Camat Temayang Berharap Warga Terima Harga Tanah

BojonegoroDetakpos –  Camat Temayang, Bojonegoro Heri Widodo berharap warga di Desa Kedungsari dan Papringan, di Kecamatan Temayang, yang tanahnya dibebaskan untuk lokasi Waduk Gonseng bisa menerima besarnya harga tanah yang sudah ditetapkan tim appraisal.

“Saya meminta dan berharap warga bisa menerima besarnya harga tanah yang ditetapkan tim appraisal, sebab kalau memilih direlokasi membutuhkan proses panjang,” kata di di Bojonegoro, Jumat (22/9).

Ia menyatakan hal itu menanggapi hasil pertemuan tim appraisal yang ditunjuk Balai Besar Bengawan Solo di Solo, Jawa Tengah, melakukan pertemuan dengan 36 kepala keluarga (KK) warga Kedungsari dan 230 KK warga Papringan, pekan ini.

Dalam pertemuan itu tim appraisal yang didampingi Tim Pembebasan Tanah Waduk Gonseng yang terdiri dari BPN, Kejaksaan Negeri, juga pihak lainnya menyampaikan harga tanah warga yang dibebaskan.

“Kalau melihat perhitungan tim appraisal harga tanah yang ditetapkan cukup besar,” ucapnya.

Sesuai data, Warga Desa Papringan, yang tanahnya dibebaskan 230 kepala keluarga (KK) dengan luas 59 hektare sebanyak 334 bidang, di antaranya, sebagian merupakan tanah kas desa.

Di  Desa Papringan, juga sebanyak 36 KK warga Desa Kedungsari yang tanahnya juga dibebaskan dengan luas 7,2 hektare. 

“Berdasarkan perhitungan tim appraisal besarnya pembebasan tanah di Papringan mencapai Rp86,75 miliar,” kata dia menjelaskan.

Lebih lanjut ia menjelaskan tim appraisal memperhitungan harga tanah di desa setempat tidak hanya harga tanah, tetapi juga memperhitungan harga bangunan, tanaman di atas tanah, juga yang lainnya.

Berdasarkan perhitungan tim appraisal besarnya harga tanah termasuk di dalamnya bangunan, pohon juga lainnya bisa mencapai Rp349 ribu per meter persegi.

Sesuai data teknis Waduk Gonseng merupakan bendungan timbunan batu zona inti tegak, dengan daya tampung 22,43 juta meter kubik. Waduk yang memiliki luas genangan 433,19 hektare  mampu mengairi areal pertanian seluas 6.191 hektare di daerah irigasinya.
    
Selain itu, Waduk Gonseng juga berfungsi sebagai pengendali banjir sebesar 2 juta meter kubik dan penyedia air baku sekitar 300 liter/detik. (*/d1/detakpos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *