oleh

Zulkifli Hasan Hadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Bojonegoro

BojonegoroDetakpos – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersama Raja Dangdut Rhoma Irama menghadiri acara sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI yang digelar Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Ir. Bambang Budi Susanto, M.M, di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (30/1/2018).

“Saya hanya menekankan dalam sosialisasi ini soal Pancasila. Bahwa kesepakatan yang berlaku sekarang dalam mengelola negeri dengan demokrasi Pancasila,” kata dia di GDK Bojonegoro.

Dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan itu, Bang Zul, yang juga Ketua Umum PAN, didampingi Rhoma Irama, yang juga Ketua Partai Idaman, dan Ketua DPD PAN Tk I Jawa Timur, Masfuk, yang sebelum itu berkunjung ke Tuban.

Hadir juga dalam acara itu, Ketua DPD PAN Bojonegoro Suyuthi, dan sejumlah anggota DPRD Fraksi PAN yang juga mencalonkan lagi dalam pemilu legislatif, antara lain, Kafrawi, Lasuri,  juga yang lainnya.

Lebih lanjut Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pemilu yang sekarang berjalan di Tanah Air baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden merupakan demokrasi yang tepat, sehingga patut disyukuri karena berbeda dengan negara otoriter.

Dengan adanya pemilu masyarakat di Indonesia yang majemuk bisa mengatasi adanya perbedaan secara demokrasi.

“Berbeda dengan di era dulu (orde baru) Pak Harto dipilih melalui perwakilan. Tapi sekarang pemimpin yang menentukan rakyat secara langsung,” katanya seraya menambahkan bahwa UUD 1945 sudah mengalami amandemen sebanyak empat kali.

Yang jelas, menurut dia, pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 merupakan cara rakyat memilih wakilnya dari berbagai partai dan pemimpin untuk menentukan masa depannya melalui undang-undang dan kebijakan.

“Pemilu itu cara mengatasi perbedaan. Rakyat bisa memilih wakilnya juga pemimpin yang memiliki kesamaan dengan yang ingin diperjuangkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rhoma Irama, yang juga hadir dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI sebelum memberikan sambutan sempat melantunkan lagunya dengan judul, “Menunggu” yang dinyanyikan dengan Rita Sugiarto, tanpa iringan musik.

Ratusan undangan yang memadati GDK terdiam mendengarkan lantunan si Raja Dangdut, yang berdiri di mimbar dengan pakaian putih-putih itu.

“Kami meminta semua pihak harus bisa berada di posisinya masing-masing tetap menjaga tali persatuan agar tidak terjadi perpecahan hanya karena beda pilihan,” ucapnya.

Dengan didampingi Rhoma Irama, pada acara itu Zulkifli Hasan, menyerahkan sertifikat sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) kepada Komunitas pembakar kemenyan Jawa, Komunitas Ojek, dan Komunitas Pedagang Palawija.

Anggota DPR RI Fraksi PAN Bambang Budi Susanto (berdiri) dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI, di Bojonegoro, Rabu (30/1).

Selain itu sertifikat sosialisasi juga diberikan kepada Yayasan Saubandiyah, yayasan Surya Nusantara, dan sejumlah tokoh masyarakat, antara lain, Ketua Panti Asuhan Muhammadiyah Bojonegoro Abdul Wachid, Listioko, Salim, Ahmad Maftuh, dan Suyitno. (*)

Pewarta/Editor: Agus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini