oleh

Badan Otonom NU Gelar Aksi Damai di Kedubes Amerika Serikat

JakartaDetakpos– Keluarga besar Nahdlatul Ulama siang nanti menggelar aksi damai untuk mernyataan sikap terkait status Yerussalem. Aksi digelar setelah shalat Jumat  di depan Kedubes Amerika di Jl. Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat.Acara diisi orasi dan doa bersama serta pembacaan sikap Banom dan Lembaga NU.

Pemindahan Ibu Kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem berpotensi menjadi isu agama yang sangat sensitif karena Yerusalem adalah Kota Suci bagi tiga agama dunia.Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat  Gerakan Pemuda (PP GP Ansor) mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Jerusalem sebagai Ibu kota dan akan memindahkan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Jerusalem, karena akan menciptakan instabilitas dan berpotensi besar menimbulkan kerusakan peradaban manusia, tidak hanya di kawasan Timur Tengah, namun juga di seluruh belahan dunia lainnya.

”Bukan tidak mungkin, tindakan konyol Donald Trump ini dapat memicu Perang Dunia ketiga,” tutur Gus Tutut, sapaan politisi PKB, Jumat, (8/12).  

Langkah Donald Trump tersebut telah merobek-robek proses perdamaian antara Israel dan Palestina.Gus Tatut Mendesak Pemerintah RI untuk selalu konsisten mendukung kemerdekaan negara Palestina dengan menolak pemindahan Ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Hal ini mutlak harus dilakukan Pemerintah RI kaena sesuai dengan amanat konstitusi.“Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di muka bumi harus dihapuskan,”tegas dia.(d2).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini