oleh

Sejumlah Bacaleg PAN Hadiri Sosialisasi Pilar Kebangsaan DPR RI

BojonegoroDetakpos – Sejumlah  Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PAN Bojonegoro, Jawa Timur, menghadiri sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IX Ir. Drs. Bambang Budi Susanto, M.M., Minggu (22/7).

“Di sini hadir bacaleg dari PAN dan saya beri kesempatan berkenalan satu persatu kepada masyarakat,” kata Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PAN,  Ir. Drs. Bambang Budi Susanto, dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan di Bojonegoro, Minggu (22/7).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPD PAN Bojonegoro Suyuti yang juga kembali mencalonkan diri dalam pemilu legilstiff 2019.

Selain itu, bacaleg dapil I Bojonegoro Kafrawi yang sekarang masih menjabat sebagai anggota DPRD dari Fraksi PAN setempat, juga bacaleg dapil I M. Choirul yang juga Wakil Bendahara DPD PAN, bacaleg dapil I Priyambodo dan bacaleg dapil V Moch. Nasir.

Pada kesempatan itu, Bambang Budi Susanto menyampaikan Pancasila, sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sembagai semboyan negara.

“Kita sejak SD, SMP dan SMA sudah memperoleh pendidikan terkait Pancasila jadi semua seharusnya sudah memahami hal itu,” kata dia kepada ratusan peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Nara sumber sosialisasi empat pilar kebangsaan di Bojonegoro Totok Sudjatmika menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara pada pokoknya merupakan kilbat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan demikian, lanjut dia, sesuai bunyi sila yang pertama maka kalau seluruh bangsa Indonesia menerapkan Agama dengan baik dan benar akan tercipta kerukunan dalam kehidupan.

“Kalau semua masyarakat menjalankan Agama dengan baik, maka Indonesia akan tenteram dan sejahtera,” kata dia menjelaskan.

Meskipun, kata dia, Indonesia memiliki sekitar 13.000 pulau, tidak perlu ada Gerakan Aceh Merdeka, Papua Merdeka, juga Bojonegoro merdeka.

“NKRI harga mati. Tidak boleh di dalam negara ada negara,” ujarnya. (*/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini