Jakarta–Detakpos.com – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. Adapun lokasi terdampak yakni Desa Nagari Sinuruik, Desa Nagari Talau di Kecamatan Talamau dan Desa Nagari Sungai Alur di Kecamatan Sungai Alur.
Kejadian ini terjadi setelah hujan lebat yang terjadi pada Kamis (11/11) pukul 09.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan alat berat guna melakukan penanganan darurat. Di antaranya dengan membersihkan material longsoran yang menutupi jalan.
Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Pasaman dilapangan, sementara terdapat 144 unit rumah warga terdampak. Hasil pemantauan visual menyebutkan sejumlah pohon dan material terbawa saat terjadi banjir. Aktifitas warga sempat tersendat akibat jalan yang biasa dilalui kini tergenang banjir.
BPBD Kabupaten Pasaman bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pendataan dan evakuasi korban terdampak. Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan.
Rendam Banjir Ketapang
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB yang berhasil dihimpun BPBD Kabupaten Ketapang per Kamis (11/11) pukul 19.00 WIB menyebutkan sebanyak 2.208 rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Meluasnya dampak banjir ini juga tercatat dari yang sebelumnya terdapat 13 desa terdampak kini menjadi 21 desa.
Selain menyebabkan rumah warga terendam, banjir ini juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum diantaranya 1 unit sarana ibadah, 1 unit kantor desa, 1 unit gedung serbaguna, 1 unit lapangan sepak bola, dan 1 unit lapangan bola voli. Ketinggian muka air berkisar antara 20 – 50 sentimeter.
Hasil pemantauan di lapangan, saat ini kondisi banjir di beberapa titik mengalami kenaikan. BPBD Kabupaten Ketapang menghimbau kepada para warga untuk selalu waspada terhadap banjir susulan, dengan memantau perkembangan debir air di Sungai Pawan.
Banjir di Kalsei
Banjir juga terjadi di salah satu wilayah administratif Provinsi Kalimantan. Banjir terjadi setelah hujan yang terjadi di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (11/11) pukul 17.00 WITA.BPBD Kota Banjarbaru melaporkan terdapat tiga kecamatan yang terdampak kejadian ini yakni Kecamatan Cempaka, Kecamatan Banjar Baru Selatan dan Kecamatan Landasan Ulin. Tim dari BPBD Kota Banjarbaru diturunkan guna melakukaan pendataan dan kaji cepat dilapangan. Dalam upaya mengantisipasi adanya potensi banjir susulan, evakuasi terhadap warga masih dilakukan mengingat kondisi dilokasi saat ini masih hujan ringan.(HMS)
Editor AAdib






