oleh

Aspek Madura Siap Deklarasi Capres-Cawapres Jokowi-Mahfud MD

BangkalanDetakpos-Sukses mendukung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jatim, Aliansi Santri Pemuda Ekonom Kiai (Aspek) Madura berencana mendeklarasikan pasangam capres-cawapres Joko Widodo-Mahfud MD.

 

Acara digelar bersamaan tasyakuran terpilihnya Khofifah-Emil dan Harlah Aspek ke 1.

Ketua Umum Aspek Pusat KH Muchlis Muhsin dihubungi Selasa (17/7), mengatakan, deklarasi Jokowi-Mahfud akan digelar pada 23 Juli 2018  di Yayasan Pondok Pesantren Al Anwar, Patereman, Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

 

”Acaranya Harlah Aspek 23 Juli 2018 Ke 1, konfrensi, tasyakuran Pilgub dan deklarasi Jokowi-Mahfud dan, Penyusunan pengurus,”ujar Kiai Muchlis.

 

Menurut dia, sudah tersusun Panitia Aspek dengan Ketua : H.Subhan Efendi dan Wakil Ketua Ust. Zarkasi serta Sekretaris : 1 K.Mahrus ali 2. Ust. Azis dan Bendahara: H. Abd. Karim.

 

Selain itu juga dibentuk kordinator. Antara  lain Koordinator  Sumenep , TaufiqKoordinator Bangkalan , KH. Ja’far Shodiq  Sampang : Ust. Abd. Latif.

 

Lebih jauh dikatakan, Mahfud MD itu, menurut Kiai Muchlis, adalah kebanggaan orang Madura karena selama ini dikenal sebagai tokoh nasional yang memiliki reputasi dan integritas moral tinggi.

 

”Dan yang penting lagi Pak Mahfud itu sama dengan Bu Khofifah, kader Gus Dur tapi hingga Gus Dur wafat  tak pernah cacat, apalagi berkhianat seperti orang-orang dekat Gus Dur lainnya,” kata Kiai Muchlis.

 

Kiai Muchlis mencuat ke publik kerena sukses mengumpulkan 2 000 tandatangan kiai-kiai Madura.

 

Ia memobilisasi 2.000 tandatangan kiai itu untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa sebagai Calon Gubernur Jawa Timur.

 

Tanda tangan para kiai itu kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Madura.

Kiai Muchlis, alumnus Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan ini mengaku sangat mendukung Mahfud MD untuk calon wakil presiden.

 

”Untuk saat ini Pak Mahfud MD yang terbaik sebagai calon wakil presiden ketimbang cawapres lain. Karena beliau bersih dan tak pernah tersangkut masalah hukum,” katanya.

 

Menurut dia, Mahfud MD juga sangat mumpuni dan punya banyak pengalaman, baik di parlemen maupun sebagai menteri.

 

Apalagi di bidang hukum Mahfud MD ahlinya karena pernah memimpin Mahkanah Konstitusi.Ia menjelaskan bahwa kini bangsa Indonesia butuh penegakan hukum.

 

”Kelemahan terberat pemerintahan adalah soal penegakan hukum. Karena itu sangat pas kalau Pak Jokowi menggandeng Pak Mahfud MD. Jangan sampai Pak Jokowi menggandeng cawapres yang justeru memberatkan secara hukum karena punya dosa masa lalu dan beban kasus dugaan korupsi,” katanya.(dib).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini