Penghapal Alquran Cilik Asal Bojonegoro Ingin Jadi Imam Masjidil Haram

GRESIK – Detakpos.com – Penghapal Alquran cilik, Muhammad Zubair Athaillah (9) yang akrab disapa Zubair brercita-cita ingin menjadi imam di Masjidil Haram Mekah, Saudi Arabia. Saat ini bocah yang juga suka seni pedalangan itu tinggal di Kabipaten Gresik bersama ibunya, Ririn Hidayah (34). Ayahnya Heri Prasetyo mengadu peruntungan menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan sejak Oktober 2023 lalu.

Zubair menghiasi layar televisi setelsh ikut kontes Hafidz Indonesia. Suaranya yang merdu mampu memukau dewan juri kenamaan, salah satunya Syeikh Hussein Jaber.

Foto : Zubair Mendalang Wayang (Istimewa)

Saat siswa Madrasah Nurul Islam Betiting, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik itu sudah menghapal tujuh juz. Ia telah menghafalkan Alquran sejak berumur 4 tahun.

Mulanya tiap habis bermain di luar rumah, bocah laki-laki ini selalu pulang dengan membawa potongan lagu. Dari sana orang tuanya mengira Zubair memiliki bakat tarik suara

“Dulu kami mengira bahwa Zubair ini punya bakat vokal, setelah itu sama abinya diperdengarkan qira’ hingga kemudian saat usia 4 tahun dicarikan guru. Alhamdulillah dapat di Sememi Surabaya,” ungkap ibu Zubair, Ririn Hidayah

Putra satu-satunya dari pasangan Hari Prasetya dan Ririn Hidayah ini tinggal di Perum Green Cerme RT 04 Blok C10/09 Dusun Karangan Kelurahan Kambingan Kecamatan Cerme.

Ayah Zubair sendiri bekerja sebagai kuli bangunan di Taiwan sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Hal ini lah yang membuat dirinya tetap semangat menimba ilmu, karena melihat perjuangan orang tua mencari nafkah untuk dirinya.

“Waktu itu setiap hari Sabtu kita ke Surabaya sebelum abinya kerja di Taiwan, pulangnya jam 8 malam. Setiap hari seperti itu, hingga akhirnya putus. Kemudian mulai usia 7 tahun belajar lagi di Masjid Sunan Giri,” tuturnya

Jarak yang harus ditempuh dirasa jauh, Zubair setoran hanya melalui video yang dikirimkan kepada sang ustadz dengan tambahan nada baru dari YouTube.

“Kalo bangun pagi habis sholat shubuh, Zubair murojaah 4-5 halaman, nanti kalo waktu sekolah dia berangkat sekolah, pulang sekolah main sebentar. Habis main murojaah lagi, setelah itu tidur siang, habis itu sholat ashar, baca maksurah dzikir sore dan murojaah lagi. Kemudian malamnya belajar materi sekolah dan baca Al-Qur’an dan tambah ayat,” jelasnya

Selain menghafal Al-Qur’an, bocah yang duduk di kelas 2 MI Miftahul Ulum Betiting ini juga memiliki kecintaan pada seni wayang. Ia piawai menjadi dalang cilik dan memainkan seni pertunjukan wayang kulit dengan apik

Sudah suka sejak kecil, diajari Abi main wayang dan kontes di sekolah, di kampung, apalagi saat agustusan,” ucap Zubair.
Darah seni mengalir dari kakeknya yang juga seorang dalang. Zubair menyukai lakon brotoseno dengan kisahnya hingga ia tampilkan saat kontes di TV.

“Pengen punya guru wayang, karena selama ini cuman belajar sama ayah. Seneng saat orang-orang tepuk tangan selesai pertunjukkan. Cita-citanya bisa jadi Imam Masjidil Haram,” ungkap Zubair

Foto : Bermain Wayang Adalah Hobi Zubair (Istimewa)

Dalang wayang purwa di Gresik, Ki Puguh Prasetyo kagum dengan bakat yang dimiliki Zubair. Bocah itu menunjukkan kepiawaiannya melantunkan Al Quran surat An Najm.

” Nak Zubair ini punya kelebihan langka. Diharapkan bisa melestarikan seni wayang terutama untuk sarana dakwah sebagaimana Sunan Kalijaga,” ujar Ki Puguh.

Zubair juga menunjukkan kebolehannya membawakan suluk wayang dan mencoba nendalang. Zubair juga mencoba mencoba adegan perang Brotoseno dengan buto. ” Saya paling senang dengan Gatotkaca,” tuturnya.(Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *