oleh

Operasi Penambangan Pasir “Ilegal”, Petugas Bakar Peralatan Di Bengawan Solo

BojonegoroDetakpos -Tim gabungan dari Sabhara dan Reskrim Polres Bojonegoro, Jawa Timur, yang dipimpin Kabagops Kompol Teguh Santoso  berhasil melakukan penindakan penambangan pasir bermesin tanpa izin di Bengawan Solo di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Selasa (18/07/2017).

Dalam operasi itu langsung dipimpin Kompol Teguh Santoso didampingi Kasat Sabhara AKP Syabain R, Kasat Reskrim AKP Sudjarwanto, dan Kapolsek Gayam AKP Wiwin Rusli.

Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Mashadi menjelaskan operasi yang digelar itu  berdasarkan informasi dari warga tentang adanya kegiatan penambangan pasir bermesin tanpa izin  di  Bengawan solo Desa Ngraho Kecamatan Gayam.

“Ada warga yang melaporkan ke Bapak Kapolres tentang adanya penambangan yang meresahkan warga melalui pesan singkat telepon selular, kemudian laporan itu segera kita tindak lanjuti,” ucap Kompol AKP Mashadi.

Dari operasi yang dilakukan oleh tim gabungan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) Buah Diesel, 1 (satu) Buah Jep, 1 (satu) Buah selang spiral, 1 (satu) Buah Dump Truck Merk Mitsubhisi Nopol AE-8314-UK, 1 (satu) Buah Sekrop serta 3 (tiga) orang berinisial (P) 50th, (SN) 45th, (SDM) 54th ketiganya warga Kecamatan Gayam merupakan manol (kuli), dan (MA) 22 thn selaku Sopir Dump truck warga Desa Kerten Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Sementara Sdr. (M) Laki-laki, Umur 45 tahun warga Desa Ngraho Kecamatan Gayam selaku pemilik tambang pasir masih DPO (daftar pencarian orang).

“Tiga orang manol beserta barang bukti kita bawa ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan, sementara (M) pemilik tambang masih DPO,” terang AKP Mashadi.

Tidak hanya membawa tiga kuli dan barang bukti ke Polres Bojonegoro, untuk membuat jera para pelaku tambang pasir illegal, petugas juga membakar beberapa peralatan yang dibuat untuk mengambil pasir di tengah Sungai Bengawan Solo.

Melalui detakpos.com, Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Mashadi mewakili Kapolres Bojonegoro mengimbau kepada warga masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan penambangan pasir illegal untuk melaporkan dan memberikan informasi kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.(detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini