oleh

UPNV Diminta Telusuri Sejarah Gunung Pandan Purba

BojonegoroDetakpos – Badan Geologi Kementerian ESDM meminta Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” (UPNV) Yogyakarta menelusuri sejarah Gunung Pandan Purba di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk disusun menjadi sebuah buku.

Tim Peneliti UPNV Yogyakarta Dr. Jatmika Setiawan, di Yogyakarta yang dihubungi detakpos di Bojonegoro, Jumat (8/9/2017), menjelaskan tujuan penyusunan buku Gunung Pandan Purba sebagai usaha mengetahui sejarah terbentuknya Gunung Pandan Purba.

Selain itu, lanjut dia, juga untuk mengetahui titik-titik geosite Gunung Pandan Purba, antara lain, Gunung Watu, Selo Gajah, Watu Gandul dan Negeri Atas Angin, juga semburan gas, semuanya di Kecamatan Gondang.

“Kami sudah menerjunkan tim yang terdiri dari tujuh sarjana geologi pekan ini,” katanya seraya menambahkan penyusunan buku sejarah Gunung Purba bisa selesai sekitar sebulan.”Saya kira sudah selesai Oktober,” ucapnya.

Ia memberikan gambaran Gunung Padan Purba merupakan gunung berapi bisa diketahui dari temuan abu vulkanik bekas letusannya di situs Kedungmaor, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang.

Abu vulkanik itu, lanjut dia, bisa diketahui dari bekas galian sodetan air di Kedungmaor, yang tidak bisa mengalir akibat longsor beberapa waktu lalu.

“Bekas galian di sodetan itu kami ketahui bekas abu vulkanik yang kami perkirakan berasal dari letusan Gunung Pandan Purba,” kata dia menjelaskan.

Ia mengaku Tim UPNV terjung ke lokasi Kedungamor, disebabkan lokasi situs Kedungmaor yang terdapat fosil rumah Yuyu Laut  yang diusulkan masuk cagar alam geologi tertutup longsoran dan air.

“Kami berhasil menemukan fosil rumah Yuyu Laut dengan jumlah yang banyak di bawah lokasi yang tertutup longsoran. Selain itu, juga menemukan abu vulkanik bekas letusan gunung berapi,” ucapnya menambahkan. (*/d1/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini