Jemaah Haji Jawa Timur Akan Tinggal di Satu Zona Khusus

SurabayaDetakpos– Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, musim haji 1440H/2019M, ada sejumlah peningkatan pelayanan jemaah haji yang tidak ada pada tahun lalu.

“Ada yang baru dan tidak dialami jemaah haji tahun lalu, yaitu bahwa panjenegan semua nanti akan tinggal di satu zonasi khusus Jawa Timur. Tahun ini kita menetapkan zonasi berdasarkan provinsi,” kata Menag saat menyambut jemaah haji kloter 1 Embarkasi Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, Jumat (05/07).

Hadir juga, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dirjen PHU beserta jajaran dan Plt Kakanwil Kemenag Jawa TImur.

“Dulu ingin bertemu dengan sesama kloter saja cukup susah,” sambung Menag.

Menurut Menag pada musim haji 1440H/2019 terdapat 7 zonasi sehingga dapat memudahkan koordinasi dengan sesama jemaah maupun petugas. “Dan petugas di sana adalah petugas yang menguasai bahasa asal  jemaah. Misalnya Jawa Timur ya mengerti dan mengusai bahasa Jawa,” ujar Menag.

“Sesuatu yang kita syukuri juga tahun ini untuk pertama kali kita akan pasang AC atau mesin pendingin di tenda-tenda di Arafah. Tahun sebelumnya, tidak ada AC, hanya kipas angin. Upaya ini juga sebagai antisipasi cuaca panas di Tanah Suci,” lanjut Menag.

Selain itu para jemaah pada musim haji tahun tidak perlu repot membawa barang bawaan. Pasalnya seluruh barang jemaah sudah diantar langsung ke penginapan oleh petugas.

Hal baru lainnya adalah penerapan aplikasi berbasis digital bagi petugas haji demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji.  “Haji tahun ini kita bersyukur karena banyak perubahan ke arah baik, seperti hotel, makanan dan transportasi. Intinya saya ingin mengajak kita mensyukuri atas inovasi dan peningkatan pelayanan yang terus kita lakukan,” tandas Menag.

Jemaah haji kloter pertama Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Magetan akan bertolak ke tanah suci pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Sumber: MCH

Editor : AAdib

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *