Pimpin PPP Bojonegoro, 21 PAC Usulkan Mbah Naryo Ke Formatur

BojonegoroDetakpos.com-Musyawarah Cabang DPC Bojonegoro telah berhasil memilih formatur yang akan menyusun kepengurusan periode lima tahun mendatang.

Sementara itu, sebanyak 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP telah mengajukan khusus kepada tim formatur nama KH Sunaryo Abu Na’im (Mbah Naryo) untuk menahkodai DPC Periode 2021-2026.

“Kemarin PAC hanya memilih formatur tapi saya kusus diajukan jadi nahkoda DPC periode 2021 – 2026,”tulis Mbah Naryo via WA, Senin (15/11/2021).

Musyawarah Cabang DPC PPP Bojonegoro yang digelar Minggu, 14/11/2021, berhasil memilih tim anggota formatur yang bertugas menyusun sususan kepengurusan DPC PPP lima tahun ke depan ( 2021 – 2026).

Tujuh anggora tim formatur adalah Choirul Anam, dari unsur pengurus harian DPC PPP Bojonegoro, Diradi, PAC Kepohbaru, Affan Bakhtiar, PAC Kec. Kota, Saban, PAC Temayang, dan Tholib, PAC Kalitidu.

Sementara itu anggota tim formatur yang terpilih dari unsur perwakilan DPP PPP adalah Agus Rojib Maimun, dan anggota dari DPW sekaligus ketua tim formatur adalah Habib Salim Qurais.

Menurut Ketua DPC (demisioner), tim formatur yang terbentuk ini bertugas menyusun struktur kepengurusan DPC PPP Bojonegoro masa bhakti 2021 – 2026.

Selanjutnya untuk penyusunan struktur organisasi PPP Bojonegoro ini akan dilakukan di DPW PPP Jawa Timur.
Penetapan dan pengesahan tergantung kepadaku keputusan DPP PPP.

Anam menjelaskan, dengan terbentuknya tim formatur maka muscab telah selesai, tidak ada pembicaraan soal calon ketua si A atau si B lagi, serahkan ke tim formatur dan DPP PPP.

Soal 21 PAC yang mengusulan Mbah Naryo untuk menahkodai DPC PPP Bojonegoro, Anam malah balik bertanya, “21 yang mana nggeh mas ????,”katanya.

Dengan terbentuknya formatur, lanjut Anam, di internal sudah tidak ada klaim A atau B. Muscab sudah selesai dengan penuh kekeluargaan.
.
“Formatur bertugas menyusun kepengurusan untuk kemudian disampaikan ke DPP melalui DPW. Keputusan SK saat ini ada di DPP. Kalau periode lalu SK DPC dari satu tingkat di atasnya atau DPW.(d/2).

Editor: A Adib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *