oleh

Pembukaan Jalan Tol Segmen Sragen-Ngawi Tunggu Izin Kementerian PUPR

NgawiDetakpos-PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyatakan tidak benar informasi jalan Tol Ngawi-Solo dibuka hari ini Kamis, (15/11), secara gratis.

Demikian klarifikasi pihak Jasamarga Solo- Ngawi terkait infografik “Jalan Tol Solo Ngawi Segmen Sragen-Ngawi dibuka untuk umum pada hari Kamis, 15 November 2018.”

Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media yang menyatakan bahwa “Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi akan dibuka untuk umum pada hari Kamis, 15 November 2018 pukul 06.00 WIB secara gratis (Rp 0) sampai Jalur tol ini diresmikan”.

Manajemen PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyatakan,” bahwa hal tersebut tidak benar.”

Hingga saat ini manajemen JSN masih menunggu persetujuan dari Kementerian PUPR untuk dapat mengoperasikan Segmen Sragen-Ngawi baik secara gratis (sebagai tahapan sosialisasi kepada masyarakat) maupun sudah dipunggut tarif tol (berbayar).

“Kami memahami antusias masyarakat yang telah menunggu untuk dapat menikmati fasilitas jalan tol yang kami sediakan, namun kami mohon agar masyarakat dapat bersabar hingga kami mendapat persetujuan dari Kementerian PUPR.

Sebelumnya diberitakan, perkembangan konstruksi fisik dan pembebasan lahan Jalan Tol Solo-Ngawi telah rampung 100% dan lulus uji laik operasi sesuai Surat Dirjen Bina Marga No.JL02.01-Db/1/11/PDJD/2018.

Peresmian seluruh seksi jalan tol sepanjang 90,43 kilometer (km) tersebut tinggal menunggu waktu rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno menyampaikan, pihaknya tinggal menunggu peresmian Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi.

“Jalan Tol Solo-Ngawi yang Seksi Solo-Sragen itu sudah diresmikan sepanjang 35 km. Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 km semua sudah selesai, semua administrasi juga sudah selesai, tinggal menunggu jadwal Pak Presiden kapan bisa diresmikan. Kapan saja kita sudah siap untuk beroperasi,” ujar David saat Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa oleh Menteri BUMN, (Detakpos-12/11).

Jalan Tol Solo-Ngawi dikelola oleh salah satu kelompok usaha Jasa Marga, yakni PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN). Jalan Tol Solo-Ngawi terbagi atas tiga seksi, yakni Seksi 1 Ngawi-Klitik sepanjang 4 km sudah beroperasi sejak 30 Maret 2018, Seksi 2 Solo-Sragen (35 km) sudah diresmikan 17 Juli 2018, dan Seksi 3 Sragen-Ngawi (51 km) yang sudah siap diresmikan.

Dengan nilai investasi mencapai Rp11,34 triliun, masa konsesi jalan tol ini adalah 40 tahun dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berkisar 82,82%.

Jalan Tol Solo-Ngawi menghubungkan Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur. Untuk memudahkan mobilisasi pengguna, jalan tol ini dilengkapi dengan delapan Gerbang Tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Bandara Adi Sumarmo, GT Ngemplak, GT Purwodadi, GT Karanganyar, GT Sragen, GT Sragen Timur dan GT Ngawi.(d2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini