oleh

Akhir Tahun, Target Pendapatan Bojonegoro Kurang Rp 300 M lebih

BojonegoroDetakpos-Mendekati tutup buku akhir tahun anggran, di mana semua kegiatan harus mulai dibayarkan target penerimaan Bojonegoro, Jawa Timur, masih kurang Rp 300 milliar lebih.

‘’Tepatnya Rp 304,88 miliar,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ibnu soeyoti kepada Detakpos,Kamis (7/12). Dia menjelaskan hal ini pihaknya harus berpikir ekstra terkait pembayaran beberap kegiatan yang sudah terlaksana.Ibnu kemudian menjelaskan, setiap akhir tahun tentu pembayaran atas kegiatan dari dinas dan instansi akan menumpuk.

Termasuk juga kegiatan pembangunan yang biasanya selesai saat memasuki akhir tahun. ‘’Sementara target penerimaan belum tercapai,’’ jelasnya.Karena itu dia menuturkan ada kemungkinan sejumlah kegiatan tidak terbayar tahun ini seperti tahun sebelumnya. Bahkan atas hal ini dia menuturkan sudah melaporkan kepada Bupati melalui nota dinas. ‘’Termasuk kepada DPRD juga kita berikan laporan,’’ ungkapnya.

Mantan camat Gondang ini kemudian menjelaskan target penerimaan total dalam APBD tahun ini adalah sebesar Rp 3,190 triliun. Namun realisasi sampai dengan 6 Desember lalu baru sekitarRp 2,850 triliun.

‘’Dan masih kurang Rp 300 milliar lebih,’’ katanya.Sementara tambah dia, belanja dalam APBD tahun ini ditargtkan Rp 3,223 triliun lebih. Dengan pendapatan tercapai pun dia menuturkan masih akan terjaid kekurangan pembayaran jika semua kegiatan harus dibayarkan.

‘’Sementara saat ini kondisinya masih kurang sebegitu besar,’’  tegasnya.Karena itu dia menuturkan saat ini sedang menginventarisasi pembayaran yang harus dilakukan sampai dengan tutup buku nanti. Kemudian jika memang masih terjadi kekurangan akan dipilah pembayaran sesuai prioritas untuk dibayarkan tahun ini.

‘’Sementara kekurangan akan dianggap sebagai utang dan akan dibayar tahun depan,’’ bebernya.Tahun lalu Pemkab Bojonegoro sendiri juga harus menunda pembayaran sejumlah kegiatan pembangunan. Namun dari penundaan yang dilakukan tersebut sampai dengan kemarin baru sebagian saja yang dibayar akibat penerimaan pendapatan yang jauh dari harapan. (/*d4) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini