oleh

Pemkab Bojonegoro Pasok Air Bersih Warga Sampai November

BojonegoroDetakpos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, tetap memasok air bersih bagi warga yang daerahnya mengalami kekeringan pada musim kemarau dengan mempertimbangkan potensi curah hujan yang terjadi sampai akhir November.

“BPBD akan tetap memasok air bersih kepada warga sampai akhir November,” kata Sekretaris BPBD Boionegoro Nadif Ulfia di Bojonegoro, Sabtu (26/10).

Penentuan akhir pemasokan air bersih itu, kata dia, mengacu prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Gedofisika (BMKG) bahwa hujan di daerahnya berlangsung secara merata awal November.

Oleh karena itu, menurut dia, pemkab akan mengeluarkan status tanggap darurat menghadapi kekeringan yang dimulai sejak 1 September sampai 30 November.

Yang jelas, lanjut dia, dalam pengadaan air bersih memanfaatkan dana anggaran dari Pemerintah Provinsi Jatim dan pihak ketiga.

Sebab alokasi anggaran pengadaan air bersih dari APBD daerah setempat sebesar Rp200 juta sudah habis untuk pengadaan air bersih 500 tangki.

“Saat ini alokasi pendistribusian air bersih memanfaatkan anggaran Pemprov Jatim,” ucapnya seraya menambahkan besarnya pendistribusian air bersih rata-rata 5-6 tangki/hari.

Data di BPBD menyebutkan hingga sekarang ini air bersih yang didistribusikan kepada warga sebanyak 1.046 tangki (5.000 liter per tangki).

Dengan rincian 500 tangki memanfaatkan anggaran APBD sedangkan lainnya dari anggaran APBD Provinsi Jatim.

“Warga yang mengalami kesulitan air bersih di 73 desa yang tersebar di 20 kecamatan,” katanya. (*)

Penawarta: Agus S
Editor: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini