oleh

Desi Imbau Proyek Tol Japek II Perhatikan Keselamatan

Jakartadetakpos-Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani mengunjungi pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) untuk kali pertama pasca moratorium dari Kementerian PUPR perihal penghentian proyek yang bersifat melayang atau elevated.

Dalam kunjungannya kali ini, Desi yang didampingi oleh Direktur Utama PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono dan General Manager Jasa Marga Cabang Cikampek Raddy R. Lukman, diberi penjelasan mengenai progres pengerjaan proyek jalan tol layang sepanjang 38 Km tersebut.

Menurut Djoko, sebelum diberlakukannya moratorium, progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II _(Elevated)_ , jalan layang tol yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat ini telah mencapai 24,48 %.

Dengan diberlakukannya moratorium, tentunya progres pembangunan fisik yang bersifat melayang / elevated (pekerjaan dengan kegiatan pengangkatan/ _lifting pada proyek ini harus dihentikan sampai dengan dapat dinyatakan dapat diteruskan melalui proses evaluasi yang mendalam. Maka, Desi berharap, selama vakumnya pembangunan konstruksi yang bersifat melayang, PT JJC dapat tetap bekerja untuk membangun proyek pada bagian nonelevated/ at grade.

Selain itu, Desi juga mengimbau kepada anak usahanya tersebut untuk selalu memperhatikan dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta standar dan prosedur yang berlaku, secara konsisten agar meniadakan kecelakaan kerja pada saat pengerjaan proyek ( _zero accident_ ).

Pada kesempatan yang sama itu pula, Desi menegaskan bahwa Jasa Marga mendukung penuh kebijakan Pemerintah terkait penghentian sementara pengerjaan proyek yang bersifat _elevated_ dan jembatan-jembatan.

Jasa Marga juga akan mengevaluasi kembali seluruh metode kerja dan prosedur konstruksi khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II _(Elevated)_ ini merupakan proyek inisasi Jasa Marga sebagai solusi dari kepadatan yang sering terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek/Bandung atau menuju Jakarta. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 Km ini membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat.(d2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini