oleh

Siswa SMA Tusuk Guru Perempuan Karena Alasan Cinta

JakartaDetakpos-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kejadian seorang siswa SMA Negeri di Kecamatan Lendah, Kulonprogo, tega menusuk guru perempuan karena alasan cinta.

“Siswa seyogyanya menaruh hormat kepada guru. Namun melakukan tindakan yang tak pantas,” kata Ketua KPAI Susanto, Kamis, (21/11).

Dunia pendidikan, menurut Susanto, memerlukan interaksi saling menghormati dan saling membangun relasi kebaikan. Tidak boleh guru melakukan kekerasan atas nama apapun dan tak boleh ada siswa melakukan kekerasan terhadap guru dan warga sekolah.

“Ini nilai yang harus kita tumbuhkan untuk mewujudkan iklim sekolah yang hebat,”kata Susanto.

Hal itu dikatakan Susanti menanggapi insiden seorang siswa SMA Negeri di Kecamatan Lendah, Kulonprogo tega menusuk guru perempuannya karena alasan cinta.

Itulah pengakuan pelaku kepada polisi. “Setelah diamankan, tadi pagi saya tanyai kenapa kok nusuk? Dia jawab ‘saya itu cinta pak sama guru itu, saya sayang, saya senang’,” kata Kapolsek Srandakan, Kompol B Muryanto.

Meski begitu, polisi menduga ada tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku.
“Tapi kalau dugaan kami, korban ini sempat digerayangi lalu kaget dan daripada teriak lalu ditusuk pelaku. Tapi itu masih dugaan, dan saat ini juga masih didalami sama anggota,” ujar Muryanto.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Bantul, pada Rabu (20/11) malam. Korban langsung dilarikan ke RS UII lalu dirujuk ke RSUP Dr Sardjito.

Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan tersangka di rumahnya dini hari tadi.

“Penanganan kasus ini kita kerja sama dengan Unit PPA Polres Bantul. Untuk Pasal yang disangkakan yakni pasal 351 KUHP, kalau (luka) korbannya serius ancaman hukumannya bisa 5 tahun (penjara),” ucap Muryanto.(d/2).

Editor: A Adib

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini