oleh

IZIN EMCL TERANCAM DICABUT

Pewarta: Jarwati

BojonegoroDetakpos -Izin operasional operator minyak dan gas bumi (Migas) Lapangan Banyu Urip, Exxon Mobil Cepu Ltd (EMCL) terancam dicabut.

Pasalnya perusahaan raksasa pengebeboran migas itu dinilai abai tidak melaksanakan perjanjian dalam analisa dampak lingkungan (Amdal) yang telah disepakati bersama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah mengatakan, dari awal eksplorasi dan eksploitasi migas yang dilakukan oleh EMCL sampai dengan sekarang belum ada progres pembuatan sabuk hijau atau ruang terbuka hijau di Lapangan Banyu Urip.

Padahal, lanjut Nurul, menurut perjanjian yang telah dibuat oleh perusahaan, mereka wajib membuat ruang terbuka hijau sampai 20 persen dari total luas lahan Lapangan Banyu Urip.

“Kami sudah kirimkan surat peringatan (SP) pertama kepada EMCL. Karena mereka tidak merespons komunikasi yang telah kami lakukan,”ujar Nurul, Kamis (12/4).

Menurut Nurul, itu untuk bisa mengetahui progres pembuatan ruang terbuka hijau di sekitar Lapangan Banyu Urip. ”Hingga saat ini belum ada progres sama sekali,” kata Nurul.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan, kalau sampai surat peringatan yang pertama tidak direspons oleh perusahaan, maka akan dikirimi SP yang kedua. Tetapi kalau tetap tidak ada kabar dari perusahaan, maka akan diberikan SP ketiga oleh DLH.

“Setelah SP ketga, nanti kami akan melaporkan EMCL ke Kementerian Lingkungan Hidup. Sebab mereka tidak menjalankan Amdal, dan bisa jadi sanksi yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup berupa pencabutan izin EMCL,” tegas Nurul.

Dikonfirmasi terpisah juru bicara EMCL, Rexy Mawardijaya mengungkapkan, kalau sekarang ini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Dinas terkait.

Selain itu, EMCL mengklaim terus melakukan penanaman, guna membuat ruang terbuka hijau. “Kami terus berkordinasi dengan Dinas terkait dan sedang dalam pelaksanaan program penghijauan sesuai komitmen AMDAL,” terang Rexy.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini