oleh

Hasil Tangkap Ikan di Gresik Terganggu Angkutan

Gresik – Detakpos– Bupati Gresik, Jawa Timur, Sambari Halim Radianto mengatakan potensi hasil tangkap ikan di daerahnya cukup besar, namun masih terkendala transportasi laut untuk pengangkut ikan.

“Tapi pemkab terus berupaya mengatasi kendala (transportasi laut) itu,” kata dia di Gresik, Kamis.

Berbicara dengan rombongan anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ia juga mengatakan pemkab telah membangun pasar ikan modern untuk transaksi jual beli hasil tangkapan para nelayan.

“Pembangunan pasar ikan modern untuk meningkatkan perekonomian para nelayan khususnya nelayan Gresik,” kata dia menegaskan.

Sesuai data, di daerahnya terdapat 20 TPI di sejumlah kecamatan yang dikelola desa. Di daerah setempat tercatat sebanyak 10.500 nelayan, diantaranya sebanyak 3.545 nelayan  ikut asuransi nelayan.

Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan terkait perlindungan nelayan dengan cara ikut asuransi.

Kepala Dinas Perikanan Gresik Langu Pindingara, menjelaskan asuransi vnelayan di daerahnya tersebut keseluruhan pendanaannya bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Terkait perlindungan nelayan lainnya di daerah setempat, katanya, juga diusulkan bantuan perahu untuk para nelayan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Mudah-mudahan ditahun ini kita dapatkan enam belas perahu bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Yang sudah sudah kita terima empat unit perahu nelayan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan total tangkapan para nelayan di daerahnya mencapai 134.849 ton per tahun. “Jumlah tersebut meliputi 19.228 ton tangkapan ikan dan 115.621 ton budidaya,” tuturnya.

Pengelolaan TPI berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomer 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa usaha.

Dalam kunjungannya itu rombongan DPRD Kabupaten Gunung Kidul, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Supriyadi itu untuk belajar tata cara pemberdayaan nelayan dan pengelolaan tempat pelelangan ikan (TPI). (iis/Humas pemkab Gresik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini