oleh

Dana Tak Terduga Rp 1,4 Triliun masih Disimpan di Kas Daerah

BojonegoroDetakpos-Rapat kerja Badan Anggaran ,(Banggar) DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa, (6/8), terungkap bahwa dana anggaran tidak terduga Rp 1,4 triliun masih disimpan di Kas Daerah.

Demikian dikatakan Lasuri usai raker Banggar dengan Pemkab. “Rapat Banggar dengan eksekutif belum selesai,”ungkap Sekretaris Komisi B tersebut.

Dikatakan Lasuri, menurut laporan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti pada raker tadi, uang Rp 1,4 triliun masih disimpan di Kasda.

“Tadi dari keterangan Kepala DPKAD bahwa uang masih ada dalam kasda,”ungkap Lasuri.

Selain di Kasda, lanjut Lasuri, juga ada yang sudah didepositokan di Bank Jatim,
Bank Mandiri dan BRI.

Namun masih menurut DPKAD, kata Lasuri, hingga kini belum ada yang dikeluarkan untuk dana penyertaan modal ke bank konvensional atau pembelian kereta api.
“Sampai detik ini belum ada,”lanjut dia.

Diberitakan sebelumnya, DPRD setempat mempertanyakan anggaran sebesar Rp 1,4 trilliun yang dimasukkan dalam KUA PPAS RABPD 2019 Pemkab untuk dana tak terduga.

Anggota Banggar DPRD, Ali Huda mengatakan, tidak seharusnya ada dana yang tidak terduga sebanyak itu.

Pasalnya masyarakat masih membutuhkan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kok ada dalam draf dana tidak terduga yang lebih dari Rp 1,4 trilliun dalam KUA PPAS PAPBD,” ujar dia. (Detakpos, Rabu 24 Juli 2019).

Politisi asal partai PKPI tersebut juga menginginkan agar tim anggaran Pemkab memberikan rincian untuk dana tidak terduga tersebut.

Senada diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD, Sukur Priyanto bahwa dana sebesar itu dimasukkan dalam pos anggaran tidak terduga, jelas sangat tidak masuk akal.

“Masih banyak kebutuhan pembangunan yang harus dilakukan, seperti pembangunan jalan, jembatan, lembaga pendidikan dan lainnya. Tapi kenapa dimasukkan untuk dana tidak terduga,” pungkasnya.(d/2)

Editor : A Adib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini