oleh

2.000 Kiai Madura Mohon Presiden Izinkan Khofifah Jadi Cagub Jatim

BangkalanDetakpos – Sekitar 400-an kiai se-Madura berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar Desa Patereman, Kecamatan Modung, Bangkalan, Minggu (24/9) petang. Mereka mewakili 2.000 kiai mendukung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai gubernur Jatim tanpa syarat.

Dukungan diwujudkan dengan membawa mandat 1.000 tanda tangan dari kiai, guru ngaji, pengasuh madrasah hingga Ponpes se-Madura untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar memberi izin dan merestui Khofifah mencalonkan diri sebagai gubernur di Pilgub Jatim 2018.

Penyerahan tanda tangan dikemas lewat acara dzikir kebangsaan dan penyerahan 1.000 tanda tangan yang digelar ASPEK (Aliansi Santri Pemuda Ekonom dan Kiai) Madura.Usai dzikir bersama, satu persatu koordinator ASPEK dari masing-masing kabupaten di Madura menyerahkan mandat tanda tangan kepada Ketua ASPEK Madura yang juga Pengasuh Ponpes Al Anwar, KH Mukhlis Muksin.

Penyerahan diawali Koordinator ASPEK Bangkalan KH Miftah Ulum (Pengasuh Ponpes Al Azhar Bangkalan). Lalu secara berurutan disusul Koordinator ASPEK Sampang, KH Nasir Tanda tangan ini, lanjut Kiai Mukhlis, awalnya diestimasi 1.000 namun hingga hari ini malah terkumpul 2.000.  (Ponpes Nurul Fadilah), Koordinator ASPEK Pemekasan, KH Mahrus Sofi (Ponpes Al Bukhori), serta Koordinator ASPEK Sumenep KH Mutam Muhtar (Ponpes Annuqayah).

“Mandat ini diserahkan ke ASPEK pusat untuk diserahkan ke Bapak Presiden Jokowi,” kata Kiai Mukhlis usai acara. “Sedangkan alasan kami mendukung Bu Khofifah karena beliau memiliki kemampuan lebih dan kader terbaik Nahdlatul Ulama. Makanya beliau sangat pentas memimpin Jawa Timur agar lebih makmur adil dan sejahtera.

”Tanda tangan ini, lanjut Kiai Mukhlis, awalnya diestimasi 1.000 namun hingga hari ini malah terkumpul 2.000. “Jika ini diteruskan mungkin bisa ratusan ribu dan akan kami teruskan,” katanya.

Sementara itu Penasihat ASPEK Madura yang juga Pengasuh Ponpes Nasyrul Ulum Pamekasan, KH Abdul Hamid Manan menambahkan, dirinya ikut membubuhkan tanda tangan karena menilai Khofifah memiliki sifat siddik, amanah, tabligh dan fatonah.

“Beliau punya konsistensi serta pemikiran ke depan untuk kemajuan masyarakat Jawa Timur. Tidak kali ini saja, di dua Pilgub Jatim sebelumnya saya juga konsisten mendukung Bu Khofifah,” ungkapnya.

“Semoga Bu Khofifah diizinkan maju sebagai Cagub oleh Bapak Presiden. Pengumpulan tanda tangan ini inisiatif dari ASPEK dan tanpa syarat. Mudah-mudahan di Pilgub Jatim 2018 tidak ada kecurangan seperti Pilgub sebelumnya,” tandas Kiai Hamid.(d2detakpos).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini