oleh

Gus Solah dan Pesantren Tebuireng Netral di Pilpres 2019

Jombang-Detakpos-Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Tumur,  KH Salahuddin Wahid (Gus Solah)  menyatakan dirinya dan pesantren yang dipimpin pada Pilpres 2019, netral.

“Saya dan Pesantren Tebuireng tetap netral,”tulis adik Gus Dur yang dihubungi Detakpos via WhatsApp, Senin (17/12).

Cucu pendiri NU KH Hasyim Asy’ari itu menyatakan tidak memerintah dan menghalangi santri dan alumni untuk memilih pasangan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto -Sandiaga Uno.

“Saya tidak menyuruh dan tidak melarang alumni Tebuireng dan keluarga Tebuireng yang ingin mendukung capres no 1 dan capres no 2,”tegas Gus Solah.

Hal itu diungkapkan Gus Solah ketika dikonfirmasi kabar bahwa Gus Solah disebut-sebut telah menentukan pilihan dalam Pilpres 2019 mendatang.

Di sejumlah grup WhatsApp, beredar foto sejumlah penggerak Barisan Gus Sholah (Baguss) mengacungkan jempol, tanda yang sering disosialisasikan dengan salam dukungan untuk Jokowi.

Beredarnya foto itu juga diikuti dengan tersebarnya logo Baguss Bersatu. Lantas, benarkah adik KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari itu mendukung Jokowi?

“Alhamdulillah memang kemarin di Ponpes Tebuireng telah terbentuk Baguss Bersatu atau Barisan Gus dan Santri Bersatu. Ini melanjutkan Baguss (Barisan Gus Sholah) yang telah lebih dahulu ada untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan umat. Tambahan kata Bersatu di depan kata Baguss tentu sudah bisa dimaknai sendiri oleh media dan masyarakat,” ujar Irfan Wahid, putera Gus Sholah, saat dikonfirmasi, detik. com, Senin (17/12/2018).

Tampak dalam foto Baguss Bersatu itu antara lain Ketua Harian Barisan Gus Sholah KH Roisuddin Bakrie, Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) KH Aunur Rofiq, Gus Aizuddin, dan Gus Beqi Saifuddin Zuhri.

Gus Ipang Wahid, sapaan akrab Irfan, mengatakan, Gus Sholah merestui pembentukan Baguss Bersatu, karena merupakan aspirasi dari para santri dan gus. Mereka adalah para relawan yang selama ini tergabung dalam Baguss atau Barisan Gus Sholah. Baguss sendiri sebelumnya dikenal sebagai kelompok relawan yang merepresentasikan sikap dan pemikiran Gus Sholah terhadap fenomena dan situasi masyarakat, termasuk soal politik.

“Sebagai pengasuh Ponpes Tebuireng, Gus Sholah tidak dalam posisi berpolitik praktis, namun beliau mendorong saya untuk memimpin perjuangan kawan-kawan di Baguss Bersatu. Artinya, Gus Sholah sudah oke dan merestui,” ujar Gus Ipang yang dikenal sebagai sosok di balik sejumlah video kreatif kampanye Jokowi yang selalu viral.

Baguss Bersatu, kata Ipang, adalah gerakan yang mengajak sebanyak mungkin kalangan pesantren agar berperan aktif dalam memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin yang tak lain adalah mantan rois aam PB Nahdlatul Ulama.

“Kami juga melihat bahwa Pak Jokowi sudah banyak memberikan kontribusi bagi umat Islam pada umumnya dan kalangan pesantren, maka kami meyakini bahwa Pak Jokowi dan Kiai Maruf adalah pilihan terbaik saat ini,” ujar Ipang.(dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini