oleh

Diusulkan BPIH 2019 Naik Jadi 2.675 Dolar AS

JakartaDetakpos-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pemerintah mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1440H/2019M sebesar 2.675 dolar AS, ada kenaikan sebesar 43 dolar AS.

Kenaikan tersebut, jelas Menag karena disebabkan tiga hal. Pertama, terkait pesawat udara.

Menurutnya, sewa pesawat dan bahan bakar Avtur mengalami kenaikan. Kedua, transportasi darat dari Makkah ke Madinah  juga sebaliknya, dari Mekkah ke Jeddah dan sebaliknya pemerintah Saudi Arabia resmi menaikkan harga, karena mereka ingin meremajakan bus-bus yang digunakan jemaah.

Ketiga, ada upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah khususnya di Arafah .

“Tahun 2019 nanti (tenda jemaah di Arafah) akan kita lengkapi dengan penyejuk udara atau AC,” ujar Menag dilansir MCH.

“Jadi sebenarnya,  kenaikan riilnya mencapai 148  dolar AS,  tapi kita mencoba menyeimbangkan dengan komponen indirect cost , sehingga yang harus dibayar jemaah hanya 43 dolar AS. “

Menag menyatakan, ini baru usulan dari pemerintah dalam pembicaraan pendahuluan BPIH 1440H/2019M bersama DPR yang akan dibahas di Panja BPIH, sehingga kemudian menyepakati berapa biaya haji yang rasional untuk tahun 2019.

Menag berharap penetapan BPIH 1440H/2019M dilakukan lebih cepat, pemerintah menargetkan akhir Januari 2019 BPIH bisa ditetapkan.

“Kita berharap, selama  Desember ini  BPIH 1440H/2019M secara intensif dilakukan pembahasan,”  harapnya.

Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR  sepakat membentuk Panitia Kerja (Panja)  Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1440H/2019M.

Panja ini dibentuk untuk membahas asumsi dasar  dan komponen BPIH serta secepatnya dapat memulai pembahasan.

Pembentukan Panja tersebut menjadi salah satu butir kesimpulan yang mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) Pembahasan Awal BPIH 1440H/2019M antara pemerintah dan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, kemarin.(dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini