oleh

Wisata Rohani Ahad Pagi Di Senori Tuban

Tuban – Detakpos- Bertempat di Masjid Besar Raudlatus Sholikhin Danramil 0811/17 Senori Kapten Inf Kholiq Hasyim bersama Camat dan Kapolsek Senori AKP Akhmad Kusrin menghadiri pengajian Rutin Wisata Rohani Ahad Pagi  (9/7/2017) 

Dalam tauziahnya KH. Fathul Huda (Bupati Tuban) menyampaikan 4 perkara yang akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt, meskipun ibadah Sholatnya pas pasan, antara lain Kholkhoiyum yaitu orang yang penyabar, yang kedua orang yang ahli puasa dan menjalankan Ibadah Sholat malam tawadduk, yang ketiga orang yang loman suka memberi kepada sesama, dan yang keempat adalah orang yang mempunyai akhlakul karimah.

Lebih lanjut Bupati Tuban menjelaskan kegiatan keagamaan pengajian Rutin Akhad pagi ini sudah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu dan alkhamdulillah para jama,ahnya yang hadir tambah tahun bertambah banyak. Ujarnya.

Danramil 0811/17 Senori Kapten Inf Kholiq Hasyim menambahkan, pengajian Rutin Akhad Pagi dilaksanakan dengan harapan Negara Indonesia tercinta tetap aman, damai dan tentram serta tidak tenggelam dalam permasalahan isue suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang belakangan  banyak mengemukan  yang dapat mengganggu kelangsungan kehidupan bangsa dan negara kita. Kapten Kholiq juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh situasi dan kericuhan yang terjadi di Jakarta dengan tetap menjunjung tinggi kerukunan kehidupan umat beragama. Tandasnya.

Ketua Takmir Masjid Besar Raudlatus Sholikhin KH. Maulani pengasuh pondok pesantren An nihayah Ds. Senori mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muspika Beserta stafnya  yang telah rutin  ikut hadir serta memeriahkan kegiatan pengajian Rutin Akhad Pagi ini. Katanya.

Menurut Dandim acara dzikir keselamatan dan do’a bersama Majelis Taklim wal maulid ar ridwan  ini diadakan  yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, seperti TNI, Polri serta umat beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing untuk mendoakan bangsa dan negara ini agar tetap terjaga eksistensinya dalam kebhinneka tunggal ikaan yang sudah kita wariskan sebagai aset luhur yang tidak semua bangsa. Katanya.(tim/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini