oleh

Unigoro Usung Revolusi Industri 4.0 di Wisuda Ke-XXXII

BojonegoroDetakpos – Rapat senat terbuka Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, mengusung tema Revolusi Industri 4.0 dalam wisuda Sarjana S-1 Ke-XXXII tahun akademik 2018/2019, yang diikuti 373 mahasiswa dari lima fakultas, Sabtu (2/11).

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, S.Sos, M.Si,, menyatakan revolusi industri 4.0 menjadi tema dalam acara wisuda kali ini.

Acara dimulai dengan para wisudawan yang memasuki tempat prosesi di The Suyitno Hall Universitas Bojonegoro dengan berbaris sesuai dengan fakultas masing-masing.

Hadir dalam acara wisuda hari ini, Ketua Dewan Pembina Yayasan Suyitno Bojonegoro, Hj. Ambarwati Sogo, Bupati Bojonegoro yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ahamad Gunawan, S.STP, Perwakilan LLDikti Wilayah VII, Purnomo, SH, MH, DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, MM, serta para orangtua dan keluarga wisudawan.

Dalam wisuda sarjana kali ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Mohd Lizam bin Mohd Diah (Dekan Faculty of Technology Management and Business Universiti Tun Hussein Onn Malaysia) dan Prof. Dr. Yoyok Soesatyo, SH., MM., Ph.D (Guru Besar Universitas Negeri Surabaya).

Rektor Universitas Bojonegoro, Dr. Tri Astuti dalam sambutannya mengharapkan agar para wisudawan yang hari ini telah resmi menyelesaikan pendidikan strata satu untuk terus dapat berinovasi dan turut serta memajukan masyarakat. Rektor juga berpesan agar para wisudawan dapat menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam menjalani kehidupan bermasayarakat, yang menjadi salah satu modal utama meraih kesuksesan.

Rapat senat terbuka Universitas Bojonegoro, Jawa Timur. dalam wisuda Sarjana S-1 Ke-XXXII. (Kholik/Istimewa/19)

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, S.Sos, M.Si, yang menyampaikan dalam sambutannya tentang optimisme dan pentingnya meningkatkan kualitas diri sebagai seorang sarjana di era tekhnologi seperti sekarang ini.

“Sebagai seorang sarjana tentu mindsetnya harus sudah berubah, harus terus berinovasi dan menjadi bermanfaat. Jika hari ini nilai IPK Anda sekalian tidak memuaskan, saya tegaskan bahwa nilai IPK tidak berbanding lurus dengan nasib seseorang, yang paling penting jangan berhenti berusaha dan tetap tekun dalam meraih impian,” ujar kata dia menjelaskan.

Prof. Dr. Mohd Lizam bin Mohd Diah turut memberikan semangat kepada para wisudawan dengan meminta para wisudawan untuk berjuang dan berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas diri.

Ia juga menyebut kegagalan bukanlah suatu hal yang salah, yang terpenting adalah dengan tetap memiliki rasa optimistis dan percaya diri.

“Kita adalah apa yang kita pikirkan,” ucapnya.

Dalam kegiatan wisuda ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Faculty of Technology Management and Business Universiti Tun Hussein Onn Malaysia dengan Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro tentang pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rapat senat terbuka Universitas Bojonegoro, Jawa Timur. dalam wisuda Sarjana S-1 Ke-XXXII. (Kholik/Istimewa/19)

Di kesempatan yang sama, diumumkan nama-nama wisudawan dengan IPK terbaik, diantaranya yakni dari Fakultas Hukum; Anis Sholihah, S.H, dengan IPK 3,75, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Imam Agus Faisal, S.A.P, dengan IPK 3,59, Fakultas Pertanian; Sofa Daimatin Nikmah, S.P, dengan IPK 3,78, Fakultas Ekonomi; Linda Fatmasari S.E, dengan IPK 3,78 dan Fakultas Sains dan Teknik; Firnanda Oktavia, S.T, dengan total IPK 3,69. (*)

Sumber: Humas Unigoro
Editor: Redaksi/Agus S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini