oleh

Ketua DPRD Bojonegoro Berdalih Pembatalan Sidak Agar Cari Data Dulu

BojonegoroDetakpos.com – Ketua DPRD Bojonegoro Imam Solihin menyampaikan alasan  terkait pembatalan inpeksi mendadak (sidak) yang rencananya dilakukan oleh Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, ke Lapagan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB), tepatnya Jambaran Central, Rabu (30/12).

Ketua DPRD Imam Solihin  mengklaim pihaknya  tetap menugaskan Komisi A untuk turun lapangan meninjau dan mencari data sebenarnya di lokasi eksplorasi dan eksploitasi gas bumi tersebut.

“Kemarin saya perintahkan pembatalan surat undangan kepada para pihak. Tetapi Komisi A saya tugaskan tetap melaksanakan  turun Lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan secara kongkrit agar mendapat acuan untuk mengundang para pihak,” terang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis, (31/12/2020).

Dia berharap agar langkah yang diambil oleh DPRD lebih mengedepankan obyektifitas dan kongkritnya permasalahan. Setelah itu baru menentukan langkah selanjutnya mengundang para pihak.

“Atau kalau dipandang perlu sampai pembentukan Pansus. Tetapi harus step-step-nya (tahapannya) kan dilaui dulu,” pungkas ia.

Sementara saat ditanya terkait Komisi A yang akan melaporkan dirinya ke Badan Kehormatan (BK) dia hanya menjawab, “Ya liat aja besok.”

Diberitakan sebelumnya warga Dusun Jambaran, Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur, terkait dugaan pencemaran di lokasi eksplorasi dan eksploitasi gas bumi Jambaran Tiung Biru (JTB),  Rabu (30/12), Komisi A akan melakukan sidak ke lokasi well testing Jambaran Central yang dioperatori oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Namun dibatalkan oleh pimpinan DPRD.

Pewarta: Jarwati

Editor: A Adib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini