oleh

Pasca Pemilu 2019, Perlu “Halalbihalal Nasional”

JakartaDetakpos-Mencermati perkembangan situasi politik nasional terakhir, pascapenetapan hasil Pemilu serentak 2019, yang diwarnai aksi massa 22 Mei, maka perlu digelar “Halalbihalal Nasional.”

“Mendorong penyelenggaraan halalbihalal nasional guna merajut kembali tali ukhuwwah Islâmiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah insâniyah,”kata Ketua PBNU Robikin Emhas dalam rilisnya, Jumat, (24/5).

Robikon lantas mengimbau kepada umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan suci yang tidak boleh dikotori dan dinodai dengan tindakan-tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketenteraman dan ketenangan orang lain untuk bekerja dan beribadah.

“Di sepertiga terakhir bulan Ramadhan umat Islam diimbau agar memperbanyak dzikir, tafakkur, dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara,”tutur dia.

Dia menyerukan kepada semua pihak untuk tunduk terhadap mekanisme konstitusional atas ketidak-puasan terhadap hasil pemilu.

Juga menyerukan seluruh komponen bangsa untuk islah, merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa dan menghindari sikap yang dapat memperpanjang polarisasi (perkubuhan) dan segregasi (perpecahan).

Robikin juga mengimbau kepada aparat kepolisian dan aparat negara lainnya untuk bertindak dalam koridor hukum dan perundang-undangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Aparat kepolisian perlu bertindak tegas terhadap para perusuh dan pembuat onar demi menjaga ketenteraman dan ketenangan bulan Ramadhan,”tambahnya.(dib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini