oleh

Produk Mie Korea Mengandung Babi Banyak Beredar di Bojonegoro

Bojonegoro – Detakpos-Produk mie instan asal Korea yang positif mengandung ekstrak babi masih banyak beredar di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur.

Dari pantauan Detakpos.com produk temuan BPOM yang telah dipublikasikan berupa produk mie instan asal Korea yang positif mengandung ekstrak babi masih beredar luas di Bojonegoro. Dengan mudah bisa ditemukan produk mie instan produk Korea tersebut dipajang dan dijual bebas di pasar swalayan waralaba di seluruh wilayah Bojonegoro.

“Hasil laporan teman-teman yang dilaporkan ke saya sama dengan pantuan anda,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Pemkab Bojonegoro Basuki.

Dia menjelaskan bahwa beberapa hari ini pihaknya menerjunkan tim terkait temuan BPOM tersebut.

Di sejumlah pasar swalayan besar di Bojonegoro dia menuturkan sudah tidak ada produk tersebut. Termasuk juga di pasar tradisional atau toko kelontong pihaknya belum menemukan produk asal korea tersebut.

“’Namun di minimarket masih dijual bebas dan banyak ditemukan,’’ imbuhnya.

Pria yang pernah menjabat Kabag Kesra Pemkab itu menyatakan pihaknya sendiri langsung memberikan surat kepada minimarket yang masih menjual bebas untuk segera ditarik dan diretur. Sebab hal ini lanjut dia merugikan masyarakat luas akibat tidak ada informasi di label produk tersebut. ‘’Kita terus pantau dan awasi penarikan yang dilakukan,’’ ungkapnya.

Mengenai batas waktu penarikan Basuki tidak menyatakan secara spesifik.hanya dia menjelaskan dalam surat yang diedarkan ke Minimarket yang masih menjual secara bebas adalah segera. ‘’Tapi nanti kita akan datangi lagi untuk memastikan,’’ tegasnya. 

Meski demikian dia menyatakan masyarakat sejarang sudah dewasa dan mendengar pemberitaan mengenai hal produk yang mengandung babi. Namun dia menjelaskan sebagai antisipasi barang tersebut harus ditarik dan diretur dulu. ‘’Ini antisipasinya,’’ katanya. (tim/detakpos).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detakpos Terkini