oleh

Pengamat: Ini Salah Satu Bukti “Kongkalikong” KPU-Parpol

JakartaDetakpos-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan terjaring tangkap tangan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kasus suap Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPR dapil Sumatera Selatan I, KPK juga menetapkan politikus PDIP Perjuangan sebagai tersangka selain mantan anggota Bawaslu dan pihak swasta.

Direktur Rumah Demokrasi Indonesia Fernando EMAS menilai terbongkarnya permainan KPU dengan partai politik pada PAW caleg PDIP merupakan satu kasus yang berhasil diungkap dari banyaknya dugaan permainan alias kongkalikong KPU dengan partai politik atau calon legislatif.

Pengamat politik Untag ’45 Jakarta ini mengatakan, belajar dari persoalaan Wahyu Setiawan, Pemerintah dan DPR harus segera memanfaatkan teknologi untuk pemilu efisiensi waktu penghitungan dan rekapitulasi hasil pemilu.

“Pada tahapan penghitungan dan rekapitulasi ini rentan untuk dimanipulasi,”ungkap Fernando dihubungi di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku lebih memilih caleg dari Dapil Sumatera Selatan I Harun Masiku ketimbang Riezky Aprilia untuk menggantikan Nazarudin Kiemas sebagai Anggota DPR terpilih.

Sementara itu KPU RI telah menjalankan proses Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Legislatif sesuai aturan berlaku dengan menetapkan Riezky Aprilia.

Pada persoalan PAW Harun Masiku, menurutnya, memperlihatkan masih ada partai politik yang belum secara serius dan sungguh-sungguh menempatkan kader terbaiknya untuk menjadi caleg.

Selain itu, lanjut dia, PDIP terlihat tidak serius dalam mendorong kader perempuan untuk menduduki jabatan legislatif.

“Hal tersebut terbukti dari usaha PDIP agar Riezky Aprilia tidak menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia,”tutur Fernando.

Seharusnya, menurut dia, semua partai politik menempatkan para kader terbaiknya untuk menjadi caleg, bukan hanya sekadar memenuhi kuota saja.(d/2)

Editor: A Adib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini