oleh

Kompolnas Belum Pernah Dengar Kapolri Mau Pensiun Dini

Jakarta Detakpos – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) belum pernah mendengar ihwal rencana Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian hendak mengajukan pensiun dini.

” Ah, Kompolnas tidak pernah dengar rencana pensiun dini itu,” ungkap Komisioner Kompolnas Poengky Indarti dihubungi Kamis, (13/7/2017).

 Poengky menjelaskan, Polri dipimpin Tito justru mendapat apresiasi tinggi dan kepercayaan yang lebih tinggi dari masyarakat. 

”Jadi pembenahan Polri untuk menjadi institusi yang profesional harus terus dilakukan guna menuntaskan reformasi Polri oleh Pak Tito,” ungkap Poengky.

“Iya Pak Tito jangan pensiun dini. Sebagai seorang jendral yang sudah teruji. Seberat apa pun halangan dan rintangan, harus diterobos serta tetap berdiri tegak,” kata Ketua Gerakan Muda Nusantara (Gema Nusa), Andra Bani Sagalane.

Sebagai perumpamaan, menurut dia, jabatan yang diemban Tito saat ini ibarat kapal pesiar Bugis yang melintasi Samudra Pasifik.

“Ombaknya besar, anginnya kencang dan palungnya dalam, namun tidak sedikitpun menggoyahkan hati awak kapal apalagi nahkodanya,” ujar Andra yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Jayabaya ini.  

Kapal itu diibaratkannya lembaga kepolisian, yang dari dulu memang selalu menghadapi tugas yang sangat berat. Sementara awak kapal adalah anak buah yang memiliki kemampuan terlatih dan selalu siap siaga melaksanakan apapun yang diarahkan nahkodanya. Lalu nahkodanya sendiri Tito Karnavian.

Tito menurutnya tak perlu merasa sendirian, tidak ada yang mendukung. Perasaan semacam ini harus dikubur. Justru Tito harus menunjukkan keberanian dan kesatriaannya sekalipun merasa bukan apa-apa.

“Pak Tito masih harus menyelesaikan PR – PR dia yg setumpuk dan dia harus mengharumkan nama baik Polri bahwa selama ini terkesan alat penguasa untuk melawan masyarakat yang dianggap penguasa tidak sejalan dengannya,” tutup Andra.(d2/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini