oleh

Pengamat: Itu Kolaborasi Global dengan Segelintir Orang Lokal

JakartaDetakpos-Insiden penembakan karyawan PT Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mengakibatkan 16 orang tewas diprediksi adalah permainan global bekerja sama dengan orang lokal.

Demikian pengamat intelijen Surya Fermana dihubungi di Jakarta, Jumat (7/12).
“Ini ada permainan global yang kolaborasi dengan, segelintir orang lokal.
Hanya segelintir, memurut dia, karena orang Papua sangat mencintai Presiden Jokowi lantaran sukses membangun Papua.

Sebelumnya, kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mengatakan pihaknya akan terus mencari karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban penyerangan KKB. Selain itu, pihaknya mengejar KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua.

Dari total 28 karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban KKB di Distrik Yigi, Nduga, 16 di antaranya meninggal dunia dan 7 selamat. Sementara 5 lainnya belum ditemukan, dengan rinciannya 2 telah dipastikan meninggal dunia serta 3 lainnya belum diketahui nasibnya.

Kembali menurut Surya, Indonesia Negara yang kaya dan besar banyak yang ingin mengecilkan Indonesia di tengah kontestasi global.

“Kesuksesan Presiden Jokowi membangun infrastruktur, manusia dan merebut saham PT Freeport membuat banyak pihak yang tidak suka,”tutur Surya.

Dia memprediksi, ini ada permainan global yang kolaborasi dengan segelintir lokal. “Hanya segelintir karena orang Papua sangat mencintai Jokowi karena sukses membangun Papua,”tegasnya lagi.

Adapun yang perlu dievaluasi, menurut dia, adalah intelijen kita yang kurang waspada padahal Desember itu bulan OPM. Intelijen perlu dikuatkan,”ungkapnya. (dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini