oleh

Produksi Padi di Lamongan 1.087.964 Ton

LamonganDetakpos –  Bupati Lamongan, Jawa Timur, Fadeli mengatakan komoditas di daerahnya yaitu padi, jagung, dan kedelai meningkat pada 2017, dibandingkan tahun lalu.

“Produksi padi pada 2017 mencapai 1.087.964 ton, jagung  571.080 ton, dan kedelai sebesar 22.498 ton,” kata dia dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2017, Senin (26/3).

Berbicara dihadapan dalam rapat paripurna DPRD, ia mengatakan pengembangan kawasan jagung modern yang pada awalnya hanya di Desa Banyubang Kecamatan Solokuro.

Saat ini telah dikembangkan di 15 kecamatan dengan produktivitas rata-rata mencapai 10,74 ton pipilan kering per hektar pada kawasan inti.

“Bahkan produktivitas tertinggi ada yang mencapai 11,87 ton per hektar,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan keberhasilan program ternak sapi usaha jagung  yang didesain untuk pemanfaatan limbah pertanian, terutama jagung.

Melalui program itu, lanjud ia, telah terjadi simbiosis mutualisme antara peternak dan petani jagung sehingga terwujud “zero waste” limbah dan peningkatan pendapatan petani.

Menurut dia, program unggulan tersebut telah memberikan dampak terhadap peningkatan populasi ternak besar yang terdiri dari sapi, kerbau dan kuda dengan jumlah 108.066 ekor pada 2017.

Serangkaian program tersebut, kata dia, mampu meningkatkan kesejahteraan petani yang diukur dari Nilai Tukar Petani (NTP). Pada tahun 2017, NTP Lamongan yang mencapai 104,66 berada diatas Jawa Timur dan Nasional.

Sedangkan terkait pencapaian target Indokator Kinerja Utama (IKU), ia mengatakan target yang ditetapkan juga telah tercapai.

Seperti pertumbuhan ekonomi tahun 2017 yang diestimasikan terealisasi sebesar 5,63 persen, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) pekapita diestimasikan terealisasi sebesar Rp29.350.000, inflasi terealisasi 3,12 persen, indeks kinerja infrastruktur 77,14, indeks kualitas lingkungan hidup 64,20, presentase penduduk miskin 14,42 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka 4,12 persen. (*/d1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini