oleh

Banyak Pejabat Plt di Bojonegro Serapan ABPD Rendah

BojonegoroDetakpos-Rendahnya penyerapan anggaran APBD 2018 diprediksi akibat banyaknya posisi kepala dinas tidak definitif atau yang diisi pelaksana tugas (Plt), sehingga memunculkan keraguan mengeksekusi program yang sudah ditentukan.

Akibatnya, Organisasi Pemerontah Daerah (OPD) banyak yang ragu-ragu. “Sebab keraguan dari OPD bisa jadi kemungkinan juga adanya pergantian kepemimpinan di Bojonegoro,”ujar Sekretaris Komisi B Lasuri di Bojonegoro, Jum’t (14/6).

Dia melihat hampir merata sektor yang tertunda pelaksaan progran seperti di Dinas PU Bina Marga, PU Cipta Karya dan PU, dan juga di sektor pendidikan

“DAK (Dana Alokasi Khusus) pendidikan yang ditunggu tunggu warga penerima sampai sekarang juga belum turun,”tutur Lasuri.

Hal itu juga bisa dilihat pada kejadian aksi demo di tahun 2018 oleh para rekanan yang proyeknya belum terbayar.

“Bisa kita lihat adanya demo para rekanan yang belum terbayar,”tambahnya.

“Banyaknya posisi kepala dinas yang diisi Plt juga menjadi salah satu penyebab munculnya keraguan OPD melakukan eksekusi program,”tuturnya lagi.

Lasuri berharap sebaiknya Pemkab Bojonegoro segera memanggil semua OPD untuk bisa melakukan penyerapan dan segera melakukan eksekusi program.

“Segera juga isi posisi kepala OPD yang kosong dengan pejabat definitif,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hingga bulan ke enam tahun ini, serapan anggaran ABPD 2018 baru mencapai 19 persen.(d/2).

Editor: A Adib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini