Tantang Gen Z & Y, Airlangga Malah Didaulat Jadi Presiden

Jakartadetakpos com-Tantangan dari Airlangga Hartarto terhadap Generasi Z dan Milenial di era metaverse malah Airlangga Hartarto di daulat untuk menjadi Presiden RI oleh Generasi Z dan Milenial .

Hal itu terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyampaikan pada Generasi Z & Y bahwa di era industri 4.0 membutuhkan generasi muda dengan karakteristik yang kreatif, adaptif, dan inovatif.

“Karakteristik anak muda yang kreatif, adaptif, dan inovatif harus terus dikembangkan agar dapat berdaya saing memasuki revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital,” kata Menko Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, (14/11/2022).

Menko Airlangga mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam membangun perekonomian nasional. Mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi Z yang berusia 8 sampai dengan 23 tahun dengan porsi sebesar 27,94 persen dari total populasi yang memiliki tingkat adopsi digital dan pemahaman di bidang keuangan yang tinggi

Keinginan dari Generasi Z dan Milenial pada Airlangga Hartarto untuk mau jadi Presiden RI Penerus Jokowi tergambar dari hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial dimana Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) kembali melakukan survei dengan penelitian “Preferensi Generasi Z & Milenial Terhadap Parpol & Tokoh Tokoh Calon Presiden di Pemilu 2024”.

Andrey Santoso Koordinator Survei LPMM mengatakan, berdasarkan Survei Penduduk BPS 2020, jumlah gen Z yang ada saat ini mencapai 74,93 juta jiwa, disusul dengan milenial 69,38 juta jiwa. Dengan jumlah itu, gen Z diperkirakan menjadi kelompok pemilih terbesar yang akan mendominasi dalam Pemilu 2024.

Dukungan suara generasi Z dan generasi Y akan menjadi faktor penting kemenangan pada Pemilu 2024 mengingat besarnya komposisi pemilih dalam kelompok usia ini. sangatlah menarik dilakukan kajian melalui penelitian untuk mengetahui arah suara dan prilaku gen Z & Y dalam perhelatan pemilu 2024.

Metodologi penelitian ini dilakukan di 34 provinsi di Indonesia, dimana untuk setiap provinsi dipilih secara acak (random) satu kabupaten dan satu kota. Jumlah sekolah diambil menggunakan teknik proportional sampling sehingga kabupaten atau kota yang lebih banyak jumlah sekolahnya memiliki jumlah sampel sekolah yang lebih banyak pula.

“Total jumlah sampel dalam survei ini adalah 2181 orang, yang terdiri dari 1090 Generasi Z yang sudah dan akan memiliki hak pilih pada pemilu 2024 dan 1091 merupakan Generasi Milenial, “kata Andrey dalam keterangannya, Minggu (13/11/2022).

Andrey menjelaskan, dengan jumlah sampel tersebut, diperhitungkan margin errornya sebesar 2.23% dengan besaran tingkat kepercayaan yang mencapai 95%. Penelitian ini mengambil data -data penelitian sejak 21 Oktober s/d 3 November 2022.

Hasil penelitian pada hasil penelitian survei menunjukkan bahwa 81,7 % generasi Z & Y mengakses berita terkait politik melalui media sosial.

Dalam uji on the spot terhadap nama tokoh yang berpotensi dipilih oleh Generasi Z dan sebagai presiden RI ke 8 jika pilpres digelar hari ini maka hasilnya sebanyak 19,1 persen Generasi Z & Y menjatuhkan pilihan pada Airlangga Hartarto karena sebagai sosok memiliki karateristik, kemampuan dan pengalaman yang diinginkan oleh Generasi Z & Y sebagai Presiden penerus Presiden Jokowi dan diurutan kedua Ganjar Pranowo yang dipilih sebanyak 13,2 persen, diurutan ketiga Prabowo Subianto 9,2 persen, Gatot Nurmantyo 6,4 persen,Andika Perkasa 6,2 persen, Erick Thohir dipilih sebanyak 5,2 persen, Anies Baswedan 4,1 persen, Muhaimin Iskandar 3,3 persen ,Ridwan Kamil 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,9 persen,Puan Maharani 2,8 persen, Sandiaga Uno 1,3 persen ,dan yang tidak memberikan pilihan sebanyak 23,1 persen.

Selanjutnya, dalam uji simulasi 7 nama nama tokoh yang disodorkan pada kertas kuisioner kepada responden yang merupakan generasi Z & Y diberikan pertanyaan jika saat ini digelar pemilihan presiden siapakah yang akan Anda pilih dari sejumlah tokoh berikut ini?

Maka hasil dari jawaban Generasi Z dan Milenial dalam kertas kuisioner, sebanyak 24,3 persen generasi Z & Y tidak memberikan pilihan terhadap tokoh yang namanya ada dalam simulasi tersebut, sedangkan nama tokoh yang paling tinggi tingkat keterpilihannya oleh Generasi Z & Y jatuh pada Airlangga Hartarto sebanyak 23,4 persen, Ganjar Pranowo 17,2 persen, Prabowo Subianto 14,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 8,2 persen, Anies Baswedan 5,1 persen,Puan Maharani 4,3 persen , Muhaimin Iskandar 2,8 persen.(d/2).E

Editor: AAdib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *