Mulai Senin Sore, Operasi Yustisi Ditingkatkan Dari Desa

SurabayaDetakpos.com- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemprov Jatim akan meningkatkan operasi yustisi. Itu dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap naiknya angka Covid-19 serta memperkecil peluang potensi penyebarannya di Jatim.

“Mulai sore nanti operasi yustisi akan ditingkatkan mulai di tingkat desa, kampung dan RT,” ujar Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono saat menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Ruang Rapat Bhinaloka, Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Senin (14/12).

Rencananya, operasi yustisi yang dilakukan adalah untuk mendukung kampung tangguh yang sudah berdiri di setiap wilayah. Harapannya, potensi penyebaran Covid-19 di Jatim bisa terus ditekan.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pasien Covid-19, Pemprov Jatim meningkatkan kewaspadaan saat libur panjang. Apalagi saat libur panjang sebelumnya terjadi kenaikan penderita Covid-19. Hal tersebut menunjukkan kelonggaran pengawasan.

“Oleh sebab itu, dengan adanya libur Natal dan Tahun Baru diharapkan pengetatan seperti operasi yustisi bisa menekan angka penularan Covid-19,” lanjutnya.

Guna memfasilitasi masyarakat yang terdeteksi Covid-19, Pemprov Jatim menambah dua Rumah Sakit Lapangan di Malang dan Jember. Yakni di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) Kota Malang untuk memfasilitasi pasien Covid-19 di Malang Raya dan Blitar.

“RS Lapangan yang ada di Jalan Ijen Kota Malang itu berkapasitas 306 tempat tidur,” jelasnya.

Kemudian untuk RS Lapangan di Jember, Pemprov Jatim mengaktifkan RS. Paru, Jember sebagai Rumah Sakit Lapangan Covid-19. Tugasnya sama dengan yang di Surabaya, yakni melayani pasien positif dengan gejala ringan.

“Setidaknya ada 99 tempat tidur yang bisa dimanfaatkan untuk merawat pasien positif Covid-19 di rumah sakit tersebut,” terang Heru. (HMS)

Editor: A Adib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *