oleh

Forkopimda Hadiri Pelantikan PWI Lamongan

LamonganDetakpos – Sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan, Jawa Timur,  menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat periode 2017-2020 di Pendopo Lokatantra, Sabtu (24/3).

Kegiatan itu dibarengkan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dengan menggelar Sarasehan Media Mainstream vs Media Sosial.

Kapolres AKBP Feby D.P. Hutagalung bersama Ketua PWI Jawa Timur, Akhmad Munir dan Bupati Lamongan Fadeli menjadi narasumber dalam sarasehan.

Ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto mengatakan sengaja mengambil tema media mainstream vs media sosial, di tengah sedang boomingnya media sosial (medsos). Sehingga seolah-olah setiap orang bisa menjadi wartawan.

Kecepatan informasi melalui medsos ini menjadi keunggulan dibanding media mainstream seperti televisi dan cetak.

Karena media mainstream membutuhkan waktu untuk mengolah informasi sebelum disajikan, agar sesuai dengan etika jurnalistik dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara di medsos cenderung tidak bisa dipertanggungjawabkan. Banyak disajikan tanpa konfirmasi dan cenderung tidak berimbang.

Pendapat ini diamini Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P. Hutagalung yang menyebutnya sebagai cikal bakal merebaknya hoaks yang meresahkan.

Sedangkan Akhmad Munir mengatakan pers sejatinya adalah profesi mulia, penting dan bermartabat. Sebagai pencari dan penegak kebenaran serta mencerdaskan masyarakat.

“Jika ada yang melenceng dari pers yang sejati, seperti mengancam, menakut-nakuti, yang kemudian ujung-ujungnya meminta uang, penegak hukum agar menindak tegas saja, “ kata Munir.

Bupati Lamongan Fadeli sendiri memberi apresiasi pada pengurus PWI Lamongan yang mampu menghidupan PWI yang lama mati. (*/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini