oleh

Demo Kedubes AS, Keluarga Besar NU Tolak Klaim Trump

JakartaDetakpos– Keluarga besar Nahdlatul Ulama menggelar aksi damai untuk mernyataan sikap terkait status Yerussalem.

Aksi digelar setelah shalat Jumat  di depan Kedubes Amerika di Jl. Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat. Acara diisi orasi dan doa bersamaserta pembacaan sikap Banom dan Lembaga NU.

NU menyatakan sikap mengutuk keras pernyataan dan langkah Presiden Trump yang dinilai dapat mengguncang perdamaian dunia dan menumbuhkan radikalisme. 

 

Sementars itu Yenny Zannuba Wahid, Direktur Wahid Foundationmenyesalkan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menetapkan Jerusalem sebagai ibu kota Israel sekaligus mendesak untuk meninjau ulang keputusan tersebut.

Yenny menilai keputusan tersebut ceroboh dan tergesa-gesa, hanya untuk memenuhi janji politik Presiden Trump terhadap kelompok tertentu di Amerika, dan tidak mencerminkan dukungan luas dari masyarakat Amerika sendiri.  

Dikatakan, keputusan tersebut telah melanggar beberapa resolusi PBB yang telah mengatur Yerusalem sebagai kota status quo mengingat  posisi Yerusalem yang dianggap suci oleh tiga agama. Keputusan sepihak AS akan merusak hubungan dan meningkatkan ketegangan antanegara terkait sikap atas konflik Israel-Palestina, termasuk juga proses perdamaian di Timur Tengah.

Keputusan tersebut akan sangat berdampak terhadap instabilitas keamanan dunia, khususnya di negara-negara bependuduk mayoritas muslim.  

Yenny mendukung langkah-langkah pemerintah untuk tetap berjuang bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak mereka sesuai dengan amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Mengajak seluruh komunitas agama dan keyakinan untuk berdoa demi kebaikan dan perdamaian dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini