oleh

Berkas Belum Lengkap, 50% Kontraktor Belum Terbayar 

Pewarta: Jarwati


BojonegoroDetakposCom-Masih separo kontraktor atau rekanan dalam pelaksanaan proyek pembangunan tahun 2017, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, yang belum terbayar sampai sekarang.

Hal tersebut disebabkan belum lengkapnya berkas dan administrasi yang menjadi persyaratan pencairan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ibnu Soeyueti mengatakan, dari total utang proyek pembangunan tahun kemarin, baru bisa terbayar 50%.Karena banyak dari rekanan yang belum melengkapi administrasi, sehingga belum bisa cair.

“Total utang ada Rp 52 miliar, dan yang sudah dibayar sekitar Rp 26 miliar. Sisanya belum kami bayar, sebab masih menunggu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait mengajukan, dan rata-rata alasan dinas belum memasukkan berkas, karena rekanan belum melengkapi administrasi, ” kata Ibnu di Bojonegoro,Selasa (6/3).

Dia menambahkan, pembayaran yang sudah banyak dilakukan ada di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta karya. Sementara kontraktor yang  belum cair kebanysksn berada di Dinas Pekerjaan Umum Binamarga, dan Penataan Ruang.

“Memang hutang terbanyak kan ada di Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Penataan Ruang. Sedangkan untuk utang di Dinas Cipta Karya, hanya berkisaran pada angka Rp 18,3 miliar, ” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya, Welly Fitrama menjelaskan total kontraktor sebanyak 63. Saat ini, yang sudah melengkapi berkas sudah mencapai 75 persen, dan sudah selesai diproses di BPKAD.

“Rekanan yang belum terbayar pada proyek tahun kemarin di kami, sekarang sudah 47 kontraktor yang selesai diproses. Dan sisanya sekitar 25 persen lagi, tinggal menunggu mereka melengkapi administrasi, ” jelas Welly.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini