oleh

Lentera Anak Apresiasi Audisi Beasiswa Bulutangkis di Purwokerto

JakartaDetakpos-Yayasan Lentera Anak (YLA) mengapresiasi kepada PB Djarum, penyelenggara Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019 tahap dua  di kota Purwokerto, yang menghilangkan brand image Djarum pada kaos yang diberikan anak-anak, meskipun masih dijumpai penggunaan pada kaos panitia.

“Ini bukti PB Djarum mau menegakkan peraturan Negara. Sebab, terkait dengan kegiatan Audisi Beasiswa Bulutangkis diadakan oleh perusahaan rokok yang berbahan baku tembakau, berlaku ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau untuk kesehatan yang melarang penggunaan tulisan, warna dan brand image yang terasosiasi dengan rokok dalam bentuk apapun,”  tegas Lisda Sundari, Ketua YLA, di Jakarta, Selasa (10/9).

Lisda menambahkan, jika mau patuh pada peraturan dan memang tulus ikhlas melakukan pembibitan olahraga, maka Djarum dapat melanjutkan kegiatan dengan menghilangkan semua brand image Djarum di acara audisi.

Terbukti, pada audisi di kota Purwokerto PB Djarum sudah menunjukkan niat baik untuk  menghilangkan brand image pada kaos yang diberikan anak-anak.

“Jadi sekarang tergantung pada Djarum.  Apakah untuk selanjutnya Djarum akan mematuhi peraturan atau tidak. Kami akan mendukung semua pihak yang ingin mengembangkan olahraga dengan tetap patuh terhadap upaya perlindungan anak dengan mengedapankan kepentingan terbaik pada anak, salah satunya tidak memaparkan brand image rokok kepada anak,” ujarnya.

Lisda juga menegaskan, YLA tetap berkomitmen mendukung KPAI, KPPPA, BPOM, Kemenkes, Bappenas, Kemenko PMK, dan Kemenpora dalam menegakkan PP Nomor 109 tahun 2012 untuk terus melindungi anak Indonesia dari bahaya rokok.

Dimana dalam pasal 36 ayat (1) PP Nomor 109 tahun 2012 ini dijelaskan bahwa setiap orang yang memproduksi dan/atau mengimpor produk tembakau yang mensponsori suatu kegiatan lembaga dan/atau perorangan hanya dapat dilakukan dengan ketentuan tidak menggunakan nama merek dagang dan logo produk tembakau termasuk brand image produk tembakau; dan
tidak bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau.

Yang dimaksud dengan brand image, jelas Lisda, di antaranya semboyan  oleh produk tembakau dan warna yang dapat diasosiasikan sebagai ciri khas produk tembakau yang bersangkutan.

“Kaos bertuliskan Djarum, dan berbagai atribut di lokasi audisi, mulai dari banner, flyer,  dan warna khas Djarum dikategorikan sebagai brand image produk tembakau,” pungkas dia .

Sebelumnya,PB Djarum mengumumkan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 menjadi yang terakhir kalinya.

PB Djarum memutuskan, pencarian bakat atlet muda bulutangkis di berbagai penjuru Tanah Air itu resmi ditiadakan pada 2020.(d/2).

Editor : A Adib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini