oleh

Tokoh Muslim Indonesia Diajak Dalam Pertukaran Budaya Australia

Jakarta –Detakpos– Para tokoh muda Muslim Indonesia akan memperoleh kesempatan dalam program pertukaran bergengsi dan memperoleh pengalaman bagaimana Islam dan agama-agama lain dipraktikkan di Australia.

Rowan Gould, Program Director Program MEP menjelaskan, pendaftaran kini dibuka untuk Program Pertukaran Muslim Australia Indonesia (MEP) tahunan yang memberi kesempatan kepada para peserta untuk melakukan perjalanan ke Australia, berkunjung ke Melbourne, Sydney dan Canberra bertemu dengan para pemimpin agama dan masyarakat serta memperoleh pengalaman kemajemukan multi-budaya Australia.

Peserta akan belajar tentang masyarakat Muslim awal di Australia yang sudah terbentuk sejak 1650 dan berkunjung ke Museum Islam Australia dan Masjid Gallipoli yang bersejarah.

Data yang baru dirilis dari sensus 2016 Australia mengkonfirmasi bahwa Islam merupakan agama kedua yang secara umum dianut di Australia, setelah agama Kristen. Terdapat lebih dari 600.000 Muslim di Australia yang berasal dari berbagai latar belakang termasuk Timur Tengah, Asia Selatan, Eropa Timur dan Asia Tenggara. ” Mereka membawa berbagai gagasan, keterampilan dan bakat yang berbeda-beda.”

Di Australia warga dari semua budaya dan agama bebas mengungkapkan kepercayaan mereka dan mempraktikkan agama mereka tanpa intimidasi dan tanpa interfensi. Australia bangga akan warganya yang majemuk dan berkomitmen pada negara dan budaya mereka. Sebagai bagian dari pertukaran tersebut.

Tahun depan sekelompok tokoh muda Muslim Australia akan menjalani program yang sejenis di Indonesia. Tahun ini, peserta Australia berkunjung ke pesantren di Yogyakarta dan Makassar, menyaksikan perayaan Waisak di Candi Borobudur dan bertemu dengan beberapa organisasi Muslim, para pemimpin dan juga komentator Muslim.

Program ini didanai oleh Pemerintah Australia melalui Australia-Indonesia Institute.Aplikasi ditutup pada tanggal 8 September 2017. Informasi lebih lanjut bisa dibuka di info@ausindomep.com.(d2/detakpos).

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini