oleh

Surve Polltrend Aneh, Pendukung Khofifah Tidak Kaget

BangkalanDetakpos– Pengasuh Ponpes Al-Anwar, Bangkalan, Madura, KH Mukhlis Muhsin menilai hasil survei Polltrend Education and Research aneh,  meski tak membuat dirinya kaget.

Pertama, (survei) ini nyata-nyata mendukung salah satu kandidat. Kedua, nggak fair.  Selain itu, lanjut Kiai Mukhlis, jumlah 61 kiai yang dijadikan responden tidak masuk akal, karena jumlah Ponpes di Jatim saja sekitar tujuh ribu, sementara satu Ponpes bisa terdapat lebih dari satu kiai (pengasuh).

Para kiai, di luar pengasuh utama, juga memiliki Ponpes (ndalem) yang menjadi bagian dari Ponpes induk (utama) yang memungkinkan beda pilihan satu sama lain. Belum lagi kiai kampung, kiai langgar (mushala) yang juga memiliki jamaah.

Menjadi aneh kalau ribuan bahkan puluhan ribu kiai cukup direpresentasikan dengan 61 kiai.“Coba, berapa jumlah kiai di Jatim ini kok hanya diwakili 61 kiai. Sejumlah besar kiai di Madura sudah saya cek, nggak ada yang disurvei. Jadi yang disurvei ini ya sudah jelas mendukung Gus Ipul (Saifullah Yusuf),” tandasnya.•

Seperti diketahui, hasil Survei Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim dalam Pilgub Jatim 2018 menyatakan, responden adalah kiai di Jatim berjumlah 61 orang. Survei ini menggolongkan kiai dalam empat tipologi: Kiai politik, kiai panggung, kiai pesantren dan kiai tarekat (merujuk istilah yang diperkenalkan mantan Sekjen PBNU, Endang Turmudzi dalam bukunya: Perselingkuhan Kiai dan Kekuasaan).

Hasilnya? ‘Aneh’! Tujuh persen responden tidak mengenal Khofifah Indar Parawansa. Padahal, selain menjabat Menteri Sosial, Khofifah adalah Ketua Umum PP Muslimat NU, Banom (Badan Otonom) Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki jamaah sekitar tujuh juta di Jawa Timur. Selain itu, Khofifah juga rajin ‘blusukan’ ke pesantren, berbagi waktu tugas sebagai Mensos.(d2/detakpos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini