Detakpos.Com https://detakpos.com Karena berita bukan cuma katanya Mon, 10 Aug 2020 09:58:26 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 https://detakpos.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-detak-32x32.png Detakpos.Com https://detakpos.com 32 32 Rumah Supardi di Gang Wates Terbakar https://detakpos.com/peristiwa/34701/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=34701 https://detakpos.com/peristiwa/34701/#respond Mon, 10 Aug 2020 09:55:14 +0000 https://detakpos.com/?p=34701 .

Bojonegoro-Detakpos-Kabid Pengendalian Kebakaran Damkar Bojonegoro, Sukirno melaporkan, hari ini Senin, 10 Agustus 2020 telah terjadi kebakaran rumah di Jln. dr Sutomo Gang. Wates No. 60 Ds. Sumbang RT.14 RW. 02 Kec./Kab. Bojonegoro.

Identitas Korban/Pemilik Rumah :
Nama : Supardi
Umur : 52 Tahun
Pekerjaan : Swasta

Kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 13.02 WIB. Dinas Damkar Pos Kota menerima laporan pada pukul 13.12 WIB. Petugas sampai di TKM pukul 13.17 WIB. Dan kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 14.40 WIB dengan mengerahkan 2 unit armada (1 unit fire truck firedome dan 1 unit truck water suplay stainles) beserta 10 personil dan dibantu 2 unit mobil multiguna BPBD Bojonegoro .

Penyebab Kebakaran : Tungku perapian yang digunakan untuk memasak air, lupa dimatikan dan ditinggalkan oleh pemilik rumah.

Korban jiwa nihil, kerugian: Kurang lebih Rp. 35.000.000 (terdiri dari bangunan semi permanen berukuran 6×12 m terbakar 50 %, 1 buah almari beserta pakaian, 2 buah tempat tidur, 1 buah sepeda dan beberapa perabotan dapur).

Material Yang Dapat Diselamatkan :
– 50 % Bangunan Rumah
– Beberapa perabotan Rumah
– Mesin Jahit
– 2 Buah Almari
– 1 Buah Tempat Tidur

Kendala Yang Dihadapi :
Jalan Pintu masuk ke TKM terhalang oleh Gapuro yang tingginya kurang dari 4 M .

Unsur Yang Terlibat :
– Koramil Kota
– Polsek Kota
– BPBD Bojonegoro
– Lurah Sumbang
– Warga Masyarakat Setempat

Sumber: Humas Damkar

 

 

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/34701/feed/ 0
Emil: Yang Penting Petani dan Nelayan Bisa Bekerja https://detakpos.com/kesra/emil-yang-penting-petani-dan-nelayan-bisa-bekerja/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=emil-yang-penting-petani-dan-nelayan-bisa-bekerja https://detakpos.com/kesra/emil-yang-penting-petani-dan-nelayan-bisa-bekerja/#respond Sun, 09 Aug 2020 23:12:12 +0000 https://detakpos.com/?p=34698 ProbolibggoDetakpos – Untuk memantau perekonomian rakyat di tengah pandemi Covid-19 di Jatim, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berkesempatan menemui kelompok tani dan nelayan di Kota Probolinggo.

Kunjungan Emil Dardak, sapaan Wagub Jatim itu untuk mengetahui secara langsung kondisi petani di Kelurahan Kedukok dan nelayan di Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (9/8).

Didampingi Bupati Probolinggo Hadi Zainal Arifin, Wagub Emil mendengar secara langsung keluh kesah petani dan nelayan.

“Kita menemui kelompok petani dan nelayan, untuk mengetahui kondisi di Probolinggo, apa yang dihadapi hari ini kendala-kendalanya,” ungkapnya.

Melalui dialog yang dibangun, Emil Dardak ingin agar kendala yang dihadapi bisa dicarikan solusi secara praktis sesuai kondisi di masyarakat. Khusus untuk kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19, mempermudah iklim usaha sebagai langkah solutif dinilai sangat diperlukan.

“Solusinya adalah kita memang harus mempermudah iklim usaha. Yang penting sekarang bagaimana masyarakat bisa bekerja tentunya jangan sampai berdampak negatif kepada kesehatan,” tutur Wagub yang pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini.

Dirinya mencontohkan, kemudahan legalitas dan akses BBM Bersubsidi bagi nelayan hingga kemudahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi pekerjaan rumah Pemprov Jatim dan Pemkot Probolinggo.

“Ini tadi kita akan cari landasannya segera,” ungkapnya kembali.

Oleh sebab itu, Wagub Emil memastikan akan terus mengupayakan untuk mendukung pemulihan perekonomian masyarakat Jatim di tengah pandemi. Namun, semua upaya tersebut tetap harus sejalan dengan protokol kesehatan.

“Untuk itu, kita membuka ekonomi tetapi harus hati-hati. Kalau kita serampangan mengelola protokol Covid-19, nanti ekonomi Indonesia bisa hancur lagi, maka kita minta harus bisa menyeimbangkan,” pungkasnya. (Hms*)

Editor: AAdib

]]>
https://detakpos.com/kesra/emil-yang-penting-petani-dan-nelayan-bisa-bekerja/feed/ 0
Kesembuhan Kumulatif Pasien Covid-19 Jatim Tertinggi Nasional https://detakpos.com/kabar/kesembuhan-kumulatif-pasien-covid-19-jatim-tertinggi-nasional/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kesembuhan-kumulatif-pasien-covid-19-jatim-tertinggi-nasional https://detakpos.com/kabar/kesembuhan-kumulatif-pasien-covid-19-jatim-tertinggi-nasional/#respond Sun, 09 Aug 2020 08:14:12 +0000 https://detakpos.com/?p=34695 SurabayaDetakpos – Kabar baik terus diterima Provinsi Jatim khususnya dalam hal penanganan Covid-19. Per hari Sabtu (8/8), total tingkat kesembuhan atau recovery rate di Jatim tercatat sebanyak 17.685 atau setara 70,96 persen. Angka ini secara kumulatif maupun Prosentatif menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa serta sekaligus melebihi prosentase nasional.

Berdasarkan data dari PHEOC Kemenkes dan BNPB Pusat, secara nasional prosentase tingkat kesembuhan di angka 64,2 persen. Sedangkan di Pulau Jawa prosentase kumulatif tertinggi setelah Jatim secara berturut-turut yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 66,1 persen, Jawa Tengah sebesar 62,7 persen, DKI Jakarta 62,1 persen, dan Jawa Barat sebesar 58,9 persen.

Sedangkan, untuk rincian total kumulatif pasien sembuh Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta tercatat sebanyak 15.710, Jawa Tengah sebanyak 6.571, Jawa Barat 4.352, dan DIY sebanyak 552.

Terkait hal ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bahwa kesembuhan pasien Covid-19 merupakan hasil dedikasi dan perjuangan semua pihak. Meliputi tenaga kesehatan, TNI-Polri, para relawan serta seluruh masyarakat yang ikut bekerja keras menangani Covid-19 di Jatim.

“Alhamdulilah, jumlah kesembuhan pasien Covid-19 di Jatim terus bertambah. Terlebih, jumlah prosentase kesembuhan ini melebihi nasional dan tertinggi di Pulau Jawa. Saat ini, prosentase kesembuhan dari semua (38) kabupaten kota di Jawa Timur telah melebihi 50% dan di 18 kabupaten kota telah melebihi 75%. Karenanya, kita harus optimis melalui kerja keras dan dedikasi semua pihak di Jatim InsyaAllah akan bisa segera melewati pandemi Covid-19,” ungkap Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (8/8) malam.

Khofifah menjelaskan, berkat kerja keras semua pihak tersebut kurva penambahan kasus mingguan di Jatim juga mulai menunjukkan penurunan. Sehingga, per Jumat (7/8), Jatim bukan lagi menjadi Provinsi dengan kasus kumulatif Covid-19 tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data yang ada total kumulatif positif Covid-19 di Jatim sebanyak 24.493 kasus.

Di sisi lain, testing yang dilakukan di Jawa Timur juga tetap konsisten tinggi, utamanya untuk bisa memutus penularan Covid-19. Dimana jumlah rapid tes yang sudah dilakukan mencapai 810.416 dan untuk PCR test sebanyak 153.254 sampel.

“Jumlah tes ini jika dianalogikan yaitu kurang lebih 1 dari 50 penduduk di Jatim telah di Rapid Test dan 1 dari 265 telah di Swab test/PCR dan angka ini terus konsisten meningkat,” tegas Khofifah.

Namun demikian, Khofifah tetap meminta seluruh masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat karena masih belum sepenuhnya aman. Apalagi, masih ada beberapa kluster baru yang muncul dalam beberapa hari terakhir sehingga jumlah kasus di Jawa Timur jadi naik cukup signifikan, hal ini bisa muncul lagi apabila masyarakat tidak patuh pada protokol kesehatan.

“Kepada masyarakat tidak bosan-bosan saya mengingatkan untuk tetap waspada dan disiplin mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Karena Jatim masih dalam situasi yang masih waspada covid-19. Semua berpotensi tertular dan menularkan. Kemarin kita juga sudah membagikan secara bertahap sebanyak 26 Juta Masker yang diharapkan mampu menjangkau masyarakat Jawa Timur seluas luasnya. InsyaAllah dengan disiplin pada protokol kesehatan kita akan segera bisa keluar dari pandemi Covid-19,” pungkasnya. (hms*)

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/kesembuhan-kumulatif-pasien-covid-19-jatim-tertinggi-nasional/feed/ 0
Belajar Tatap Muka di Zona Hijau dan Kuning Harus Penuhi 4 Persetujuan https://detakpos.com/kabar/belajar-tatap-muka-di-zona-hijau-dan-kuning-harus-penuhi-4-persetujuan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=belajar-tatap-muka-di-zona-hijau-dan-kuning-harus-penuhi-4-persetujuan https://detakpos.com/kabar/belajar-tatap-muka-di-zona-hijau-dan-kuning-harus-penuhi-4-persetujuan/#respond Sun, 09 Aug 2020 02:23:47 +0000 https://detakpos.com/?p=34693 JakartaDetakpos-Detakpos-Pandemi COVID-19 berdampak luas terhadap aktivitas sosial-ekonomi. Salah satu dampak di tengah masih terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 yakni aktivitas pembelajaran melalui ruang digital.

Pendekatan ini tidak semudah ketika anak didik belajar dengan metode tatap muka di sekolah.

Tak hanya guru yang memiliki kendala dalam penyelenggaraan metode pembelajaran jarak jauh, tetapi juga orang tua dan para murid. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana untuk mengaktifkan Kembali pembelajaran tatap muka di wilayah zona hijau dan kuning. Namun demikian, implementasi pembelajaraan tersebut harus memperhatikan syarat yang harus dipenuhi, yakni empat persetujuan.

Pertama, persetujuan dari pemerintah daerah (pemda) atau dinas pendidikan dan kebudayaan di wilayah zona hijau dan kuning.

Kedua, persetujuan kepala sekolah atau setelah sekolah dapat memenuhi protokol kesehatan yang ketat.

Ketiga, adanya persetujuan wakil dari orang tua dan wali siswa yang tergabung dalam komite sekolah meskipun kemudian sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka.

Keempat, adanya persetujuan dari orang tua peserta didik. Jika orang tua tidak setuju, peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa.

Kemendikbud mengedepankan dua prinsip dalam kebijakan pendidikan di masa pandemi COVID-19. Prinisp pertama yakni kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat. Kedua, tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi COVID-19.

Pembelajaran tatap muka di zona oranye dan merah rencana tetap dilarang. Sekolah pada zona tersebut tetap melanjutkan belajar dari rumah.

Berdasarkan data Kemendikbud, sekitar 57 persen peserta didik masih berada di zona merah dan oranye. Mereka tersebar di 238 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota, sedangkan 43 persen berada di zona hijau dan kuning atau tersebar di 276 wilayah administrasi.

Kemendikbud mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi mereka saat menerapkan pembelajaran di ruang digital. Tidak semua orang tua mampu mendampingi anak belajar di rumah karena ada tanggung jawab lain, seperti bekerja atau urusan rumah. Di samping itu, mereka kesulitan dalam memahami pelajaran dan memotivasi anak saat belajar di rumah.

Di sisi anak didik, mereka kesulitan untuk konsentrasi belajar dari rumah dan mengeluhkan beratnya penugasan soal dari guru, serta peningkatan rasa stress dan jenuh akibat isolasi berkelanjutan. Kondisi tersebut dapat berpotensi untuk menimbulkan rasa cemas dan depresi bagi anak.

Sementara itu, guru kesulitan untuk mengelola pembelajaran jarak jauh dan cenderung fokus pada penuntasan kurikulum. Mereka juga mengalami waktu pembelajaran berkurang sehingga guru tidak mungkin memenuhi beban jam mengajar serta kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang tua sebagai mitra di rumah.

Tantangan yang dirasakan para orang tua dan anak-anak yang tidak memiliki perangkat untuk mengakses materi yang diberikan melalui ruang digital serta kuota yang harus dibeli untuk dapat mengaksesnya.

Berikut ini tautan terkait peraturan yang dikeluarkan Kemendikbud mengenai Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus. (hms).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/belajar-tatap-muka-di-zona-hijau-dan-kuning-harus-penuhi-4-persetujuan/feed/ 0
Panen Padi, Bangun Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-padi-bangun-ketahanan-pangan-di-tengah-pandemi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=panen-padi-bangun-ketahanan-pangan-di-tengah-pandemi https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-padi-bangun-ketahanan-pangan-di-tengah-pandemi/#respond Sat, 08 Aug 2020 23:48:56 +0000 https://detakpos.com/?p=34690 LamonganDetakpos– Pangdam V Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah melakukan panen raya padi di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Kamis lalu.

Dia memberi apresiasi, karena masih bisa panen raya di tengah musim kemarau.

“Ini bagus sekali. Tadi ada yang bisa 8 ton per hektare. Ini akan menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan kita, ” ujarnya.

Di masa pandemi COVID-19 ini, lanjutnya, masyarakat petani
masih bisa eksis.
Selama ini menurut dia Jawa Timur diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan daerah lain. “Jawa Timur ini melayani pemenuhan pangan untuk saudara-saudara kita di Indonesia Timur,” imbuhnya.

Sementara Bupati Fadeli menyampaikan sampai dengan awal Agustus, luas tanam padi sudah mencapai 98.407 hektar.

Produksi secara keseluruhan tercatat 739, 7 ribu ton dengan produktivitas sebesar 7,47 ton per hektare.

Sedangkan di Kecamatan Pucuk, luas tanamnya mencapai 6.304 hektar. Dari luas tersebut yang sudah dipanen seluas 4.752 hektare.

“Ini luar biasa. Produktivitas disini yang mencapai 7,5 ton per hektare di atas angka Lamongan, ” kata dia.(d/6).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-padi-bangun-ketahanan-pangan-di-tengah-pandemi/feed/ 0
Panen Perdana 7 Klon Tanaman Tebu https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-perdana-7-klon-tanaman-tebu/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=panen-perdana-7-klon-tanaman-tebu https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-perdana-7-klon-tanaman-tebu/#respond Sat, 08 Aug 2020 23:31:26 +0000 https://detakpos.com/?p=34687 MojokertoDetakpos– Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono bersama SEVP Operasional PTPN X Dimas Eko Prasetyo dan Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Prof. Setyo Budi melakukan panen perdana sebanyak 7 Klon Tanaman Tebu di Desa Sambiroto Kab. Mojokerto, Sabtu (8/8).

Panen Perdana 7 Klon Unggul Harapan Tanaman Tebu berkat kerja sama antara PTPN X dengan UMG seluas 1,455 ha itu ditanam di Kebun Milik PTPN X.

Sekdaprov Heru Tjahjono menyampaikan rasa syukur atas panen perdana 7 klon tanaman tebu tersebut. Sebab, Rendemen tebu yang dihasilkan dari 7 klon tersebut memiliki rendemen sebesar 10 lebih tinggi dibandingkan panen sebelumnya yang hanya mencapai 7 – 8 rendemen.

Disbun Prov. Jatim mencatat, luasan area tebu di Jatim seluas 180 ribu hektare itu mampu menghasilkan panen sebanyak 12,9 ribu ton. Sedang kebutuhan gula mencapai 19 ribu ton.

“Dengan adanya panen perdana dengan luasan lahan yang semakin sempit namun memiliki kualitas yang bagus saya yakin akan memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Jatim,” ujarnya.

Panen Perdana 7 Klon Tanaman Tebu sendiri, sebut Sekdaprov Heru, berkat dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder, utamanya PTPN X dan UMG.

“Mudah mudahan jika ini bisa digerakkan di seluruh Jawa Timur tentunya kebutuhan gula hasil dari panen tebu ini akan meningkat,” ungkapnya.
Heru berharap, hasil Panen Perdana 7 klon Tanaman Tebu di Jatim tersebut menjadi awal kebangkitan peningkatan kesejahteraan tebu di Jawa Timur.

“Semoga Panen Perdana 7 Klon ini menjadi awal kebangkitan,” jelasnya.

Heru pun menegaskan, Pemprov Jatim melalui Dinas Perkebunan Prov. Jatim senantiasa akan terus memfasilitasi segala kebutuhan para petani tebu. Dirinya berharap, para petani tebu tidak menjadi buruh tani lagi.

“Kami akan berupaya dan berkomitmen agar petani tebu di Jatim bisa makmur dan sejahtera. Jangan sampai petani tebu menjadi buruh tani. Maka, kami yakin dengan rendemen 10 ini bisa berlanjut di daerah lain di tengah keterbatasan luasan tanam,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UMG Setyo Budi mengatakan, panen di Mojokerto ini memiliki potensi bobot tebu sebesar 150 ton/hektare. Namun ada juga rendemennya mencapai 12. Maka, jika dikonversikan totalnya bisa mencapai 12-15 ton per hektare. Akan tetapi, hasil dari 7 klon varietas tebu ini nantinya harus diuji sesuai karakter wilayah di Jatim mana wilayah yang tepat.

“Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan dari Pemprov Jatim melakukan kerjasama dengan PTPN X dan UMG, sehingga hasil panen selanjutnya bisa mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, SEVP Operasional PTPN X Dimas Eko Prasetyo mengatakan, panen tebu ini merupakan bentuk kerja sama semua pihak. Sehingga, penanaman bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil optimal.

Pihaknya ingin sebuah sinergitas dan kekompakan. Mulai pemilihan bibit tebu, pemilihan lokasi tanam hingga meningkatkan produktifitas tebu dan petani.
“Saya menjamin, PTPN X akan terus berkomitmen meningkatkan produktifitas dan kualitas tebu. Sehingga target swasembada bisa tercapai mulai dari tanam, giling hingga panen,” katanya. (*hms).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/ekonomi-bisnis/panen-perdana-7-klon-tanaman-tebu/feed/ 0
Gunung Sinabung Erupsi, Tiga Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik https://detakpos.com/peristiwa/gunung-sinabung-erupsi-tiga-kecamatan-terdampak-abu-vulkanik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gunung-sinabung-erupsi-tiga-kecamatan-terdampak-abu-vulkanik https://detakpos.com/peristiwa/gunung-sinabung-erupsi-tiga-kecamatan-terdampak-abu-vulkanik/#respond Sat, 08 Aug 2020 13:49:09 +0000 https://detakpos.com/?p=34683 JakartaDetakpos– Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 m di atas permukaan laut mengalami erupsi, Sabtu (8/8), sekitar pukul 01.58 WIB. Abu vulkanik hasil erupsi terdistribusi di tiga kecamatan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Tinggi kolom erupsi sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Ketiga kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Berastagi, Dolat Rakyat dan Merdeka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo melaporkan tidak ada korban saat proses evakuasi warga. BPBD setempat juga menginformasikan saat terjadi erupsi, cuaca gerimis sehingga abu tidak mengganggu aktivitas warga. Selain itu, BPBD melakukan penyemprotan abu vulkanik di jalan raya sekitar Berastagi.

Pantauan saat erupsi, arah angin menuju ke arah timur. Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 8 Agustus 2020, gempa terekam satu kali yakni gempa letusan dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi kurang lebih 1 jam 44 detik.

Masih dari pantauan dari PVMBG pada hari sebelumnya, jumlah dan jenis gempa yang terekam pada 1 Juli hingga 7 Agustus 2020, sekitar pukul 24.00 WIB, didominasi gempa hembusan, tektonik lokal dan gempa tektonik jauh.

Gunung Sinabung berstatus level III atau ‘Siaga’ sejak 20 Mei 2019. Gunung yang dikenal tidak aktif ini mengalami erupsi sejak 2010 lalu.

Dikutip dari laman PVMBG, erupsi yang terjadi bersifat freatik dan tidak didahului oleh kenaikkan gempa-gempa vulkanik yang signifikan. Ini menandakan tidak adanya suplai magma ke permukaan.

Erupsi yang terjadi pada 8 Agustus 2020 lebih diakibatkan oleh _overpressure_ dan aktivitas permukaan. Di sisi lain, erupsi hanya berlangsung singkat dan tidak diikuti kenaikan kegempaan dan perubahan visual yang mengarah pada rangkaian erupsi yang lebih besar.

Namun demikian, PVMBG menginformasikan bahwa sifat dan karakter erupsi Gunung Sinabung bisa berpotensi erupsi eksplosif dan diikuti dengan adanya awan panas letusa.

PVMBG merekomendasikan pada status level III ini bahwa masyarakat dan pengunjung tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung. Di samping itu, radius sektoral 5 km di wilayah sektor selatan-timur dan 4 km sektor timur-utara.

Sumber: Humas BNPB
Editor:. A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/gunung-sinabung-erupsi-tiga-kecamatan-terdampak-abu-vulkanik/feed/ 0
Mendagri dan Gubernur Khofifah Launching Gerakan 26 Juta Masker https://detakpos.com/kabar/mendagri-dan-gubernur-khofifah-launching-gerakan-26-juta-masker/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mendagri-dan-gubernur-khofifah-launching-gerakan-26-juta-masker https://detakpos.com/kabar/mendagri-dan-gubernur-khofifah-launching-gerakan-26-juta-masker/#respond Sat, 08 Aug 2020 13:23:03 +0000 https://detakpos.com/?p=34680 MalangDetakpos– Masker memiliki efektivitas sampai 60 persen untuk mencegah penularan Covid-19 atau virus corona. Oleh sebab itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan membiasakan menggunakan masker, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama Gubernur Khofifah meluncurkan Gerakan 26 Juta Masker yang dimulai di Kab. Malang, Kota Malang dan Kota Batu dan kabupaten – kota lainnya se Jawa Timur, kemarin.

Gerakan pembagian masker yang juga berkolaborasi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Nasional Ibu Tri Tito Karnavian ini dimulai di Pendopo Kab. Malang dan berlanjut di beberapa titik. Titik – titik tersebut di antaranya, Kampung Heritage Kauman Kab. Malang, Desa Mulyo Agung, Kec. Dau, dan Kampung Ekologi Temas Kota Batu.

“Tercatat sampai dengan kemarin ada 26 juta masker yang siap untuk dibagikan kepada seluruh elemen baik warga Jawa Timur maupun yang sedang berkunjung ke Jawa Timur,” ungkap Gubernur Khofifah saat memberikan sambutan siang ini.

26 Juta masker kain ini juga merupakan total gabungan dari Kab/Kota seluruh Jatim yang masing-masing menyiapkan jumlah yang berbeda.

Pemprov Jatim sendiri menyiapkan 4,5 juta masker, kemudian Kab. Malang dua juta masker dan Kota Malang dengan 1,5 juta masker. Sementara Kab/Kota lainnya menyiapkan masing-masing lima ratus ribu masker kain.

Khofifah menuturkan, kegiatan bagi-bagi masker ini akan dilanjutkan dalam beberapa waktu ke depan. Dengan harapan masyarakat makin sadar dan mawas diri di era new normal, ada adaptasi baru yang harus dilakukan. Hal ini juga merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat.

“Dengan menggunakan masker kita tidak menularkan dan juga jangan sampai tertular,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menjelaskan dengan menggunakan masker, kurva penularan Covid-19 menurun 50-60 persen. Penurunan tersebut bisa terjadi apabila masyarakat menggunakan masker dengan cara yang benar. Oleh sebab itu, saat pembagian masker kepada masyarakat secara gratis, Mantan Kapolri meminta agar masyarakat diajarkan juga cara memakai masker dengan baik dan benar. “Masker jangan dipakai dibawa hidung atau dibawa mulut , tapi digunakan untuk menutupi hidung dan mulut,” ungkapnya.

Dijelaskan, penularan Covid-19 bisa melalui droplet dan aerosol. Penyebaran Covid-19 melalui percikan droplet terjadi pada saat orang batuk, dan bersin yang menyembur mengandung droplet kemudian ada juga aerosol yang bentuknya lebih kecil dan tidak jatuh tapi terbang kemana mana. Oleh sebab itu, apabila ada kegiatan yang diselenggarakan di tempat terbuka saya mendukung penuh karena otomatis terdapat sirkulasi udara. Kalau ditempat tertutup, aerosol bisa berputar putar di tempat tersebut dan memiliki potensi lebih besar, ” ungkapnya.

Terkait pembagian masker secara gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah, Mendagri menghimbau agar tidak hanya menggunakan dana APBD saja, tapi juga harus melibatkan pihak swasta. Apabila pihak swasta dilibatkan, maka upaya dalam penyebaran masker akan lebih cepat dilakukan, sehingga potensi angka penurunan Covid-19 semakin mungkin terjadi. “Dengan ikut sertanya masyarakat maka semangat kegotong royongan disaat menghadapi Pandemik Covid-19 terwujud,” tambahnya.

Dalam pembagian masker kepada masyarakat, Tito sapaan akrab Mendagri mengharapkan organisasi lain ikut serta didalamnya. Diantaranya Ibu ibu Bhayangkari, Persit, Dharma Wanita, Muslimat NU, dan PKK.

PKK harus turun sampai ke RT RW,sampai ke rumah-rumah door to door.

“Oleh karena itu dicari kader-kader yang berani, dan usianya kira-kira di bawah 50 tahun . Kemudian kader yang diperbantukan yang tidak memiliki penyakit komorbid atau penyakit bawaan,” pesan Menteri Tito.

Turut hadir dalam launching siang itu, Jajaran Forkopimda Jatim, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Bupati Malang Sanusi, Walikota Malang Sutiaji, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, serta Ka OPD di jajaran Pemprov dan Pemkab Malang. (hms).

Editor,: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/mendagri-dan-gubernur-khofifah-launching-gerakan-26-juta-masker/feed/ 0
Pembebasan Lahan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 BB Baru 18,76% https://detakpos.com/kabar/pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-seksi-1-bb-baru-1876/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-seksi-1-bb-baru-1876 https://detakpos.com/kabar/pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-seksi-1-bb-baru-1876/#respond Sat, 08 Aug 2020 06:18:24 +0000 https://detakpos.com/?p=34676 ProbolinggoDetakpos – Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.

Hal ini terungkap saat Komisaris Jasa Marga Adrian Chaniago, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Arsal Ismail, dan Direktur Bisnis Jasa Marga Mohammad Sofyan mengunjungi jalan tol yang menjadi bagian jaringan Tol Trans Jawa tersebut, kemarin.

Menurut Direktur Utama PT JPB D. Hari Pratama, hingga 31 Juli 2020, pembebasan lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Probolinggo-Besuki sepanjang 29,6 Km mencapai 18,76%, sehingga pekerjaan konstruksi belum dapat dilaksanakan.

Ia memerinci, kebutuhan lahan di Seksi 1 Kabupaten Probolinggo sebanyak 1.953 bidang dengan luas 2.570.177 m2.

“Saat ini, lahan bebas milik masyarakat sebanyak 62 bidang dengan luas 44.833 m2,” ujar Hari saat mendampingi kunjungan Direksi Jasa Marga ke Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Sebelumnya, Hari meneruskan, PT JPB telah mengantongi Surat Keputusan (SK) penetapan lokasi dari Gubernur Jawa Timur untuk wilayah Probolinggo pada tahun 2018, sedangkan untuk Situbondo dan Banyuwangi SK penetapan lokasi diperoleh pada tahun 2019 dan 2020. Ia berharap dalam waktu dekat ini untuk Situbondo dan Banyuwangi sudah dapat dilakukan pembayaran lahan.

Terkait pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK), Hari mengaku, PT JPB telah menyalurkan sebesar Rp18,75 miliar. Jumlah tersebut disalurkan melalui PPK Pengadaan Tanah Probowangi I kepada para warga di 2 lokasi yang terdampak pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi yaitu Desa Sukomulyo dan Kelurahan Semampir.

“Selain tanah yang sudah dibayar UGK nya di 2 lokasi tersebut, kami juga telah mengantongi Ijin Pinjam Pakai Kawasan hutan (IPPKH) milik Perhutani seluas 437.300 m2, sehingga total lahan yang bebas seluas 482.133 m2 atau sebesar 18,76% dari total kebutuhan lahan Seksi 1,” lanjutnya.

Jasa Marga mengharapkan dukungan Pemerintah untuk mempercepat pembebasan lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, agar target untuk memulai konstruksi di tahun 2020 ini dapat direalisasikan.

Jalan Tol Probowangi memiliki panjang total 171,516 km yang terbagi menjadi tiga seksi. Ketiga seksi itu adalah Seksi 1 Probolinggo-Besuki (29,6 km), Seksi 2 Besuki-Bajulmati (110,875 km), dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang (31,041 km). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Konsesi untuk pembangunan jalan tol ini adalah 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp23,3 triliun.(d/2).

Editor:A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-seksi-1-bb-baru-1876/feed/ 0
Kendaraan Taktis MAUNG, dan Senapan Serbu Langganan Juara https://detakpos.com/teknologi-lifestyle/kendaraan-taktis-maung-dan-senapan-serbu-langganan-juara/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kendaraan-taktis-maung-dan-senapan-serbu-langganan-juara https://detakpos.com/teknologi-lifestyle/kendaraan-taktis-maung-dan-senapan-serbu-langganan-juara/#respond Fri, 07 Aug 2020 23:35:55 +0000 https://detakpos.com/?p=34670

BandungDetakpos– Ketua MPR Bambang Soesatyo menjajal langsung kendaraan taktis MAUNG, serta Senapan Serbu SS2 – V4 HB yang digunakan Kontingen TNI Angkatan Darat menjuarai lomba menembak antarnegara di ajang Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) sejak tahun 2008-2019. Keduanya merupakan hasil karya anak bangsa melalui PT Pindad.

“Pindad juga memproduksi kendaraan tempur seperti medium tank HARIMAU, serta panser ANOA 6×6. Sebanyak 80 unit ANOA pernah terlibat dalam berbagai misi perdamaian dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), antara lain UNAMID di Sudan, UNIFIL di Lebanon, serta terakhir misi MINUSCA di Afrika Tengah.
ANOA juga telah di ekspor ke berbagai negara seperti Malaysia dan Filipina.

Menjadi bukti bahwa produksi Pindad punya kualitas internasional dan disegani dunia. Tak ada alasan bagi Indonesia untuk tak membesarkan PT Pindad,” ujar Bamsoet saat melakukan kunjungan kerja ke PT Pindad, Bandung, Jumat (7/8/20).

Turut hadir Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, Direktur Bisnis Produk Industrial PT Pindad Heri Heriswan, Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad Heru Puryanto, dan Direktur Keuangan dan Administrasi PT Pindad Wildan Arief.

Mantan Ketua DPR RI mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang melarang Kementerian Pertahanan melakukan impor Alutsista yang bisa dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. Dalam pagu anggaran Tahun 2020, Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi Rp 131 triliun.

Pandemi Covid-19 membuat pemerintah melakukan refocusing anggaran. Berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 sebagai perubahan Perpres 54 Tahun 2020, anggaran Kementerian Pertahanan dipotong menjadi Rp 117 triliun. Sedangkan untuk tahun anggaran 2021, Kementerian Pertahanan sudah meminta alokasi Rp 129,3 triliun.

“Langkah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang memesan kepada PT Pindad berupa 4 milyar butir peluru dengan anggaran mencapai Rp 19 triliun, serta 500 unit MAUNG dengan anggaran mencapai Rp 500 miliar, sudah tepat. Pemesanan tersebut akan menggairahkan pengembangan industri pertahanan nasional. Dan yang paling penting, uang rakyat dimanfaatkan untuk rakyat, bukan dinikmati untuk impor,” tandas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negar FKPPI ini memaparkan data Stockholm International Peace Research (SIPRI) yang mencatat pengeluaran belanja persenjataan dunia pada tahun 2018 mencapai USD 420 miliar, tertinggi sejak berakhirnya Perang Dingin. Hal tersebut dipicu eskalasi ketegangan Amerika Serikat – Tiongkok, yang membuat berbagai negara melakukan penguatan persenjataan militer.

“Ketegangan Amerika – Tiongkok semakin kuat lantaran pandemi Covid-19. Tak menutup kemungkinan, berbagai negara selain berjuang melawan pandemi juga semakin berjuang menguatkan industri pertahanan. Jika Amerika dan Tiongkok terlibat perang maupun eskalasi militer, Asia Tenggara dipastikan menjadi kawasan paling terdampak,” papar Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menekankan, Indonesia memang tak mengharapkan terjadinya perang. Namun tetap harus bersiap menghadapi berbagai kemungkinan terburuk. Sebagaimana doktrin umum dalam menjaga kedaulatan, ‘Siap perang di kala damai, siap damai di kala perang, siap perang di kala perang’.

“Di Asia, akibat ketegangan Amerika – Tiongkok, industri pertahanan Korea Selatan menuai berkah. Tercatat dalam kurun waktu 2015-2016, mereka berhasil mengekspor persenjataan senilai USD 8,4 miliar. Keberhasilan tersebut bukanlah dibangun dalam semalam, melainkan dibangun serius sejak tahun 1970. Indonesia melalui kerjasama epic Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sudah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan industri pertahanan. Semoga bisa membuahkan hasil maksimal,” pungkas Bamsoet. (*)

]]>
https://detakpos.com/teknologi-lifestyle/kendaraan-taktis-maung-dan-senapan-serbu-langganan-juara/feed/ 0