkan agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga menegaskan agar masyarakat menghindari kerumunan.

]]>
https://detakpos.com/pemerintahan/kementerian-panrb-28-dan-30-oktober-2020-cuti-bersama/feed/ 0
KPK Diminta Usut Rp 252,78 T, Uang Daerah “Ngendon” di Bank https://detakpos.com/hukum-kriminal/kpk-diminta-usut-rp-25278-t-uang-daerah-ngendon-di-bank/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kpk-diminta-usut-rp-25278-t-uang-daerah-ngendon-di-bank https://detakpos.com/hukum-kriminal/kpk-diminta-usut-rp-25278-t-uang-daerah-ngendon-di-bank/#respond Tue, 27 Oct 2020 06:56:04 +0000 https://detakpos.com/?p=36189 JakartaDetakpos.com-Kementerian Dalam Negeri menemukan ada anggaran daerah sebesar Rp 252,78 triliun yang di simpan di bank dalam bentuk deposito,

Menanggapi hal itu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
mendesak Kemendagri segera memanggil Kepala Daerah terkait untuk melakukan klarifikasi anggaran daerah yang disimpan dalam bentuk deposito tersebut, guna diketahui tujuannya.

Jika untuk kepentingan pribadi, menurut dia, Kemendagri dapat juga meminta bantuan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk mengusut temuan tertebut dengan terlebih dahulu mendalami peristiwa yang terjadi, dengan mengumpulkan data serta keterangan yang valid sehingga nantinya KPK dapat menentukan sikap lebih lanjut atas temuan tersebut.

“KPK dapat menindak tegas oknum apabila terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan kekuasaan terhadap anggaran daerah sesuai dengan hukum positif yang berlaku,”ungkap Bamsoet di Jakarta, Selasa, (27/10/2020).

Mendorong pemerintah meminta kepada kepala daerah agar segera menggunakan dana yang ada untuk kegiatan atau program daerah yang diprioritaskan, seperti program untuk menangani krisis pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi, terutama dalam menjaga tingkat inflasi yang kondusif.

Dia pun mendorong pemerintah dapat mengevaluasi realisasi belanja APBD secara berkala, sekaligus mengawasi, memantau dan mengendalikan pelaporan capaian realisasi anggaran sebagai upaya pemerintah mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran daerah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.(d/2).

Editor: AAdib

]]>
https://detakpos.com/hukum-kriminal/kpk-diminta-usut-rp-25278-t-uang-daerah-ngendon-di-bank/feed/ 0
Survei Indikator: Mayoritas Masyarakat Minta Pilkada 2020 Ditunda https://detakpos.com/politik/survei-indikator-mayoritas-masyarakat-minta-pilkada-2020-ditunda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=survei-indikator-mayoritas-masyarakat-minta-pilkada-2020-ditunda https://detakpos.com/politik/survei-indikator-mayoritas-masyarakat-minta-pilkada-2020-ditunda/#respond Mon, 26 Oct 2020 23:26:56 +0000 https://detakpos.com/?p=36186 JakartaDetakpos.com -Sebanyak 50% responden dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia menginginkan agar Pilkada Serentak 2020 ditunda, sementara 43% responden meminta agar Pilkada tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwalnya yakni, 9 Desember 2020.

“Pilkada serentak, di survei kami Dari 1.257 persen responden itu tinggal di wilayah yang akan melakukan pilkada serentak tahun ini,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei yang bertajuk “Politik, Demokrasi dan Pilkada di Era Pandemi” yang dilakukan secara daring, Minggu (25/10/2020).

Burhanuddinenjelaskan, sebanyak 43% responden yang tinggal di wilayah yang akan melaksanakan Pilkada tahun ini menyatakan setuju Pilkada untuk dilanjutkan. Sedangkan 47,9% ingin agar pilkada tidak dilanjutkan pada tahun ini.
“Apa artinya? Artinya, split. Di kalangan wilayah yang akan pilkada atau tidak sama-sama kuat,”ungkapnya dilansir Sindonews.com

Sementara, sambung Burhanuddin, pihaknya memiliki 40-an% responden yang tidak tinggal di wilayah yang akan pilkada, seperti DKI Jakarta, dan beberapa wilayah lainnya. “Itu lucu, semakin tidak tinggal di wilayah yang nggak ada pilkadanya, semakin minta ditunda, padahal nggak ada pilkada di situ,” ujar Burhanuddin.

Karena itu, menurut dia, tuntutan pilkada ditunda itu lebih kuat di wilayah yang tidak akan melaksanakan pilkada pada tahun ini, ada kecenderungan masyarakat di daerah itu lebih paranoid.

Dia menduga, ada kekhawatiran pilkada di kabupaten tetangga potensi Covid-19 akan meningkat lalu menyebar ke kabupaten/kota mereka lalu bisa tertular. “Tapi wilayah yang ada pilkadanya lebih siap, lebih nekat lebih berani lah berani,” imbuhnya.

Dengan demikian, Burhanuddin melanjutkan, secara total responden yang menginginkan pilkada dibatalkan 50% dan 43% tetap lanjut. Menurutnya, ada kontributisi dari pernyataan PBNU, Muhammadiyah dan beberapa elemen masyarakat lainnya.

“Sebanyak 43 persen total seluruh responden seluruh wilayah yang mengatakan sebaiknya tidak ditunda. Meskipun sedikit lebih banyak yang meminta penundaan,” terangnya.

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/politik/survei-indikator-mayoritas-masyarakat-minta-pilkada-2020-ditunda/feed/ 0
Komnas Haji dan Umrah: Dirjen Haji Mesti Diisi Pejabat Internal Kemenag https://detakpos.com/pemerintahan/komnas-haji-dan-umrah-dirjen-haji-mesti-diisi-pejabat-internal-kemenag/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=komnas-haji-dan-umrah-dirjen-haji-mesti-diisi-pejabat-internal-kemenag https://detakpos.com/pemerintahan/komnas-haji-dan-umrah-dirjen-haji-mesti-diisi-pejabat-internal-kemenag/#respond Mon, 26 Oct 2020 15:14:04 +0000 https://detakpos.com/?p=36184 JakartaDetakpos.com-Nizar Ali Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umarh (Dirjen PHU), telah menempati pos baru, dilantik menjadi Sekterais Jenderal (Sekjen) Kementrian Agama. Dengan demikian jabatan Dirjen PHU sedang kosong.

Menanggapai hal tersebut, Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj berharap jabatan yang ditanggal Nizar Ali tersebut jangan terlalu lama kosong, sebab urusan haji dan umrah merupakan persoalan vital yang harus ditangani oleh pejabat definitif secara terus menerus dan berkesinambungan.

“Meski musim haji masih lama, akan tetapi pekerjaan yang terkait harus terus dilakukan, karena bersangkutan berbagai aspek penting, baik di dalam maupun di luar negeri,”ungkap Mustolih di Jakarta, Senin (26/10/2020).

Begitu pula dengan sector umrah, lanjut dia, sekarang ini perlu mendapatkan perhatian sangat serius terlebih saat ini pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah memberikan sinyal kuat, umrah untuk jemaah luar negera kaya minyak itu akan dibuka pada awal November.

“Agenda ini butuh penananganan, terlebih di saat pandemi Covid 19 seperti sekarang. Karena pada saat yang sama ada kurang lebih 36 ribuan calon jemaah umrah yang telah membayar lunas biaya dan berharap segera diberangkatkan,”tambah Mustolih.

Dosen Hukum Bisnis Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta ini juga menekankan, agar calon Dirjen PHU mendatang adalah sosok yang mumpuni yang memahami betul kompleksitas dan kerumitan persoalan, sehingga mampu memberikan solusi terbaik dan trobosan-trobosan segar, jangan sampai diisi oleh petualang jabatan yang hanya mengincar kedudukan tetapi minim visi dan konsep tentang haji dan umrah.

Lebih spesifik, lanjutnya, Komnas Haji menginginkan sosok Dirjen baru nanti berasal dari lingkungan internal Kementerian Agama. Sebab pengalaman berbicara, Dirjen yang berasal dari luar Kemenag menimbulkan disharmoni dan hambatan koordinasi karena tidak memahami kultur dan psikologis di lapangan Banteng.

Satu syarat yang sangat urgen lagi, menurutnya, Dirjen PHU nanti harus bebas dari pemahaman dan afiliasi terhadap gerakan radikal. Karena saat ini pemerintah sedang giat-giatnya menekan gerakan-gerakan radikal keagamaan.

]]>
https://detakpos.com/pemerintahan/komnas-haji-dan-umrah-dirjen-haji-mesti-diisi-pejabat-internal-kemenag/feed/ 0