oleh

KPAI Dalami Kasus Tiga Anak Pengidap HIV Diusir

JakartaDetakpos-Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto masih mendalami kejadian tiga anak yatim piatu yang diduga mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV), yakni S (7), H (11), dan SA (10), yang hampir diusir warga dari Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pasalnya, warga menolak keberadaan mereka dengan alasan takut penyakit itu menular.

Warga jiga meilarang mereka sekolah oleh warga, di mana H dan SA bersekolah di SD Negeri 2 Nainggolan dan S bersekolah di PAUD Welipa.

“Kami akan mendalami dulu isu yang beredar,”ungkap Susanto di Jakarta, Selasa (23/10).

Pada prinsipnya, menurut Susanto, semua pihak harus menahan diri. Tidak boleh ada perlakuan tak manusiawi kepada anak. Apapun kondisi anak tersebut.

Sementara dilansir media di Jakarta,  Bupati Samosir, Rapidin Simbolon telah memiliki solusi untuk masalah ini tanpa harus melarang mereka bersekolah.

Salah satu solusinya, memberikan kelas khusus untuk S, H, dan SA.

Sekarang ada pendapat yang berbeda, di satu sisi orangtuanya meminta jangan digabungkan anaknya dengan yang terpapar HIV. Kemudian datang dari pihak HKBP, ini diskriminasi.

“Kami menyayangi, tapi ada konteks dan program lain yang kita bisa menyelamatkan dua-duanya. ”

Dia pun menawarkan pendidikan khusus terhadap anak yang terpapar ini. Jadi tidak bergabung dan kami buat kelas khusus. “Jika HKBP mau ya syukur, jika tidak apa boleh buat,” lanjutnya.

Rapidin menjelaskan, jumlah masyarakat yang meminta agar ketiga anak tersebut keluar dari Samosir terus meningkat. Namun, dia mengaku tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan dan ceroboh karena tekanan masyarakat

“Jadi kita selamatkan dua-duanya, baik yang terpapar maupun siswa yang tidak. Perkembangan terakhir, masyarakat telah saya bilang, jangan terus begitu saja main (menuntut) harus pindah. Itulah makanya supaya semua memberikan pendapat yang sejuk dan damai,” ujar Rapidin.(dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini