oleh

Bojonegoro Tertarik Tata Kelola Baznas Gresik

GresikDetakpos– Sukses Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, membuat Lembaga pengumpul dan pendistribusi zakat infaq dan shadakoh ini kebanjiran tamu untuk study banding. Bahkan Lembaga ini harus mengatur waktu agar para tamu yakni Lembaga baznas dari Kabupaten Kota luar Gresik bisa diterima dengan baik.

Kali ini, Rombongan Baznas Kabupaten Bojonegoro berkunjung ke Kantor Baznas Gresik. seperti biasa, para tamu baznas ini diterima Penasehat Baznas Dr. Mohammad Qosim yang juga Wakil Bupati Gresik di Lantai II Kantor Baznas Gresik, belum lama ini.
Turut mendampingi Wabup Qosim Ketua Baznas Gresik KH. Abdul Munif beserta pengurus yang lain. Sedangkan rombongan Baznas Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 12 orang dipimpin Ketua Nurul Huda.
Kepada Wakil Bupati dan Pengurus Baznas Gresik, Nurul Huda menyatakan pihaknya merasa sangat terhormat sekali karena diterima oleh Wakil Bupati.
“Dari kunjungan ke beberapa kantor Baznas dibeberapa daerah yang sudah dilakukan, hanya di Baznas Gresik kami diterima oleh Wakil Bupati. Saya katakan Baznas Gresik ini istimewa, karena dari kunjungan ke baznas yang lain perolehan pendistribusian ZIS rata-rata setara dengan yang kami peroleh yaitu Rp 1,5 miliar,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Gresik, Abdul Munif menjelaskan, perolehan dan pendistribuasian Baznas Gresik 2018 Rp. 7,7 miliar. Untuk tahun 2019, mentargetkan perolehan Rp. 8,5 miliar.
Tentang perolehan itu, Wabup Qosim menjelaskan bagaimana cara memotivasi masyarakat untuk bisa meningkatkan perolehan ZIS.
“Masyarakat kita adalah masyarakat paternalistic. Selain membuat edaran kepada seluruh ASN dan masyarakat, kami di jajaran Pemerintah juga memberikan contoh terdepan dalam berzakat dengan menyetorkanzakat yang nilainya lebih dari rata-rata. Selain itu, pada setiap kesempatan maupun rapat dinas, kami mengingatkan kepada para pimpinan untuk meningkatkan zakat di wilayahnya” kata Qosim.

Sementara Kepala kantor Baznas Gresik Muhtadin mengatakan,  Selama tahun 2019 tepatnya sejak bulan Januari sampai Oktober sudah ada 10 (sepuluh) Lembaga Baznas Kabupaten kota yang telah berkunjung ke Gresik.
“Baznas Kabupaten Bojonegoro adalah tamu kami ke 10 yang melakukan studi banding ke Baznas Kabupaten Gresik. Dua bulan selanjutnya sudah ada yang Baznas kabupaten kodya lain yang sudah indent” katanya.

Masih menurut Muhtadin, tak hanya Baznas dari wilayah Jawa Timur dan pulau Jawa, bahkan Lembaga Baznas dari Kabupaten Hulu Sungai Kalimantan Selatan pernah mencicipi kunjungannya ke Baznas Gresik. (sdm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini