Jakarta, detakpos – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, seharusnya tidak perlu terjadi demo cor kaki oleh warga Pegunungan Kendeng, Rembang, yang mengakibatkan kematian Patmi (48), dalam aksi di depan Istana Negara.
Arief berharap juga pada Polres Rembang membantu melakukan mediasi antara warga yang masih belum menerima dengan pihak manajemen PT SI. “Dan Saya harap Polres Rembang menangkap jika ada provokator yang membuat propaganda tidak benar dengan memanfaatkan warga, padahal ada kepentingan asing,” tandas dia.
Dia juga berharap penggerak, pemerhati lingkungan hidup, LSM juga bijak dalam menyikapi pembangunan PT SI dan jangan justru memprovokasi masyarakat. Apalagi pabrik ini 100 persen saham dimiliki negara.
Ia juga meminta, manajemen PT SI proaktif untuk melakukan pendekatan dengan warga yang belum yakin bahwa pabrik semen di Rembang tidak akan menyengsarakan ekonomi rumah tangga warga Rembang.






