Detakpos.Com https://detakpos.com Karena berita bukan cuma katanya Mon, 18 Jan 2021 05:00:16 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 https://detakpos.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-detak-32x32.png Detakpos.Com https://detakpos.com 32 32 19.435 Orang Mengungsi Pascagempa M6,2 Sulbar https://detakpos.com/peristiwa/19-435-orang-mengungsi-pascagempa-m62-sulbar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=19-435-orang-mengungsi-pascagempa-m62-sulbar https://detakpos.com/peristiwa/19-435-orang-mengungsi-pascagempa-m62-sulbar/#respond Mon, 18 Jan 2021 05:00:16 +0000 https://detakpos.com/?p=37905 MamujuDetakpos.com – Berdasarkan data per 18 Januari 2021 pukul 08.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan sebanyak 19.435 orang mengungsi pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dengan rincian 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju dan 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majane.

Tercatat 25 titik pengungsian di Kabupaten Majene tersebar di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang serta Desa Limbua yang masih dalam proses pendataan.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro yang masih dalam proses pendataan.

Korban meninggal akibat gempa tersebut sebanyak 81 orang, yaitu 11 orang meninggal di Kabupaten Majene dan 70 orang di Kabupaten Mamuju.

Pusdalops BNPB juga melaporkan sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene dan 189 orang di Kabupaten Mamuju, sehinggal total korban dengan luka berat mencapai 253 orang. Sedangkan korban dengan luka ringan tercatat sebanyak 679 orang.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI – Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.

Saat ini tim personil BNPB masih melakukan assestment untuk wilayah terdampak gempa di Kabupaten Majene.

Guna mencegah potensi penularan COVID-19, Kepala BNPB Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 itu juga memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan COVID-19 di lingkungan pengungsian.

Apabila terdapat warga pengungsi yang reaktif swab antigen, maka akan segera mendapatkan tindak lanjut dari Dinas Kesehatan setempat.

Selain itu, Doni juga meminta penangananan pengungsian warga yang terdampak Gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) agar memisahkan antara kelompok rentan dengan usia muda guna mencegah penularan dan mengantisipasi adanya potensi risiko penyebaran COVID-19 di tempat pengungsian.

Pada Sabtu (16/1) pukul 06.32 WIB, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan telah kembali terjadi gempabumi dengan kekuatan M5,0 di Kabupaten Majene. BMKG juga memprakirakan gempa susulan masih akan terjadi. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan.

BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam untuk waspada terhadap longsoran dan reruntuhan batu. Selain itu, bagi yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir, diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan. Demikian Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/19-435-orang-mengungsi-pascagempa-m62-sulbar/feed/ 0
Wawan Berharap IPSI Mampu Cetak Pesilat Tingkat Nasional https://detakpos.com/olahraga/wawan-berharap-ipsi-mampu-cetak-pesilat-tingkat-nasional/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wawan-berharap-ipsi-mampu-cetak-pesilat-tingkat-nasional https://detakpos.com/olahraga/wawan-berharap-ipsi-mampu-cetak-pesilat-tingkat-nasional/#respond Mon, 18 Jan 2021 01:24:40 +0000 https://detakpos.com/?p=37902 BojonegoroDetakpos.com-Semoga Pemilihan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bojonegoro bisa berjalan lancar tanpa halangan, Ungkap Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto M.Pd dalam sambutan acara Pemilihan Ketua IPSI di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Jalan Panglima Sudirman No 161. Minggu (17/01/2021).

Pihaknya juga berpesan dalam pemilihan, siapa pun yang menjabat sebagai ketua perlu dihormati bersama agar IPSI bisa lebih maju dan memunculkan atlet atlet pesilat yang bisa muncul ke tingkat Nasional.

” Mari sama sama saling berkolaborasi agar kapasitas, kredibilitas dan kualitas IPSI Bojonegoro menjadi contoh Kabupaten lain,” ungkap Wakil Bupati Bojonegoro.

Mas Wawan sapaan akrabnya menambahkan kampung pesilat di Bojonegoro perlu senantiasa dirawat dan dijadikan media pemersatu organisasi pencak silat.

” IPSI mempunyai peran yang sangat penting dalam merawat dan mengembangkan pencak silat di wilayah Bojonegoro,”ucap Budi Irawanto.

Pihaknya berpesan, ke depan IPSI Bojonegoro bisa mencetak banyak prestasi di bidang pencak silat, dan bisa masuk di skala nasional dan internasional

Pewarta: Jarwati

Editor: A Adib

 

]]>
https://detakpos.com/olahraga/wawan-berharap-ipsi-mampu-cetak-pesilat-tingkat-nasional/feed/ 0
Piala AFC U-19 dan U-16 2020 Batal Bukan Akhir Karier Pemain https://detakpos.com/olahraga/piala-afc-u-19-dan-u-16-2020-batal-bukan-akhir-karier-pemain/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=piala-afc-u-19-dan-u-16-2020-batal-bukan-akhir-karier-pemain https://detakpos.com/olahraga/piala-afc-u-19-dan-u-16-2020-batal-bukan-akhir-karier-pemain/#respond Sun, 17 Jan 2021 14:16:00 +0000 https://detakpos.com/?p=37899 JakartaDetakpos.com-Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi membatalkan Piala AFC U-19 dan AFC U-16 2020. Kepastian ini usai AFC mengirimkan surat resmi kepada PSSI pada 15 Januari 2021 lalu.

Awalnya AFC merencanakan Piala AFC U-19 2020 dihelat bulan Maret 2021 di Uzbekistan. Sementara untuk Piala AFC U-16 2020 digelar di Bahrain pada April 2021.
Pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa ia menerima keputusan AFC ini. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih tinggi di hampir seluruh negara.

“Kami (tim) sudah melakukan persiapan selama satu tahun dengan dukungan luar biasa dari PSSI. Sayang Piala Dunia U-20 dan Piala AFC U-19 harus batal. Para pemain sudah menunjukkan perkembangan yang baik dan hasil yang maksimal,” kata Shin Tae-yong.

“Kepada pemain kami harap tetap semangat, bekerja keras dan terus berikan hasil yang maksimal saat latihan maupun bertanding. Karena karier mereka masih panjang dan banyak turnamen atau kompetisi yang akan diikuti,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya FIFA juga membatalkan Piala Dunia FIFA U-20™️ 2021 dan Piala Dunia FIFA U-17™️ 2021. Dua event ini akan dijadwalkan FIFA pada tahun 2023 mendatang. Indonesia dan Peru tetap masih sebagai tuan rumah masing-masing ajang bergengsi tersebut.

Sementara itu pelatih timnas U-16, Bima Sakti mengatakan ia mengambil hikmah atas pembatalan ajang Piala Dunia U-17 dan AFC U-16 ini. Ia menyebut apa yang dilakukan pemain tidak sia-sia.
“Ini sudah menjadi keputusan FIFA dan AFC. Sejak setahun lebih, kami menjalani pemusatan latihan serta uji coba internasional, saya yakin ada manfaatnya dikemudian hari nanti. Tim ini punya prospek yang bagus dan masa depan yang cerah untuk timnas kelompok usia selanjutnya” kata Bima Sakti.

Sebelumnya Ketua Umum, Mochamad Iriawan mengatakan PSSI menghormati keputusan ini. “PSSI akan tunduk dan patuh terhadap apapun keputusan dari AFC. Penundaan ini membuat kita punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan generasi selanjutnya Timnas U-16 dan U-19,” kata Iriawan.

“Pembatalan sejumlah ajang tersebut bukan akhir bagi pemain Timnas U-19 dan Timnas U-16. Karena mereka bisa juga akan naik level ke kelompok umur selanjutnya. Untuk itu pemain harus selalu kerja keras, disiplin, dan selalu memberikan hasil yang maksimal,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.(HMS PSSI).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/olahraga/piala-afc-u-19-dan-u-16-2020-batal-bukan-akhir-karier-pemain/feed/ 0
Perlu Vaksinasi Berbayar oleh Swasta https://detakpos.com/kabar/perlu-vaksinasi-berbayar-oleh-swasta/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=perlu-vaksinasi-berbayar-oleh-swasta https://detakpos.com/kabar/perlu-vaksinasi-berbayar-oleh-swasta/#respond Sun, 17 Jan 2021 12:16:09 +0000 https://detakpos.com/?p=37896 JakartaDetakpos.com Menkes RI dinilai sudah maju selangkah. Ia mulai mempertimbangkan perusahaan dibolehkan membeli vaksin secara komersial untuk para karyawan

“Diharapkan gagasan Menkes ini secepatnya direalisasi. Bahkan jika bisa, peran swasta lebih dibuka lagi,”papar peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA di Jakarts, Minggu, (17/1/21).

Selain itu perlu diperbolehkan juga aneka rumah sakit besar membuka vaksinasi berbayar bagi siapa saja. Rumah sakit itu juga dibebaskan memilih vaksinnya sendiri, baik Sinovac, Moderna hingga Pfizer.

“Yang penting hanya vaksin yang sudah disetujui WHO, yang diperbolehkan,”jelas Denny.

Menurutnya ada dua jalur vaksinasi dibuka. Yang gratis lewat jalur birokrasi pemerintahan. Dan pemerintah sudah menerapkan skala prioritas vaksinasi berdasarkan segmen masyarakat.

“Yang berbayar bisa lewat swasta. Tidak hanya perusahaan bagi karyawannya. Tapi juga aneka rumah sakit dan klinik membuka vaksinasi bagi siapa pun,”lanjut Denny.

Dikatakan, sudah menjadi hukum besi ekonomi. Jika publik sangat membutuhkan barang dan jasa. Sementara aturan resmi berbelit. Maka akan muncul black market atau grey market yang menyediakan jasa dan produk itu.

“Sungguh itu akan menjadi fenomena lebih buruk. Dalam pasar gelap atau pasar abu- abu, beredar vaksin Covid-19 dan jasa penyuntikannya. Harga tak bisa dikontrol. Kualitasnya juga lebih susah dijamin,”tambah dia.

Dan ini akan sulit dicegah siapa pun. Kebutuhan publik untuk survive akan mengalahkan aturan sehebat apapun.

Menteri Keuangan sudah mengeluarkan angka itu. Pemerintah menyiapkan Rp 58 trilyun hanya untuk vaksinasi 182 juta penduduk.

Dikatakan, aneka keterlambatan birokrasi, hambatan dalam vaksinasi akan terjadi. Semua menunggu pemerintah. Itu karena pemerintah satu satunya pemain dalam vaksinasi.

“Jika swasta juga dibolehkan membuka vaksinasi berbayar, tekanan pada pemerintah berkurang.”

Swasta dengan suka rela mengambil porsi komersial dari vaksinasi. Penduduk juga punya lebih banyak pilihan. Pemerintah sangat mungkin tidak perlu lagi mengeluarkan dana sebanyak Rp 58 trilyun. Sebagian ditanggung oleh swasta dan masyarakat yang memilih jalur vaksin berbayar.

“Bagi yang ingin gratis dan bersabar, ada jalur pemerintahan. Bagi yang bersedia membayar dan tak sabar, ada jalur swasta,”tambah Denny.

Mengapa hanya menggerakkan satu mesin ketika banyak mesin tersedia.
Tak hanya mesin pemerintah yang kapabel. Banyak mesin swasta juga banyak yang kapabel. Bersama aneka mesin itu bisa mempercepat vaksinasi.

“Dengan membuka jalur berbayar vaksinasi untuk pihak swasta, ekonomi juga bergerak lebih cepat

Lebih dari soal ekonomi, pihak swasta dan orang banyak merasa lebih berperan. Bersama mengatasi “The Crisis of Century,”: pandemik corona.

Di TV, di media sosial kembali kita saksikan. Satu keluarga dan handai tolan menangis, bersedih melepas kepergian yang tercinta. Makin banyak yang mati karena covid -19.

“Kita berlomba dengan waktu,”ujar Denny

Pemerintah perlu mempertimbangkan sungguh-sungguh: membuka jalur swasta untuk vaksin berbayar.

“Tapi tentu, pemerintah juga melakukan kewajibannya dengan vaksin yang gratis itu,”pungkas Denny.(d/2).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kabar/perlu-vaksinasi-berbayar-oleh-swasta/feed/ 0
Banjir dan Longsor di Kota Manado, 5 Orang Tewas https://detakpos.com/peristiwa/banjir-dan-longsor-di-kota-manado-5-orang-tewas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=banjir-dan-longsor-di-kota-manado-5-orang-tewas https://detakpos.com/peristiwa/banjir-dan-longsor-di-kota-manado-5-orang-tewas/#respond Sun, 17 Jan 2021 02:22:17 +0000 https://detakpos.com/?p=37893 JakartaDetakpos.com– Banjir dan tanah longsor terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, akibat hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil pada Sabtu (16/1) pukul 15.09 WITA dengan tinggi muka air sekitar 50 sampai 300 sentimeter.

Peristiwa ini menyebabkan lima orang meninggal dunia, satu orang hilang masih dalam pencarian serta 500 jiwa mengungsi yang masih dalam proses pendataan.

Sejumlah kecamatan terdampak peristiwa ini antara lain Kecamatan Tikala, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Malalayang, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Mapanget, Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang.

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan kerugian materil yakni dua unit rumah rusak berat dan 10 unit rumah rusak sedang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Manado melakukan kaji cepat dan evakuasi bersama SAR, TNI/Polri, masyarakat dan relawan. Selain itu, BPBD Kota Manado juga memberikan bantuan makanan siap saji kepada para pengungsi.

BPBD Kota Manado memantau banjir saat ini telah berangsur surut.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Manado berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga ditengah musim hujan yang akan terjadi di sejumlah wilayah hingga Februari 2021.
Demikian Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.(*)

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/banjir-dan-longsor-di-kota-manado-5-orang-tewas/feed/ 0
Diduga Konsleting, Rumah Sunarjo Ludes Terbakar https://detakpos.com/peristiwa/diduga-konsleting-rumah-sunarjo-ludes-terbakar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=diduga-konsleting-rumah-sunarjo-ludes-terbakar https://detakpos.com/peristiwa/diduga-konsleting-rumah-sunarjo-ludes-terbakar/#respond Sat, 16 Jan 2021 23:34:38 +0000 https://detakpos.com/?p=37890 BojonegoroDetakpos.com-Diduga karena konsleting listrik, rumah Sunarjo (36), warga Dusun Bladokan, Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur, ludes dilalap api.

Dinas Damkar Bojonegoro melaporkan, kebakaran diperkirakan karena konsleting listrik yang menjalar ke dinding rumah yang terbuat dari kayu. Pemilik rumah warga RT 18/RW O6 saat itu sedang tidak ada di rumah.

Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 22.00 WIB dan melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran pos Sekar pukul 22.15 WIB.

Petugas sampai di TKM pukul 23.00 WIB, dan kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 23.30 WIB, menggunakan 1 unit armada dari pos Sekar beserta 3 personil

Kerugian akibat amukan si “Jago Merah” diperkirakan mencapai total Rp 88 juta meliputi rumah ukuran 10×10 persegi, satu unit sepedah motor, uang tunai Rp 2 juta, padi 5 sak, bibit bawang merah 2 kwintal dan perabot rumah tangga.

Demikian dilaporkan Kabid Pemadam dan Penyelamatan, Dinas Damkar Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto, SH, M.Kn melalui WAG, Sabtu (16/1/2021).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/diduga-konsleting-rumah-sunarjo-ludes-terbakar/feed/ 0
Gempa Susulan, Risma Pun Ikut Berhamburan Keluar https://detakpos.com/peristiwa/gempa-susulan-risma-pun-ikut-berhamburan-keluar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gempa-susulan-risma-pun-ikut-berhamburan-keluar https://detakpos.com/peristiwa/gempa-susulan-risma-pun-ikut-berhamburan-keluar/#respond Sat, 16 Jan 2021 22:47:05 +0000 https://detakpos.com/?p=37887 Sulbar-Detakpos- Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta warga Sulawesi Barat untuk menghindari tepi pantai karena masih akan ada gempa susulan yang terjadi.

“Kemarin sebelum ke sini saya telepon Kepala BMKG menanyakan kemungkinan apakah akan ada gempa susulan dan ia menjawab akan ada gempa susulan. Nah permasalahannya adalah gempa susulan itu apakah besar atau tidan dan bisa menimbulkan tsunami itu yang belum bisa di prediksi karena itu saya himbau warga hindari pantai,” kata Mensos di Sulbar, kemarin.

Mensos sendiri kemarin juga merasakan ada gempa susulan saat meninjau fasilitas bandara guna memastikan angkutan logistik bantuan tidak terganggu.

“Ini kita masih rasakan gempa susulan dan menghindari bangunan,” tambah Risma.

Selain memastikan kelancaran bantuan logistik, Risma juga tegaskan  adanya bantuan  tenaga kesehatan yang tiba di Sulbar untuk menangani korban yang berada di rumah sakit regional dan pusat.

“Mereka akan dateng guna membantu pengobatan,” jelas Risma.

Akses Darat Terputus

Kemarin, akses darat menuju lokasi bencana di Mamuju, Sulbar masih terputus akibat longsor di sejumlah titik. Untuk itu, sangat menyulitkan distribusi bantuan logistik dari wilayah sekitar.

Tidak hanya itu, sebanyak 43 orang tim terpadu yang terdiri dari Kemensos, BNPB, Kemenkes, Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  yang masuk melalui bandara Hasannudin Makasar melanjutkan dengan jalan darat telah melakukan perjalanan selama 8 jam tiba di kota Polowali Mandar belum bisa sampai ke kota Mamuju.

Sejumlah relawan dan TNI Polri terus melakukan pembersihan jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik jalan trans Sulawesi.

Menurut pengakuan salah satu Tim dari Kemensos, Alek Triyono bahwa sepanjang malam hujan terus tidak berhenti membuat perjalanan tim tidak bisa cepat dan harus beberapa kali terhenti.

Setibanya di Polman, tum istirahat dan berkoordinasi dengan BNPB, akhirnya diputuskan melanjutkan perjalanan dengan helikopter milik BNPB yang sudah standby di Mamuju.

Data Bandan Penanggulangan Bencana Nasution mencatat sebanyak 43 orang meninggal dunia akibat gempa di Sulbar. Korban paling banyak ada Kabupaten Mamuju.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan korban tewas di Mamuju ada 34 orang. Sembilan korban tewas lainnya ada di Kabupaten Majene. Dua wilayah di Sulbar ini jadi wilayah terparah akibat gempa bumi.

Sumber: Kemensos
Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/gempa-susulan-risma-pun-ikut-berhamburan-keluar/feed/ 0
Lagi, Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 KM https://detakpos.com/peristiwa/lagi-gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-sejauh-45-km/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lagi-gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-sejauh-45-km https://detakpos.com/peristiwa/lagi-gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-sejauh-45-km/#respond Sat, 16 Jan 2021 15:13:53 +0000 https://detakpos.com/?p=37882 LumajangDetakpos.com – Telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1) sore pukul 17.24 WIB.

Menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke arah tenggara yang diduga dari dari kawah Jonggring Kaloko berwarna kelabu pekat dalam volume yang besar. Sedangkan untuk hujan abu vulkanik diperkirakan mengarah ke utara, menyesuaikan arah angin.

Adapun peristiwa tersebut juga dikonfirmasi oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bahwa perkiraan awal lokasi tersebut berada di daerah sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan.

“Gunung semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilo. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas,” jelas Bupati Thoriqul.

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau ‘Waspada’ dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Sementara itu, masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya agar waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Hingga siaran pers ini diturunkan, kata Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB tim gabungan lintas Kementerian/Lembaga masih dalam proses pengembangan informasi dan belum ada keterangan adanya korban jiwa atas peristiwa tersebut.(*)

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/lagi-gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-sejauh-45-km/feed/ 0
Korban Tertimbun Longsor di Sumedang 40 Orang https://detakpos.com/peristiwa/korban-tertimbun-longsor-di-sumedang-40-orang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=korban-tertimbun-longsor-di-sumedang-40-orang https://detakpos.com/peristiwa/korban-tertimbun-longsor-di-sumedang-40-orang/#respond Sat, 16 Jan 2021 10:18:55 +0000 https://detakpos.com/?p=37879 SumedangDetakpos.com-Bencana longsor yang melanda Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Jawa Barat pada Sabtu (9/1) lalu, menyebabkan puluhan rumah rusak dan korban jiwa.

Berdasarkan hal tersebut, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi longsor guna melihat langsung kondisi dan dampak yang terjadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suyatman, dalam paparannya mengatakan menurut data BPBD Kab. Sumedang per tanggal 15 Januari 2021, kejadian longsor tersebut berdampak pada korban jiwa dan materil.

“Hingga 15 Januari, korban tertimbun longsor diperkirakan 40 orang, 24 orang diantaranya sudah ditemukan dan 16 orang masih dalam pencarian. Luka berat 3 orang, luka ringan 22 orang dan diperkirakan warga yang terdampak sejumlah 1.003 jiwa / 267 KK.

Adapun rumah yang tertimbun 20 unit, rumah rusak berat 5 unit, rumah rusak ringan dan terancam 51 unit,” ucap Herman saat menerima perwakilan Komisi VIII DPR RI dan BNPB di pos komando SMAN 1 Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (15/1).

Lebih lanjut ia menyampaikan akan segera merelokasi warga terdampak sesuai dengan arahan kepala BNPB Doni Monardo beberapa waktu lalu.

“Pemda akan melakukan relokasi permanen bagi masyarakat terdampak dan terancam longsor, dan kami sedang melakukan persiapan untuk lokasi yang ditentukan,” tutur Herman.

Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana*

Pada kesempatan yang sama wakil ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan, mengatakan Komisi VIII membidangi kebencanaan, oleh karena itu akan melakukan pendampingan terkait persoalan kebencanaan di Indonesia, salah satunya mengutamakan peran mitigasi atau pencegahan guna kurangi dampak bencana.(HMS).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/peristiwa/korban-tertimbun-longsor-di-sumedang-40-orang/feed/ 0
Wawan: Kader IMM Harus Tetap Dekat dengan Urat Nadi Rakyat https://detakpos.com/kampusiana/wawan-kader-imm-harus-tetap-dekat-dengan-urat-nadi-rakyat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wawan-kader-imm-harus-tetap-dekat-dengan-urat-nadi-rakyat https://detakpos.com/kampusiana/wawan-kader-imm-harus-tetap-dekat-dengan-urat-nadi-rakyat/#respond Sat, 16 Jan 2021 09:52:45 +0000 https://detakpos.com/?p=37876 BojonegoroDetakpos.com– Dalam Rangka Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pimpinan Cabang Bojonegoro, Wakil Bupati Drs H Budi Irawanto M.Pd turut hadir memberikan sambutan pada acara yang bertempat di Aula At-Taqwa, Jalan Teuku Umar Nomor 48 Bojonegoro, Sabtu (16/01/2021).

Dengan mematuhi protokol kesehatan, Wakil Bupati yang biasa disapa Wawan itu didampingi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro H. Suwito dan beberapa pengurus Muhamadiyah duduk bersama dan saling bercanda.

Wawan dalam sambutanya mengatakan, IMM bertujuan membentuk akademisi Islam yang berakhlak mulia.

Menurutnya, mahasiswa memiliki fungsi sosial, akademisi dan kontrol sosial di dalam lingkungan masyarakat. Selain itu, Kader IMM memiliki jiwa keagamaan yang kuat dan memiliki akhlak yang mulia.

Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Bojonegoro sudah tidak perlu diragukan lagi kontribusinya di Bojonegoro.

IMM pernah membuka posko tanggap covid-19, di mana para relawan IMM ikut terjun kemasyarakat dalam penyemprotan desifektan. “Kader-kader mahasiswa yang seperti inilah yang sangat patut diapresiasi,”tutur Wawan.

“Kecepatan, ketegasan, dan rasa tanggap yang tinggi ini perlu selalu dipupuk subur di seluruh kader-kader IMM, agar tetap peka terhadap situasi sosial masyarakat, dan lebih dekat dengan urat nadi rakyat,” tegas Wakil Bupati Bojonegoro.

Tak lupa disela sela sambutan Wakil Bupati Bojonegoro memberikan ucapkan selamat atas pelantikan Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Bojonegoro Periode 2020-2021. Semoga seluruh jajaran pengurus yang baru, ke depannya akan semakin memberikan banyak kontribusi bagi kabupaten kita tercinta.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro Drs H. Suwito M.Si mengatakan, IMM Bojonegoro harus bisa bertawakal artinya bisa berusaha dan bekerja keras dalam menjalankan organisasi mahasiswa apalagi saat ini masih pandemi.

” Tolong mahasiswa bisa menjadi pelopor di masyarakat, apalagi saat ini masih terjadi pandemi sehingga peran mahasiswa ini sangat penting, mahasiswa adalah calon cendikiawan dan ilmuan maka harus mempunyai kepribadian yang baik, ” Ungkap Suwito.

Sementara itu Ketua terpilih IMM Periode 2020-2021 Farkhan Ulil Burhan menyampaikan terimakasih atas amanahnya untuk menjalankan IMM, semoga ke x depan IMM bisa semakin maju dan bisa menjadikan mahasiswa yang membawa harapan besar untuk menciptakan generasi yang memiliki jiwa integritas.(d/5).

Editor: A Adib

]]>
https://detakpos.com/kampusiana/wawan-kader-imm-harus-tetap-dekat-dengan-urat-nadi-rakyat/feed/ 0