oleh

APACT12th: Anak dan Remaja Investasi Setiap Negara

Nusa DuaDetakpos– Konferensi Asia Pasifik untuk pengendalian tembakau The 12th Asia Pacific Conference on Tobacco or Health selama tiga hari di Bali, Indonesia, berakhir kemarin.

Delegasi dari 30 negara sepakat, anak dan remaja adalah prioritas dan investasi setiap negara. Kaum muda yang sehat menjadikan negara kuat, karena itu mereka perlu dilindungi dari ancaman di sekitar, termasuk dari produk mematikan seperti rokok.

“Kita memiliki fakta-fakta baru berdasarkan penelitian ilmiah tentang bagaimana tembakau merusak kehidupan dan kesejahteraan rakyat. Negara-negara menyampaikan pengalaman masing-masing tentang bagaimana upaya pengendalian tembakau dapat mencapai keberhasilan. Kita harus memanfaatkan informasi tersebut bagi aksi kita untuk menurunkan konsumsi tembakau di Indonesia,” saran Nafsiah Mboi mewakili Komnas Pengendalian Tembakau Indonesia.

APACT12th menyatukan para pelaku advokasi, media, sukarelawan serta para ahli di bidang kesehatan masyarakat, ekonomi dan hukum di negara Asia Pasifik, untuk memotori perubahan.

Pelaku advokasi termasuk petani, pembuat kebijakan, pemuda, dan wakil masyarakat yang telah aktif menyumbangkan ide agar pemangku kepentingan dapat lebih efisien dan efektif melakukan peran mereka untuk mendorong dan menerapkan kebijakan pengendalian tembakau untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi semua orang, tidak hanya dari konsumsi tembakau tetapi juga terutamanya menjauhkan anak-anak dari pengaruh industri tembakau.

Forum ilmiah semacam APACT12th berperan penting mendorong pemerintah dan menciptakan minat publik, selain mendukung kebijakan prioritas yang menunjang kesehatan masyarakat. Fakta dan informasi yang disampaikan ke publik semestinya cukup memotivasi individu di masyarakat untuk melindungi keluarga mereka, terutama anak, dengan mendukung pengendalian tembakau.

Anak dan remaja umumnya sulit untuk dapat menyatakan kebutuhan dan keinginan mereka, termasuk agar terhindar dari konsumsi dan asap rokok. Mereka tidak berdaya ketika terjadi penindasan atas hak kesehatan mereka dan hak atas lingkungan bebas asap rokok.

APACT12th Youth Camp memberi kesempatan bagi 50 pemimpin muda untuk berdaya, melakukan aksi melindungi kesehatan diri dan masyarakat.

“Saya senang bisa berpartisipasi dalam APACT12th Youth Cam, bertemu dengan pemuda dari berbagai negara di Asia Pasifik, yang sama bersemangatnya untuk terlibat dalam pengendalian tembakau. Langsung dari para ahlinya, kami mempelajari keterampilah melakukan kampanye pengendalian tembakau secara efektif. Kami berencana membentuk alinasi generasi muda bebas dari tembakau di negara-negara Asia Pasifik, untuk memerangi perusahaan tembakau internasional dan mewujudkan dunia bebas dari rokok. Kami harus menjadi pemimpin dan mampu memegang kendali untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Belandenta Amalia, peserta Youth Camp dari Indonesia.

“Pengendalian tembakau adalah perjuangan tak berkesudahan. Konsumsi tembakau telah membunuh 7 juta orang setiap tahun, menjadikannya sebuah epidemi global. Industri tembakau menjadikan kawasan ini sebagai target promosi dan pemasaran lebih banyak lagi produk tembakau, sembari mengembangkan bisnis mereka. Ini merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat,” kata Judith MacKay dari Vital Strategies, Hong Kong.

Ajakan aksi nyata APACT12th sangat terkait dengan SDGs. Tujuan dari rekomendasi yang disampaikan di hari terakhir adalah untuk mewujudkan generasi bebas dari tembakau, tobacco free generation, serta memberdayakan kaum muda untuk terlibat dan melakukan advokasi. Upaya pengendalian tembakau untuk mencapai Tujuan nomor 1 SDGs adalah agar tembakau tidak mudah dibeli kelompok muda dan kelompok ekonomi lemah, membantu perokok untuk berhenti, dengan meningkatkan pajak setidaknya 75% dari harga eceran produk tembakau.

Untuk mendukung inisiatif kelompok usia muda, para pemangku kepentingan yang adalah orang dewasa, perlu melakukan upaya lebih memperluas pengendalian tembakau ke berbagai sektor di semua tingkatan. Media berperan sangat penting untuk melakukan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya mengendalikan tembakau demi bangsa yang sehat dan kuat. Ini sejalan dengan Tujuan SDGs ke 3, kesehatan yang baik dan kesejahteraan, serta rekomendasi aksi dari APACT12th untuk melindungi kesehatan dan kemapanan ekonomi masyarakat. Pemerintah dapat merubah arah suatu negara. Guna mencegah epidemi tembakau meluas mencederai rakyat, pemerintah dan masyarakatharus bergerak cepat.(dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini